
Aku takut kalau sampai aku jatuh cinta padanya aku malah jatuh sendiri-Queenbie Fianzac
Gw gak tau persisnya gimana, yang gw tau kalau dia itu masih buram-dari Aisyah untuk...
Bukannya bibir lo ngucap kalau lo ngebenci dia tapi kenapa mata lo mengatakan hal lain-dari Luna untuk..
***
Setalah pulang dari Mall, mereka tidak pulang ke rumah Queen tapi mereka bermalam dipenginapam dekat Mall
Bukan, bukan Penginapan milik keluarga mereka, mereka tak sekaya itu
Tiket satu kamar saja mereka patungan dan itu ngebuat mereka utuh dalam ikatan Sahabat
"Udah pesan kamarnya"Tanya Queen saat turun dari mobil
Aisyah yang merasa ditanya-pun melirik Queen "Iya udah tadi diAplikasi, jangan pada lupa nanti dikamar kalian bayar ke gw"Jawabnya
Mendengar ucapan dari Aisyah,Luna mendorong pelan badan Aisyah "Wolos gw bayar nanti, berapa sih berapa Goceng gope"Tanyanya
"Hah goceng, gope itu sih bayaran lo"Jawab Aisyah sambil berjalan meninggalkan Luna
"Woy bayaran dari hongkong"Teriak Luna sambil berlari kecil menyusul Aisyah dan Queen
"Kalian ini berantem mulu"Lerai Queen yang telinga-Nya sudah gatal sekali mendengar perdebatan mereka
"Udah ngambil kunci-Nya syah"Tanya Queen
Mendengar pertanyaan Queen, Aisyah memperlihatkan kuncinya "Iya udah ayo cepet ngantuk nih gw"
Saat tiba dikamar Aisyah yang sudah dari tadi Moodnya turun langsung berbaring diTempat tidur penginapam, Luna yang langsung membuat teh karna dia merasa masuk angin dan Queen yang langsung masuk toilet untuk cuci muka dan sikat gigi
"Hah lelah-nya"Ucap Aisyah sambil mengambil handphone-nya
"Kalau lelah tidur"Ucap Queen saat keluar dari kamar mandi
Mendengar ucapan Queen, Aisyah cegegesan dan masih fokus terhadap Handphone-Nya
"Mingir-mingir gw ngantuk"Ucap Luna sambil langsung tengkurap dikasur
Melihat Luna yang tiba-tiba tengkurap,Queen langsung menepuk bokong Luna dengan keras
"Ngagetin aja ih"Ucapnya
"Ih sakit"Jawab Luna sambil megusap bokongnya karna merasakan Sakit dibagian Bokongnya itu
Melihat Luna dengan muka yang kesakitan Aisyah tertawa kencang. Melihat Aisyah yang sudah tertawa Queen tersenyum
"Mood kamu udah balik"Ucapnya sambil duduk disamping Aisyah
__ADS_1
"Haha iya"Jawabnya dengan masih tertawa
"Lah bocah udah ngorok aja"Lanjut Aisyah yang mendengar Luna menggorok
"Quuen diteras luar aja yuk kayanya enak"Ajak Aisyah, Queen yang merasa ucapan Aisyah ada benar-Nya juga pun menganggukkan kepalan-nya
Saat sudah berada diteras merka duduk ditempat yang sudah disediakan
"Suara handphone siapa itu"Tanya Aisyah yang mendengar suara hp didalam kamar
"Handphone aku bentar yah aku ambil dulu"Ucap Queen sambil beranjak dari kursi mengambil handphone-Nya
"Hah ka Riki"Ucap Queen saat melihat nama yang tertera dihandphone-Nya
"Halo"Ucap Queen saat mengangkat telepon
"Oh hai, Udah sampe rumah"Tanya sang penelepon siapa lagi kalau bukan Riki yang beberapa hari ini sering menelepon dan bermain kerumah-Nya itu
"Engga kerumah ka, kan udah malem jadi nyewa pengginapan aja disekitar Mall"Jawabnya
"Pengginapan, aman gak"Tanya Riki
"Aman ko ka, aku udah sering kesini kalau pulang kemaleman"Jawab Queen
"Yaudah, tidur yah jangan gadang gak baik sama kesehatan kamu"Titah sang penelepon
"Iya ka"Jawabnya
"Iya ka bye"Ucap Queen dan telepon-pun dimatikan
Setelah telepon dimatikan Queen langsung keluar lagi untuk menemani Aisyah diteras
"Siapa yang nelepon"Tanya Aisyah saat tau Queen sudah duduk disamping-Nya
"Kak Riki"Jawabnya sambil tersenyum
"Ciee yang sering diteleponin"Goda Aisyah sambil mencolek dagu Queen
"Ih apaan sih"Ucap Queen
"Kak Riki emang sering telepon aku hanya sekedar menanya-kan kabar atau aku lagi apa, udah makan belum dan sekarang sering main kerumah ziel aja udah akrab sama dia bahkan ayahpun"Jelas Queen sambil tersenyum kepada Aisyah
"Wow ada yang jatuh hati nih kayanya"Ucap Aisyah sambil melirik Queen
"Aku takut kalau jatuh hati, nanti aku cuman jatuh hati sendirian"Ucap Queen lirih
"Menurut kamu Ka Riki ke aku gimana"Tanya Queen
"Hah"Aisyah kegalagapan ditanya seperti itu oleh Queen
__ADS_1
"Menurut gw dia itu masih burem orang-Nya datar"Jawab Aisyah sambul cegegesan
"Iya dia burem"Ulang Queen
"Gimana tadi sama ka Ruli haha"Tanya Queen sambil bercanda
"Lo tau sendiri tadi gimana"Jawab Aisyah lirih
"Natap aja gitu beda banget sama kaya natap ke luna"Lanjutnya
"Kamu cemburu ke Luna"Tanya Queen
"Siapa yang gak cemburu sih Queen ngeliat pria yang disukai malah menyukai perempuan lain. Ibarat nih yah kaya gw yang berusaha dari dulu mayungin dia ngejaga semua aib dia eh ternyata dia malah sibuk mayungin orangLain dan malah ngehina kita"Ucap Aisyah Lirih dari suaranya Queen tau kalau Aisyah sedang sedih
"Yang sabar yah Syah, kamu pasti bisa kamu gadis kuat ko"Ucap Queen menyemagati Aisyah, sungguh ia menyesal menanyakan hal seperti tadi
"Iya gw tau kalau gw ini wanita Kuat haha"Jawabnya sambil tersenyum namun Queen tau dia pasti sedang bersedih
Sungguh wajahnya tidak menyiratkan kesedihan namun suara dan terbesit sedikit hanya sedikit kesedihan didalam matanya
"Kalian ko ada diluar"Tanya Luna, ditanya seperti itu Queen menjadi kegalagapan dibuat-Nya
"Dari kapan lo disini"Tanya Aisyah
"Dari tadi"Jawab Luna sambik tersenyum
"Bohonh dosa loh, bukannya tadi masih ngorok yah"Ucap Queen berusaha menutupi kegugupan-Nya
"Haha iya gw baru kesini, kenapa sih kaya yang ga suka gw disini"Ucap-Nya sambil cemberut
"Emang baru sadar yah"Ucap Queen kepada Luna
"Jahat banget"Ucap Luna sambil duduk disamping Queen
"Kenapa bangun lo"Tanya Aisyah
"Handphone gw bunyi jadi kebangun deh"Jawabnya
"Jomblo ko ada notif dari oprator yah haha"Ucap Aisyah sambil tertawa dan Queen-pun ikut tertawa
"Ih tadi itu bukan oprator tapi dari kak Ruli"Ucap Luna sambil tersenyum, ucapan Luna sukses membuat hati Aisyah kembali merasakan sakit
"So lu"Ucap Aisyah kepada Luna
"Yeay Jomblo sirik aja"Jawab Luna
"Emang lo gak jomblo"Ucap Aisyah yang sukses membuat Luna Bungkam.
Melihat Luna bungkam membuat Aisyah dan Queen sukses tertawa
__ADS_1
____
"Kamu hebat sekali menyembunyikan rasa sakit aku bangga mempunyai sahabat seperti kamu dan sepertinya aku harus lebih belajar dari kamu syah" Ucap Queen didalam hati-Nya