Guruku Seorang Paus Di Dunia Douluo

Guruku Seorang Paus Di Dunia Douluo
Bab 3: Bertemu dan Menjadi Murid Paus


__ADS_3

Tanpa banyak basa-basi Douluo hantu langsung mengangkat Qin Chen ke pundaknya dan langsung pergi dan diikuti oleh Douluo Krisan.


Setelah beberapa saat terlihat sebuah bangunan yang jauh lebih megah dan besar daripada sebelumnya. Bangunan tersebut merupakan bangunan utama Balai Roh Pelindung.


Pada saat Qin Chen dan kedua douluo telah sampai seketika orang-orang disekitar mereka langsung memberikan hormat kepada kedua tetua. Seperti sebelumnya mereka berdua tidak memperdulikan orang lain, mereka menyuruh Qin Chen untuk menunggunya di sebuah kursi. Qin Chen pun melakukan apa yang diperintahkan oleh kedua Douluo tersebut dan kedua Douluo tersebut langsung bergegas ke ruangan aula utama Balai Roh Pelindung.


Tanpa pikir panjang mereka langsung mendobrak pintu dan bertemu dengan Paus.


BiBi Dongxue yang sewaktu itu sedang beristirahat pun langsung menunjukkan raut wajah marah. "Hantu, Krisan kalian berani sekali langsung amsuk ke ruangan aula tanpa mengetok sama sekali!" kata BiBi Dongxue dengan penuh amarah.

__ADS_1


"Mohon ampun yang mulia paus, kedatangan kami berdua kali ini adalah untuk memperlihatkan anda sebuah anak yang memiliki potensial yang sangat besar dan akan menjadi hal yang sangat bagus jika anak ini menjadi salah satu bagian dari Balai Roh Pelindung kita." Kata kedua Douluo Hantu dan Krisan dengan penuh kepanikan dan juga keyakinan.


Seketika BiBi Dongxue langsung bangkit dari kursi nya dan jalan ke arah mereka berdua. "Ohh, Siapakah itu dan apa yang membuat kalian berdua berpikir bahwa ia akan sangat berguna bagi Balai Roh Pelindung" tanyanya dengan penuh rasa penasaran.


"Jawab yang mulia paus, anak yang saya sebut adalah Qin Chen, ia adalah pemilik roh bela diri ganda yaitu sebuah ular yang memliki kulit besi dengan tujuh warna berbeda dan yang satunya lagi merupakan laba-laba beracun. Yang paling mengejutkan adalah bahwa Qin Chen anak ini juga membangkitkan kekuatan roh penuh yaitu pada level 10." Balas Douluo Krisan.


Setelah mendengar hal tersebut BiBi Dongxue pun secara langsung menyuruh mereka untuk membawa Qin Chen untuk bertemu dengan dirinya. Tanpa membuang waktu sedikit pun mereka berdua langsung membawa Qin Chen untuk bertemu dengan BiBi Dongxue.


Tetapi hal yang dibayangkan oleh Qin Chen tidak berjalan sesuai dengan caranya sesaat ia sampai di aula ia pun langsung terkejut dikarenakan disana terdapat sebuah muka yang ia kenali yaitu, Hu Liena.

__ADS_1


Qin Chen pun seketika senyum karena tanpa ia kira bahwa kedua bidadari yang sangat ia ingin temui muncul disaat bersamaan. Tetapi senyuman itu seketika langsung hilang dikarenakan BiBi Dongxue menyuruh dia bertarung secara langsung dengan Hu Liena dengan kekuatan jarak yang sangat jauh. Pada saat itu Hu Liena berada pada level 15 sedangkan ia hanya berada pada level 10 dan bahkan belum pernah melakukan peperangan sebelumnya.


Sesaat setelah BiBi Dongxue mengatakan hal tersebut Hu Liena langsung pergi untuk menyerang Qin Chen tanpa menunda waktu sedikitpun. Seketika Muncul sebuah kuping dan ekor sebuah rubah dari badan Hu Liena. Qin Chen yang melihat hal tersebut pun langsung mengeluarkan bela diri pertamanya yang merupakan sebuah ular dengan kulit besi yang memiliki tujuh warna yang berbeda. Hal tersebut pun langsung mengejutkan semua orang di dalam aula tersebut termasuk BiBi Dongxue dan dengan hal tersebut sistem pun berbunyi dan seketika fitur terbaru sistem pun muncul yaitu inventori.


Alasan mengapa mereka terkejut adalah dikarenakan ukuran dari ular tersebut dan aura yang dipancarkan terlalu kuat. Bahkan BiBi Dongxue juga merasakan tekanan yang dipancarkan oleh ular tersebut.


Qin Chen pun menggunakan rasa terkejut Hu Liena sebagai keuntungan dirinya tanpa menunda sedikitpun ular tersebut dengan cepat langsung pergi ke arah Hu Liena dan langsung mengeluarkan racun yang saat membuat seseorang tertidur. Dengan begitu Qin Chen memenangkan pertempuran tersebut.


BiBi Dongxue yang melihat hal tersebut pun langsung tersenyum dan memanggil Qin Chen, "Tidak kusangka ternyata seseorang di level 15 dapat dikalahkan oleh seseorang di level 10, memang sebuah jenius langkah. Aku ingin bertanya apakah kamu tertarik menjadi murdiku?" tanya BiBi Dongxue sambil mengeluarkan tangannya.

__ADS_1


Tanpa berpikir panjang Qin Chen langsung nunduk di satu kaki dan langsung mengatakan, "Qin Chen memberi hormat pada guru"


__ADS_2