
Saat-saat seperti ini yang aku inginkan bedua denganmu tanpa ada ngangguan-Riki Radiansyah
Salah gak sih kalau aku naruh harapan sama kamu -Queenbie Fianzac
***
Setelah pulang dari pengginapan Aisyah mengantar Queen kerumah-Nya saat sampai dirumah Queen ada sebuah mobil yang tak asing bagi Mereka. Mobil berwarna hitam yang tak asing lagi
"Ka Riki main lagi kerumah tuh"Ucap Aisyah sambil menunjuk mobil berwarna hitam itu
Mendengar ucapan Aisyah, Queen melirik Sebuah mobil yang ditunjuk oleh Aisyah "Hah"Ucap Queen
"Haha sana keluar, bilangin bunda gw langsung pulang ada acara sama temen SMP"Ucap Aisyah sambil mendorong Queen pelan
"Yaudah aku keluar yah bye"Ucap Queen sambil membuka pintu mobil
"Iya iya"Ucap Aisyah, saat pintu mobil tertutup Aisyah melajukan mobilnya lagi menuju rumahnya
Saat mobil Aisyah pergi menjauh Queen memasuki rumahnya
"Assalamualaikum,aku pulang"Ucap Queen saat memasuki rumah
"Waalaikumsalam"Jawab sang nyonya fianzac
"Ada ka Riki bun"Tanya Queen saat didekat Sang bunda
"Iya ada tuh dikamar Ziel lagi main Ps bareng"Jawabnya
"Yaudah aku kemar dulu yah bun"Ucap Queen lalu menaiki tangga menuju kamarnya
Saat melewati kamar sang adik, Queen mendengar suara Ziel dan Riki tertawa
Mendengar gelak tawa Ziel dan Riki, Queen tersenyum dan memasuki kamarnya saat berada dikamar Queen langsung berbaring ditempat tidur-Nya
Saat mata Queen terpejam ada suara ketukan pintu tapi Queen menghiraukan-Nya dan tetap memejamkan mata-Nya
"Kamu makin cantik kalau lagi tidur"Ucap Seorang Pria siapa lagi kalau bukan Riki, Queen masih tidak beranjak dari tempat-Nya dia masih memejamkan matanya
Riki mengusap wajah Queen, ia masih menggagumi keindahan wajah Gadis yang tengah Ia Sayangi itu mungkin nanti akan berubah menjadi cinta
Queen membuka matanya, saat membuka matanya Queen terkejut matanya menjadi melotot, melihat kejadian itu Riki langsung tersenyum
"Ka Riki"Ucap Queen sambil duduk
"Iya"Jawab Riki sambil tersenyum
"Ko ada disini, kapan masuk"Tanya Queen sambil mengambil sebuah boneka teddy bear dan memeluknya
"Tadi aku udah ngetuk pintu tapi ga dibuka, terus disuruh masuk aja sama Ziel"Jawab Riki dengan masih tersenyum
"Oh, aku kira tadi yang ngetuk itu Ziel jadi aku diamkan deh"Ucap Queen
"Jam segini ko, masih mau tidur lagi"Tanya Riki
"Lelah aja, malemkan kurang tidur"Jawab Queen sambil tersenyum
__ADS_1
"Akukan udah nyuruh langsung tidur ko ga langsung tidur"Ucap Riki sambil mengelus rambut Queen
Mendengar ucapan Riki, Queen tersenyum "Malam aku cerita-cerita dulu sama Luna dan Aisyah jadi tidurnya kemaleman deh"Jawabnya
"Bukan malem lagi yah tapi mau pagi"Ucap Riki sambil tersenyum, bukannya menjawab Queen malam tersenyum pepsodent
Melihat Queen seperti itu, Riki menjadi gemas dan mengacak acak rambut-Nya Queen
"Kak ih rambut aku"Ucap Queen sambil cemberut
"Haha maaf tadi gemes banget soalnya"Ucap Riki sambil tertawa
"Aku mau ajak kamu main tapi kamu lelah jadi besok aku kesini lagi deh"Lanjut Riki
"Hari ini aja kak, kakak udah jauh-jauh kesini masa aku tolak bentar yah kaka tunggu dibawah dulu, aku ganti baju dulu"Jawab Queen sambil tersenyum
"Ga usah kamu istirahat aja"Ucap Riki sambil mengusap rambut Queen
"Engga, pokoknya aku ikut, kaka tunggu dulu dibawah yah"Ucap Queen
"Ok ok kakak kebawah dulu yah"Ucap Riki sambil beranjak keluar kamar Queen
Saat Riki menutup Pintu kamar Queen beranjak dari tempat tidurnya menuju lemari
"Sebenarnya aku lelah tapi lelahnya tiba tiba ilang haha"Ucapnya sambil memilih baju dilemarinya
Ia memakai baju santai dengan Kemaja putih dan celana pendek diatas lutut
"Pake ini aja-lah, toh biasanya aku suka pake pakean kaya gini"Ucapnya sambil mamakai limbalm didepan cermin rias
Queen mendekati mereka dan duduk disamping Ziel
"Kebiasaan pake celana pendek nih kakak mah ah"Ucap Aziel sambil menyenderkan kepalanya dibahu sang kakak
"Main mulu, Aziel kangen"Ucap sang adik sambil memeluk kakaknya dari samping
"Kangen yah, kalau dirumah aja suka pada berantem dan bikin rusuh"Ucap Sang bunda
Mendengar perkataan adiknya serta bundanya Queen mengelus rambut adiknya "Iya, kata bunda bener kalau kaka sering dirumah kamu malah jailin kaka"Ucapnya
Mendengar perkataan kakanya Aziel melepaskan pelukannya"Itu udah sebuah kewajiban menjahili kaka"Ucapnya
Melihat antraksi antara kakak adik itu Rahang Riki mengeras, walaupun kakak beradik ia tetap merasakan cemburu
"Udah udah ah nanti kangen kangenan-Nya Riki kesian udah nungguin Queen tuh"Ucap sang bunda
"Aduh iya aku lupa"Ucap Aziel
"Yaudah aku pergi dulu yah bun, yuk kak"Ucap Queen sambil beranjak dari kursi
"Bun aku pergi dulu yah"Ucap Riki sambil bersalaman kepada Nyonya Fianzac
"Iya sana"Ucap sang bunda sambil tersenyum
Setelah bersalaman dengan nyonya Fianzac Queen dan Riki keluar dari rumah menuju Mobil
__ADS_1
Seperti biasanya Queen selalu dibukakan pintu oleh Riki
"Terimaksih"Ucap Queen saat dibukakan pintu
Riki melajukan mobilnya keluar dari komplek perumahan Queen
Saat dijalan Riki menyalakan Radio dimobilnya
"Kamu sama Ziel ko bisa sedekat itu"Tanya Riki karna dia penasaran mungkin kah mereka mengalami Brother/Sister Complex
"Ga sedeket yang orang pikirin sih, aku sama ziel kaya saudara adik kakak diluaran sana berantem main jail jailan tapi kadang deket kaya tadi"Jawab Queen
"Tapi tadi Ziel kaya manja banget sama kamu kaya orang pacaran gitu"Tanya Riki sambil tersenyum
"Oh itu, soalnya Ziel anak yang manja, dulu waktu Bunda masih sibuk ngurusin kepindahan dan ayah sibuk kerja Aziel aku yang jagain tanpa pengasuh dan akhirnya aziel dan aku sedekat ini. Iya sih kami kaya orang pacaran Aziel bilang biar ga keliatan Jones"Jelas Queen dan diakhiri kekehan
Mendengar penjelasan Queen hati Riki menglega dan tersenyum
"Kita mau kemana ka"Tanya Queen melihat jalan yang belum pernah ia lewati itu
Mendengar pertanyaan Queen, Riki tersenyum "Liat aja nanti"Jawabnya
Mendengar Jawaban dari Riki Queen mengalihkan pandangannya keluar jendela lagi
"Rahasia gitu"Ucapnya
Mendengar Queen, Riki malah tertawa
"Lihat aja nanti kamu pasti suka"Ucapnya
Setelah beberapa menit mereka sampai ditempat tujuan
"Udah sampai"Ucap Riki menyadarkan Queen
"Ohiya"Ucap Queen sambil melepaskan Seatlbelt, Riki sudah keluar terlebih dahula dan membukakan pintu untuk Queen
"Terimakasih"Ucap Queen
"Kamu terlalu banyak mengucapkan terimakasih bie"Ucapnya sambil mengusap rambut Queen
"Mari"Lanjutnya sambil menggengam tangan Queen
"Hati aku kenapa"Ucap Queen didalam hatinya
"Ini indah"Ucap Queen saat melihat pemandangan danau dan pepohonan dari ditengah jembatan
"Kamu suka"Tanya Riki sambil merangkul Queen
Mendengar pertanyaan Riki, Queen mengangguk sebagai jawabannya
"Ini indah sekali"Ucapnya sekali lagi
Saat Queen melirik Riki, ternyata Riku sedang memperhatikannya dan mereka saling bertatapan
Queen mengalihkan pandangannya terlebih dahulu, karna ia merasakan panas dipipi-Nya
__ADS_1
Riki yang melihat itu semua tersenyum dan menggengam tanggan Queen dan mereka menatap kedepan melihat pemandangan yang indah