
Aku berjalan menuju gedung Perpustakaan lama di sekolahku. Bangunan tua yang terletak dibelakang sekolah ini jarang sekali dikunjungi para siswa, selain karena bukunya yang pada jadul, bangunan ini juga terlihat suram dengan penerangan seadanya sehingga terdengar rumor bahwa gedung Perpustakaan lama ini berhantu.
Aku telah sampai di gedung ini, alasanku kemari adalah karena ada buku yang sedang aku cari untuk mengerjakan PR-ku dan buku itu tidak ada di Perpustakaan baru. Semenjak Perpustakaan baru dibuat, para siswa lebih banyak bersantai di Perpustakaan baru selain karena desain interiornya bagus, modern minimalis, jarak tempuhnya juga tidak terlalu jauh jika dibandingkan Perpustakaan lama.
Aku mengetuk pintu 3 kali sebagai tanda permisi sebelum melangkah masuk kedalam. Sesampainya didalam, Aku menghampiri meja resepsionis, disana berdiri seorang wanita paruh baya, sedang mendata buku dan menatap wajahku dengan tatapan yang datar. Beliau adalah Bu Betty.
"Permisi, Bu, Saya kemari mau mencari buku untuk mengerjakan tugas sekolah saya". Ucapku untuk berbasa-basi.
Bu Betty yang mendengarkan langsung mengalihkan pandangannya ke tumpukan buku usang yang sedang Ia kerjakan.
Aku yang sudah terbiasa dengan sikap Bu Betty, lanjut berjalan untuk mencari buku yang kumaksud.
__ADS_1
Saat sedang asyik mencari buku, aku sedikit terkejut karena melihat ada seorang siswa sedang duduk dikursi pojok kanan belakang. Ia terlihat mengenakan headset dan sedang membaca buku. Dari belakang aku cukup familiar dengan anak ini, aku berjalan mendekatinya untuk memastikan. Dugaanku ternyata benar dia adalah Danny.
Aku menghampirinya dan menyapanya, Ia cukup terkejut saat melihatku disini. Ia memandangiku dari bawah dan keatas. Aku yang sadar bahwa dipandang seperti itu, segera kutanya, "Kamu gak mikir aku ini hantu, kan?" Ucapku.
Ia tersadar dan langsung menampilkan smirk diwajahnya. "Hanya memastikan, kakimu terlihat napak dilantai dan wajahmu juga gak pucat".
Dalam hatiku berkata, "Sedang apa anak yang dicap bodoh dan nakal ini disini, membaca buku?! Ah ayolah buat seseorang seperti dia membaca buku?! Dia saja tidak pernah belajar di kelas dengan baik".
"Mencari sebuah buku untuk mengerjakan tugas kelas Sejarah tadi, Kamu gak kerjakan?!" Ujarku balik bertanya.
"Haha, sudah tahu jawabannya, buat apa dikerjakan lagi?" Ucapnya sambil menggulung kabel headsetnya ke HP.
__ADS_1
"Sebentar, duduklah, biar aku bantu carikan. Aku tau buku itu ada dirak mana". Ujarnya tiba-tiba.
Aku mengerjap kebingungan sambil melihat Ia berdiri dari kursinya dan berjalan menuju salah satu rak buku. Tidak lama kemudian Ia datang dan membawa 3 buku.
"Ini, aku pikir kamu butuh ketiga buku ini, buku jilid 3 memang lengkap tapi akan terasa ada yang kurang, saat kamu membaca buku jilid 1 dan 2 kamu akan merasa buku ini kurang juga dan kekurangan mereka ada dibuku ke 3. Kekurangan buku ke 3 semua dapat kamu temukan di buku 1 dan 2. Bacalah, aku rasa murid dengan peringkat 1 jauh lebih memahami rasa kekurangan dari sebuah tulisan dibuku". Ucapnya sambil menyodorkan ketiga buku tersebut padaku.
Aku menerima buku yang Ia berikan, aku masih cukup terkejut bagaimana bisa Ia menemukan buku-buku ini dengan mudah. Bahkan menjelaskan kekurangan dan kelebihan buku-buku ini.
Aku merasa Danny bukanlah seseorang yang seperti aku dan semua orang kira selama ini. Siapa dia sebenarnya?
...****...
__ADS_1