
Keesokan harinya, Qin Chen terbangun dari tempat tidur nya dengan ditemani oleh pemandangan yang tak terkalahkan. Dari jendela ya kita sudah dapat melihat lahan yang dipenuhi dengan bunga-bunga dan juga beragam jenis kupu-kupu.
Qin Chen dengan semangat mulai pergi menyiapkan diri untuk pergi membangkitkan bela dirinya. Meskipun Qin telah mempelajari cara meningkatkan kekuatannya tetapi ia tidak diberitahu apa bela diri yang ia punyai. Oleh karena itu, ia sangat semangat untuk membangkitkan bela dirinya.
Setelah 15 menit berlalu Qin Chen keluar dari kamar mandi menggunakan kemeja putih dengan dengan celana putih yang panjang ditemani dengan sepatu boots yang juga merupakan warna putih. Alasan mengapa Qin Chen menggunakan pakaian serba putih adalah karena hal tersebut akan menambahkan poin ketertarikan wanita terhadap dirinya.
Tidak membuang waktu sedikit pun ia pamit kepada ibunya dan mulai berjalan menuju cabang 'Spirit Hall' terdekatnya. Selama perjalanan ia menemukan banyak sekali anak kecil yang dipenuhi dengan kesedihan. Dengan penuh rasa penasaran ia pun bertanya dengan orang-orang disekitar. Ternyata alasan menapa banyak anak yangs sedih adalah dikarenakan mereka tidak dapat membangkitkan bela diri yang kuat dan berguna.
Setelah mengetahui hal tersebut Qin Chen pun pergi dengan acuh tak acuh (rasa tidak peduli), karena ia percaya bahwa dengan adanya sistem ia pasti akan berada di puncak dunia. Setelah memikirkan tentang sistem Ia baru menyadari bahwa ia belum melihat hal-hal apa saja yang dapat dilakukan oleh sistem.
'Sistem, apa yang dapat kamu lakukan untuk membantuku dalan perjalanan ku menuju puncak dunia?' tanya Qin Chen dalam hatinya.
'Jawab tuan saya akan membantu mu menuju ke puncak dunia dengan memberikan misi berhadiah yang dapat berguna bagi anda, membuka toko untuk membeli barang-barang yang berguna bagi anda dan yang terlahir adalah bahwa sistem dapat membantu anda dalam sebuah pertarungan'. Sistem jawab secara singkat. Hal tersebut membuat Qin Chen terkejut. Qin Chen berdiam diri untuk beberapa waktu dan pada akhirnya pun melanjutkan perjalanannya.
__ADS_1
Setelah beberapa waktu berjalanan Qin Chen pun melihat sebuah bangunan megah dengan simbol sebuah malaikat yang memiliki enam sayap. Itu merupakan cabang Spirit Hall. Qin Chen pun langsung semangat dan dengan langkah yang besar mulai mendekati bangunan tersebut.
Di dalam bangunan tersebut kita bisa melihat banyak sekali anak. kecil yang sedang mencoba suntuk membangkitkan bela diri mereka dan juga beberapa orang yang sudah berumur mengecek bela diri anak muda.
Seketika saat Qin Chen memasuki gedung tersebut semua mata terpaku terhadap Qin Chen. Perempuan dipenuhi dengan tatapan yang ingin melakukan hal kotor dengannya sedangkan tatapan laki-laki yang ingin membunuhnya. Tidak ada yang bisa lepas dari keberadaan Qin Chen bahkan orang tua yang ada di gedung tersebut pun terpaku oleh Qin Chen.
Qin Chen perlahan-lahan melangkah dan menuju ke salah satu orang tua di sana dan bertanya kapan ia bisa mulai membangkitkan jiwa bela dirinya. Tanpa pikir panjang orang tua tersebut hanya menjawab Qin Chen dengan sebuah senyuman dan langsung memunculkan sebuah bola kristal berwarna biru dan menyuruhnya untuk menaruh tangannya di atas bola kristal tersebut.
Saat mendapatkan misi tersebut Qin Chen sangat bahagia mukanya yang awalanya sangat tenang sekarang muncul sebuah senyuman licik di wajahnya. Menurut Qin che ham tersebut merupakan hal yang sangat mudah dikarenakan ia telah melakukan meditasi dalam waktu yang lama untuk meningkatkan kekuatannya, jadi meskipun ia tidak membangkitkan bela diri yang kuat tetapi setidaknya dia akan berada di level 10.
Tanpa pikir panjang lagi Qin Chen pun meletakkan tangannya di atas bola kristal tersebut dan seketika aura di dalam gedung tersebut berubah dari awalnya yang penuh dengan keceriaan sekarang berubah menjadi tekanan yang sangat berat.
Dari bola kristal tersebut keluarlah sebuah gas beracun yang sangat berbahaya dan perlahan-lahan muncul lah sebuah ular dengan sisik besi yang diwarnai dengan tujuh warna berbeda. Dalam situasi hal tersebut sistem pun berbunyi yang menandakan bahwa misinya telah berhasil dan secara otomatis terdengar sebuah suara seperti suara koin yang berjatuhan ke dasar lantai. Qin Chen pun tanpa sadar menunjukkan senyum di wajahnya dan tanpa ada jeda waktu sedikit pun seketika dalam gas beracun tersebut muncul juga sebuah laba-laba yang memiliki kaki delapan dengan warna ungu yang pekat di sekitarnya. Laba-laba tersebut berbeda dengan laba-laba pada umumnya karena ternyata laba-laba tersebut merupakan ratu laba-laba.
__ADS_1
Hal tersebut menggemparkan satu gedung dan pada saat yang bersamaan seketika muncul lah dua orang misterius dari angin kosong. Atau menggunakan baju berwarna hitam pekat dengan rambut hitam dan badan yang kurus, sedangkan yang lainnya datang dengan pakaian zirah ringan dan tipis yang memiliki warna kuning keemasan dengan rambut pirang dan juga bentuk tubuh yang kurus.
Seketika semua orang di gedung tersebut menaruh kepalan tangan mereka di depan dada dan bungkuk. Mereka berdua antara lain adalah Douluo Hantu dan Douluo Krisan. Kedua douluo tersebut merupakan dua tetua agung yang telah berada di Balai Rob Pelindung semasa hidupnya.
Mereka berdua pun mengabaikan semua orang San langsung berjalan menuju Qin Chen. Mereka dengan sangat teliti mengobservasi Qin Chen dan akhirnya tersenyum. Douluo Krisan dengan penuh antusias mulai memperkenalkan dirinya yang disertai dengan perkenalan dengan Douluo hantu.
Qin Chen pun dengan sigap langsung membungkuk sebagai ucapan hormat kepada mereka berdua. Douluo Krisan pun seketika membuka mulut, "Tidak buruk akhirnya ada juga seorang jenius yang muncul dari cabang ini, anak kecil jika kamu dapat membangkitkan kekuatan roh meskipun bukan pada level 10 kami berdua akan membawa dirimu ke Balai Roh Pelindung dana Kana menjadikan mu sebagai salah satu dari murid elit di Balai Rob Pelindung.
Seketika sistem berbunyi sekali lagi. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat misi selanjutnya. Misi tersebut berbeda dengan sebelumnya, misi kali ini bisa dikatakan sebagai sebuah pilihan yaitu antara bergabung dengan Balai Roh Pelindung atau tidak. Sebelum hadiah diumumkan Qin Chen pun tanpa pikir panjang langsung akan bergabung dengan Balaj Roh Pelindung. Hal tersebut dikarenakan Balan Roh Pelindung memiliki BiBi Dongxue yang merupakan seorang roh bela diri kembar bersifat racun yang sama dengan dirinya sendiri. Bukan hanya itu, BiBi Dongxue juga merupakan salah satu dari beberapa perempuan yang Qin Chen sukai.
Tanpa memperdulikan sistem Qin Chen langsung menyuntikan kekuatan rohnya kedalam Boal kristal tersebut dan sekali lagi semua orang dibikin terkaget-kaget. Dikarenakan bukan hanya ia membangun jiwa bela diri kembar tetapi juga memiliki kekuatan roh di level 10 pada saat pertama kali terjadinya pembangkitan bela diri.
Kedua Douluo hantu dan Douluo Krisan Salang memandang satu dengan yang lainnya dan tanpa adanya waktu mereka berdua langsung membawa Qin Chen ke Balai Roh Pelindung tanpa memperdulikan apakah Qin Chen menyetujui hak tersebut ataupun tidak. Pada awalnya mereka berdua hanya ingin mengambil Qin Chen sebagai murid pribadi mereka tetapi seketika saat mereka mengetahui bahwa ia berada di level 10 merekapun berniat membawa Qin Chen untuk bertemu dengan BiBi Dongxue - Paus Balai Roh Pelindung
__ADS_1