Hanya Pengganti (Samo Zamena)

Hanya Pengganti (Samo Zamena)
MENDEKAT


__ADS_3

Aku akan membuat kejutan-kejutan kecil yang tak bisa kau bayangkan bahkan mungkin memang tak bisa dibayangkan- Riki Radiansyah


Entah kenapa saat didekatmu jantung ku seakan-akan ingin meloncat keluar bahkan mungkin saat aku lari secepat apapun tidak seberdebar ini -Queenbie Fianzac


***


Malam ini Queen tidak mengerjakan sesuatu, tidak ada PR tidak membantu bunda tidak membaca Novel karna semua novelnya sudah dia baca bahkan mungkin Berulang-ulang dia baca


Tiba-tiba terbesit dipikiran Queen untuk menstalking lagi akun sosial media milik pria idamannya siapa lagi kalau bukan Riki Radiansyah alumni sma nya yang sekarang sudah memasuki dunia perkuliahan


"Ah handphone aku dimana"Ucap queen pada dirinya sendiri sambil mencari dimana benda yang dia butuhkan


"Ah ini"Ucapnya lagi kemudian Queen duduk tempat tidurnya dan langsung membuka Instagram miliknya dan langsung mencari akun milik pria idamannya


Seakan-akan dunia milik sendiri Queen masih asik dengan handphone-Nya dia tersenyum sendiri saat melihat foto Riki sampai Queen tidak sadar kalau Bunda nya sudah berdiri dihadapan Queen


"Ehem"Deheman sang bunda menyadarkan Queen, Queen langsung menaruh handphone-Nya dan terseyum kepada sang bunda


"Eh bunda"Ucap Queen sambil mengaruk tengkuknya yang tidak gatal


"Main handphone mulu ga ada Pr"Tanya sang bunda kepada gadisnya


"Engga bun, aku lagi boring banget"Jawab Queen


"Yaudah cepet ganti baju, ada temen kamu dibawah ngajak main"Titah sang bunda


"Main, siapa bun Aisyah apa luna" tanya queen


"Bukan, bukan mereka berdua dia seoarang pria"Jawab bundanya


"Pria, emang bunda ijinin aku main sama pria"Tanya Queen lagi


"Iyalah bahkan ayah juga ngijinin dia orang yang baik ayahnya temen deket ayah, sana cepet ganti baju katanya boring"Jelas dan titah sang bunda


"Tapi bun aku tidur aja yah"Ucap Queen


"Tidak ada tapi-tapian cepet kesian dia sudah jauh jauh, tenang dia bukan om-om ko"Jelas sang bunda


"Ah bunda yaudah aku ganti baju dulu"Jawab Queen dengan malas dan menuju lemarinya untuk mengambil baju


"Nah gitu dong, dandan yang cantik yah"Titah sang bunda lalu pergi keluar dari kamar sang gadisnya


"Gausah dandan juga aku mh udah cantik"Ucap Queen pada dirinya sendiri, Queen mengambi sweter berwarna merah dan celana levis berwarna hitam.


"Lah pake sweter aja tadikan baru hujan pasti dingin"Ucapnya


"Tapi ko kaya ga pantes main sama cowo pake yang gini"Lanjutnya lagi


"Lah bodo amat, orang aku ga kenal ini dia siapa"Ucapnya lagi sambil membawa slimbag berwarna hitam miliknya dan memakai snikers berwarna merah


Setelah selesai semuanya Queen langsung turun kebawah saat dia berada ditangga dia mendengar suara gelak tawa ayahnya


"Haha ko tau kau pria pertama yang datang kerumah ini"Ucap sang ayah yang didengan oleh Queen


"Masa sih om"Tanya seorang pria, Queen menjadi diam dia kenal suara itu apa jangan-jangan dia


"Oh tidak mungkin"Ucap Queen didalam hatinya

__ADS_1


"Eh queen sini cepet"Titah sang bunda, Queen yang sedang bengong-Pun langsung berjalan menuju sang bunda saat sampai disana Queen langsung duduk disamping bundanya


"Oh tidak mungkin apa aku sedang bermimpi"Tanya Queen didalam hatinya


"Queen perkenalkan dia Riki anaknya teman ayah"Ucap sang ayah memperkenalkan


"Nah riki ini anak gadis om namanya Queenbie"Lanjut ayah queen


"Aku sudah mengenalnya yah"Jawab Queen dan diangguki oleh riki


"Oh kalau begitu bagus dong, katanya mau jalan yaudah sana nanti keburu malem banget"Titah kepala keluarga Fianzac itu


"Ah iya om kalau begitu saya dan bie pergi dulu"Ucap Riki sambil bersalaman dengan orang tua Queen


"Eh tunggu kak"Ucap Queen


"Ayah aziel dimana aku belum melihat dia dari sore tadi"Tanya Queen karna sungguh dia mekhawatirkan adiknya itu


"Aziel lagi aziel lagi siapa sih cowo itu"Gerutu riki didalam hatinya


"Aziel belum pulang, nanti kalau pulang ayah surah aziel telepon kamu"Jawab sang ayah


"Ohiya yah"Jawab Queen


"Ayo ka"Lanjutnya


Didalam mobil Keheningan menyelimuti mereka. Kelihatan sekali Queen seperti sedang gelisah


"Bie kamu kenapa"Tanya Riki


"Hah"Ucap Queen sambil melirik ke arah Riki


"Kamu kenapa"Tanya riki sekali lagi sambil tersenyum


"Aku khawatir sekali kepada ziel"Jawabnya


Rahang riki mengeras bahkan cekalan pada stir mobilnya-Pun mengeras


"Memang nya ziel itu siapa"Tanya Riki berusaha tenang


"Aziel itu"Sebelum melanjutkan omongannya suara dering handphone milik Queen berbunyi


"Sebentar yah kak"Lanjut Queen dan diangguki oleh Riki


"Hallo"Ucap Queen ditelepon


"Hallo ka, kakak dimana"Tanya sang penelepon siapa lagi kalau bukan aziel


"Kaka sedang pergi bersama teman, yang ada kamu dimana baru pulang sekarang yah"Ucap Queen


"Aku habis bermain basket bersama teman kaka cepat pulang jangan lama lama main kalau ada apa-apa telepon langsung aku"Ucap aziel


"Iya Aziel kaka ga akan pulang larut malam ya sudah teleponnya kaka matiin yah bye"Ucap Queen sambil menyudahi teleponnya bersama sang adik


_____


"Siapa" tanya Riki

__ADS_1


"Aziel kak"Jawab Queen sambil memasukan handphone-Nya kedalam tas


"Jadi aziel itu adik kamu"Tanya Riki lagi


"Iya aziel adik aku dia posesif banget tapi aku suka"Jawab Queen sambil tersenyum


"Oh dia adiknya ah leganya aku"Ucap Riki didalam hati sambil tersenyum


"Kaka kenapa senyum"Tanya Queen aneh


"Em engga cuman lucu aja adik kamu posesif banget yah"Tanyanya lagi


"Iya dia gitu, eh kak kita mau kemana"Tanya Queen


"Kamu maunya kemana"Ucap Riki lagi sesungguhnya Riki memang tidak tau mau kemana yang dia tau hanyalah ingin berdekatan dengan Seoarang Queenbie


"Kok malah balik nanya"Ucap Queen


"Em gimana kalau kita ketaman, didekat sini ada taman kalau malam hari gini taman itu bakal rame lucu deh pokonya"Jelas Queen


"Taman deket sini berarti itu taman"Ucap Riki dalam hatinya


"Gimana kak mau, aku udah sering kesana"Tanya Queen


"Ok kayanya menarik"Jawab Riki


"Kamu taukan jalannya"Tanya Riki, dia harus berpura-pura tidak tau tentang tempat itu


"Iya aku tau, tinggal belok Kiri nanti ada"Jawab Queen dengan penuh semangat


Saat sampai disana Queen dan Riki langsung duduk disebuah Kursi Gazebo yang ada ditaman itu


"Indah kan tempatnya kak, lucu lagi"Tanya Queen kepada riki


"Iya"Jawabnya


"Dia dan kamu benar-benar mirip sekali dan aku harus dapatin Bie"Ujar Riki didalam hatinya


"Ohiya kenapa kakak aja aku keluar rumah"Tanya Queen


"Karna ingin lebih dekat dengan kamu"Ucap Riki sambil menatap mata Queen dan Blush wajah Queen dipenuhi warna merah


"Haha kau lucu sekali"Ucap Riki sambil mengusap kepala Queen


"Ada apa dengan hati aku, kayanya aku harus berobat sama ayah deh"Ucap Queen dalam hatinya


Queen dan Riki mengahabiskan waktu ditaman itu dengan canda dan tawa apalagi dengan warna merah yang selalu menghiasi wajah Queen membuat Riki tersenyum disetiap saat


"Sudah jam 10 kita pulang"Ucap Riki


"Ayo kak"Jawab Queen dan mereka beranjak dari taman itu


_____


"Aku tidak salah pilih, Bie sangat mirip denganMu bahkan hingga tempat kesukaannya-pun sama"


"Aku akan selalu mendekat dan mendekat hingga dia benar benar nyaman terhadap ku"

__ADS_1


__ADS_2