
Malm yang sepi ditemani bintang dan sinar bulan yang terang pun perlahan-lahan digantikan oleh sinar matahari yang terik. Hari tersebut merupakan hari Minggu. Di sebuah kamar kita dapat melihat dua orang dengan jenis kelamin yang berbeda, yaitu Qin Chen beserta gurunya BiBi Dongxue. Mereka menghabiskan waktu malam mereka bersama dikarenakan sebuah insiden yang tidak terduga.
Waktu menunjukkan pukul 6:45, 15 menit sebelum jam 7. Qin Chen yang terbangun pada waktu tersebut pun sedikit kaget dikarenakan ia melihat BiBi Dongxue yang tidur dengan pakaian yang sedikit terbuka, hal tersebut terjadi dikarenakan saat tidur BiBi Dongxue banyak gerak.
Qin Chen yang melihat keadaan BiBi Dongxue dengan pakaian yang sedikit terbuka ditemani dengan keadaan BiBi Dongxue yang pada saat tidur pun seketika memiliki sebuah imajinasi dimana mereka berdua akan melakukan hubungan lanjut. Namun pada saat Qin Chen lagi setengah berimajinasi BiBi Dongxue pun terbangun dan heran dikarenakan Qin Chen sebagai muridnya melihatnya dengan sangat intens. BiBi Dongxue yang melihat keanehan tersebut mencoba meningkat dan melihat sekeliling apa yang membuat muridnya menatapnya dengan sangat intens hingga pada akhirnya ia memperhatikan cara berpakaiannya dan langsung cepat-cepat menutupi badannya.
Qin Chen yang melihat perilaku BiBi Dongxue pun seketika langsung menghadap ke arah yang berlawanan, mengatakan selama pagi dan langsung meninggalkan ruangan tersebut. Qin Chen melakukan hal tersebut karena ia sangat malu dan merasa dirinya sangat bodoh untuk membuat gurunya merasa sangat tidak nyaman. Tetapi kenyataannya hal tersebut berbeda dengan apa yang dipikirkan okeh Qin Chen, BiBi Dongxue malah mengira bahwa Qin Chen sangat tertarik terhadap dirinya dan malah merasa senang.
Setelah insiden yang tidak terduga lainnya 15 menit telah berlalu dan menunjukkan pukul 7 pagi. Pada saat itu kita dapat melihat sesosok wanita yang telah siap merapikan dirinya dan sedang pergi ke arah meja makan dan di satu sisi yang lainnya kita bisa melihat sesosok laki-laki berusia 6 tahun yang sedang memasakkan sebuah hidangan untuk porsi dua orang.
BiBi Dongxue yang membuat muridnya membaut sebuah hidangan pun hanya bisa berdiri kaget dan perlahan-lahan mulai untuk mengumpulkan nyawanya kembali dan mulai membuka mulut untuk bertanya.
__ADS_1
"Qin Chen apa yang kamu buat?" tanya BiBi Dongxue kepada Qin Chen. Qin Chen yang mendengar pertanyaan tersebut pun melihat kearah belakangnya dan tersenyum terlebih dahulu.
"Guru sudah disini, murid sedang membuatkan sebuah hidangan yang murid suka untuk kita berdua. Murid melakukan ini karena murid ingin membalaskan kebaikan guru karena telah mengajarkan tentang inti jiwa dan juag membiarkan murid tinggal disini selama semalaman," jawab Qin Chen sepenuh hati.
BiBi Dongxue yang mendengar hal tersebut pun langsung tersipu malu dan hanya bisa tersenyum melihat kebaikan Qin Chen.
"Sudahlah kamu tidak perlu melakukan hal tersebut, guru mengajarkan hal tersebut kepada dirimu karena guru memiliki rencana untuk mengangkat dirimu sebagai 'Putra Mahkota Balaj Roh Pelindung," jawab BiBi Dongxue kepada Qin Chen.
Lima menit pun berlalu lagi, makanan pun sudah siap untuk dihidangkan. Makanan tersebut merupakan sebuah pancake yang memiliki lima lapis yang disiram dengan madu dan di hias dengan menggunakan buah blue berries di atasnya.
BiBi Dongxue yang melihat hal tersebut pun seketika menjadi terpana ia tidak pernah menyangka bahwa seorang anak kecil yang masih berumur 6 tahun dapat membuat makannan yang begitu nikmat.
__ADS_1
Qin Chen yang melihat reaksi BiBi Dongxue pun hanya bisa tersenyum dan membiarkan gurunya menikmati makanan tersebut.
BiBi Dongxue yang melihat pancake tersebut untuk pertama kalinya sebenarnya tidak rela untuk memakan makanan tersebut tetapi mau gimana pun makanan telah disajikan dan aku tidak mau harus dimakan. BiBi Dongxue pun memotong pancake tersebut dengan perlahan dikarenakan ia tidak mah menghancurkan bentuk cantik dari pancake tersebut.
Pada saat potongan pancake pertama memasuki mulut milik BiBi Dongxue ia pun seketika menjadi sangat terkejut. Tekstur yang lembut ditemani dengan rasa yang manis tetapi tidak begitu berlebihan, ia hanya bisa mendeskripsikan makanan tersebut sebagai makan yang enak.
Qin Chen yang melihat reaksi BiBi Dongxue pun Hana tersenyum dan mengatakan, "makan lebih banyak guru, kalau guru suka yang kali murid akan membuatkannya lagi untuk guru."
Pada sata BiBi Dongxue mendengarkan hal tersebut ia pun seketika menjadi sangat senang dan langsung menghabiskan pancake tersebut dengan penuh lahap.
Beberapa menit telah berlaku piring BiBi Dongxue yang awalnya dipenuhi dengan pancake seketika menjadi kosong hingga tidka ada yang tersisa. Qin Chen yang melihat gurunya begitu pun langsung menyodorkan pancake miliknya kepada gurunya yang kemudian disantap habis oleh BiBi Dongxue.
__ADS_1