
" baiklah, kalo begitu saya permisi Pak"
raisa lansung berlalu setelah mendapat izin pulang dia tidak akan menyia nyiakan kebaikan bos nya.
" hallo rin, aku sudah di jalan "
( sa, kenapa lama banget pulang nya...?,)
" tadi masih banyak kerjaan "
" oh ya, kamu udah makan belum...? "
( belum, aku nunggu kamu pulang)
" yaudah, aku tutup telpon nya ya, sampai ketemu di rumah "
setelah menutup telpon nya, raisa bergegas mencari taksi, namun karena hari sudah agak larut rraisa kesusahan menemukan taksi nya.
titt
suara klakson mobil mengagetkan raisa, dan ternyata orang yang di dalam mobil itu adalah rayhan sang boss.
" apa kau mau pulang...? " tanya Reyhan
" aku sedang mencari taksi Pak " jawab raisa
" sudah larut, akan susah mencari taksi jam segini, masuklah aku akan mengatakan mu pulang "tawar Reyhan
" tapi Pak, itu akan sang merepotkan " tolak raisa tidak enak, raisa berpikir tidak baik merepotkan boss baru nya di hari pertama nya bekerja.
__ADS_1
" aku tidak akan memaksa, tapi ingatlah, jika terus disini bukan taksi yang kau temukan, tapi pria hidung belang yang berkeliaran " ucap rayhan memperingati
" lihatlah kesana, jika kau berubah pikiran aku masih menerima mu sebagai penumpang di mobilku"
ternyata Reyhan tau dari tadi ada orang yang mengawasi raisa, dan Reyhan sendiri tidak tau kenapa dia mau membantu raisa.
" maafkan aku merepotkan mu Pak " ucap raisa berubah pikiran setelah melihat apa yang di tunjukin rayhan pada nya.
raisa benar-benar canggung dengan kondisi sekarang, dimana hari pertama bekerja sudah menyusahkan sang bos.
" sekali lagi saya benar-benar minta maaf dan trimakasih Pak" ucap raisa lagi setelah sampai di depan rumah nya.
" hmmm " Reyhan hanya menjawabnya dengan deheman dan berlalu meninggalkan raisa.
raisa benar-benar tidak habis pikir dengan sikap Reyhan, raisa tau rayhan orang yang dingin dan susah di dekati, tapi raisa tidak tau kenapa rayhan masih mau memberinya tumpangan.
" maaf banget rin, tadi cari taksi nya susah banget, untung Pak Reyhan baik, jadi aku diantar sama dia "
" kamu serius sa " tanya Ririn memastikan
" emang wajah ku kayak tukang bohong ya..? "
" ngak, aku caman mastiin aja kamu tau gak Pak Reyhan itu orang yang susah di dekati eh dia malah nganterin kamu pulang "
" iya sih, aku jaga bingung sama dia "
" jangan jangan dia suka sama kamu kali "
" ada ada aja kamu rin, udahlah gak usah gosipin boss ku terus, jadi makan gak aku udah ngantuk.. huaaah "
__ADS_1
" jadi donk, orang dari tadi aku nungguin kamu, yuk makan "
tok tok tok
" masuk "
" Pak, ada seorang cewek yang ingin bertemu denganmu " beri tahu raisa kepada bos nya
" siapa..? " tanya Reyhan singkat dan masih pokus dengan dokum yang di tangannya
" nama nya sarah Pak, dia mengaku pacar nya bapak " beritahu raisa sekali lagi
" katakan aku sangat sibuk, tidak ada waktu " balas nya tidak peduli
" tapi Pak "
" katakan saja seperti itu " balas Reyhan memotong ucapan raisa.
" baik Pak" angguk raisa meninggalkan ruangan Reyhan.
" maaf nona, Pak Reyhan lagi sibuk "ucap raisa dengan menundukkan kepalanya
" aku tidak percaya, minggir aku mau masuk" serkas sarah memaksakan masuk ke ruang kerja Reyhan.
" tapi nona, Pak Reyhan benar-benar sibuk " halang raisa agar sarah tidak masuk dan menggangu bosnya
" minggir " sarah mendorong raisa agak kencang , raisa hapir saja terjatuh jika tidak ada tangan kekar yang menahannya
" kamu tidak apa apa.. ? "
__ADS_1