Hanya Milikmu

Hanya Milikmu
Asisten pribadi


__ADS_3

" nona raisa silakan masuk "


raisa masuk ke ruang kerja Reyhan setelah mendapatkan persetujuan, dan sekarang dia telah berdiri di depan Reyhan, dan untuk pertama kalinya rayhan menatap seorang wanita dengan tatapan yang sulit di artikan, bahkan dapit dapat menyadarinya.


" ada apa dengan ku " batin Reyhan "kenapa aku merasa tidak asing dengan nya "


" dapit, kau keluarlah aku sendiri yang akan memberitahukan pekerjaannya " perintahnya kepada sang asisten, dan sang asisten masih sangat bingung dengan perintah tuan mudanya.


" dapit, apa kau mendengarkan ku..? "


" tapi tuan... "


" dapit, kau tidak mendengarkan ku " tegas Reyhan sekali lagi


" baik tuan " dapit beranjak pergi dari rungan bosnya


" kau mendekatlah "


" baik Pak " jawab raisa gugup, bagaimana tidak, raisa tidak pernah berpikir kalau bosnya akan sangat bmuda dan tampan.


" dia adalah pahatan sempurna " batin raisa menatap Reyhan dengan senyum


" apa yang kau pikirkan, apa kau tidak mau bekerja " ucapan rayhan membangunkan raisa dari lamunannya.


" maaf Pak, aku.. aku.. aku "


" aku apa..? " potong rayhan.


" aku ingin bekerja Pak " ucap raisa menundukkan kepalanya.


" maka dengarkan baik baik " suara Reyhan naik satu oktaf " mulai sekarang kau adalah asisten pribadiku, dan tugasmu melayani aku 24 jam, dan kau harus telaten, aku tidak suka orang yang tidak serius bekerja " jelas Reyhan panjang lebar.

__ADS_1


" tapi Pak, apa maksdnya melayanimu 24 jam..? "


" buatkan aku copy panas " titah nya


"baik Pak " raisa lansung bergegas membuatkan copy untuk bos barunya.


" ini Pak " setelah beberapa saat raisa datang dengan membawa copy kepada bosnya.


" letakkan disana " raisa langsung mengikuti perintah Reyhan.


" inilah yang saya maksud, kau harus selalu siap bila di butuhkan " beritahu nya "kau paham..?" tanya rayhan.


" paham Pak " jawab raisa tersenyum kepada rayhan.


Reyhan mengangkat kepala nya dan menatap ke arah raisa yang tersenyum ke arahnya.


" kenapa aku merasa damai dengan senyum nya " batin Reyhan " tidak, aku hanya suka pada lili dan tidak akan pernah berubah "


" Pak, apa lagi yang saya kerjakan..? " tanya raisa kembali


" baik Pak, saya permisi " pamit raisa berlalu meninggalkan Reyhan di ruangan kerjanya "


di tempat lain


" sayang gimana dengan pekerjaan baru mu..? "


( hm lumayan, tapi aku kehilangan kebebasan)


" kenapa seperti itu..? "


( aku lagi malas cerita)

__ADS_1


" yaudah, kamu mau makan apa, akan aku buatkan "


( tidak ada, ohya ku tutup dulu ya, aku mau lanjut kerja, samapai ketemu dirumah ya rin)


" sampai ketemu di rumah raisa " Ririn menutup telpon nya " hufff raisa raisa, dasar hari pertama kerja aja udah kecapean "


" baiklah, hari ini aku akan memasak enak untuk sahabat terbaik ku.... hihihi " Ririn cekikikan sendiri mengingat dia akan masak enak.


sebenarnya Ririn tidak terlalu pandai memasak, seringkali ketika memasak hasil masakannya gosong dan tak layak di makan, tapi kali ini Ririn benar-benar akan berusaha menghibur sahabat nya dengan masakannya.


Reyhan masih sibuk dengan laptop nya, ada beberapa dokumen penting yang tidak bisa dia abaikan begbutuhka.


Reyhan memang orang yang sangat bekerja keras, jika dia sedang serius dalam bekerja dia akan melupakan orang di sekitar nya, begitu juga yang terjadi dengan raisa, dia belum pulang kerja karna Reyhan masih bekerja di kantor, sesuai perjanjian raisa akan selalu ada saat di butuhkan


tingg


terdengar notifikasi tanda sebuah pesan masuk ke hp raisa.


( kenapa belum pulang..?)


yang mengirim pesan adalah Ririn, Ririn sangat kwatir dengan raisa karna pulang terlalu malam.


" sebentar lagi " balas raisa supaya Ririn tidak menghawatirkan nya.


" raisa " panggil Reyhan


" iya Pak, ada yang bisa saya bantu ..? "


" tidak ada, kamu sudah boleh pulang "


" tapi, bagaimana dengan anda Pak..? "

__ADS_1


" aku akan pulang sebentar lagi "


" baiklah, kalo begitu saya permisi Pak"


__ADS_2