
Hari ini Queen bangun lebih Awal dari biasanya, Dia sudah sangat tidak sabar untuk mengikuti kegiatan Baksos bersama Anggota PMR dan para alumni, sebenarnya dia sudah tak sabar bertemu dengan Pria idamannya siapa lagi kalau bukan Riki Radiansyah laki-laki paling Perfect dimata Queen.
"Emm Aku pake baju apa yah buat kegiatan Baksos ini"Ucap Queen sambil mengeluarkan baju baju dari lemarinya.
"Aduh apaan ini Queen,kenapa baju- baju pada dikeluarkan" Ucap Sang Bunda.
"Hehe Bunda, gini Bun Aku kan ada kegiatan Baksos yang Aku udah bilang ke Bunda itu, kita mau kepanti jadi Aku bingung mau pake baju apa"Ucap Queen.
"Kalau mau Baksos pake baju yang sopan, emm nah yang ini aja kebawahnnya ini"Ucap Sang Bunda sambil mengambil baju dari lemari anaknya.
"Aaah Bunda benar, terimakasih"Ucap Sang Anak sambil memeluk Sang Bunda.
"Aduuh lepas sesak nih Bunda"
"Hehe maaf Bun"Ucap Sang Anak sambil tersenyum.
"Eh iya Queen kamu diantar sama Ziel aja Mang Ujang harus antar ayah ketemu temannya"Ucap Sang Bunda lagi.
"Ohiya siap Bunda".
"Yaudah Bunda kebawah dulu".
"Ok Bun".
-----
"Tok tok"
"Ka buka pintunya"Ucap Sang Adik.
"Kebiasaan lama gini, kata Bunda Dia minta nganter, ah masuk aja lah, siapin kamera ah kira aja dia lagi ngupil haha"Lanjutnya.
"Kak"panggil Ziel
"Cekrek" suara kamera.
"Eh, ihh Zieel kebiasaan suka foto Kaka ih"Ucap Queen sambil cemberut.
"Foto kali ini ga jelek ko,ga lagi ngupil kaya dulu haha"Ucap Aziel sambil tertawa.
"Ihh Zieel aku lihat sini fotonyaa"Ucap Queen sambil ingin merebut hp Sang Adik.
"Nanti aja lihatnya di IG Aku, Aku posting haha"Ucap Aziel lagi.
"Ihh"Ucap Queen sambil cemberut.
"Jangan cemberut dong cantik nanti jeleknya hilang, katanya mau ke sekolah ayo Aku antar cepet"Ucap Aziel.
"Ehiya ayo bentar mau bawa slimbag dulu kamu tunggu didepan aja"Kata Queen.
"Ok dadah jelek"Ucap Aziel.
"Ih Ziel jahat banget"Ucap Queen.
"Jangan banyak mengumpat cepet Kaa"Teriak Aziel.
"Iya iya ih dasar bawel ini Aku turun"Ucap Queen.
"Pake mobil Ziel, ga pake motor"Tanya Queen.
"Kakak ku yang pinter yang sebenernya agak bolot, Kaka kan pake rok masa mau pake motor Aku yang gede gitu emang Kaka mau"Jelas Sang Adik greget.
"Ehiya ya Ampun haha, ayo masuk lah"ajak Queen.
Tidak butuh waktu lama untuk mereka datang ke sekolahan Queen, diperjalanan tentu saja mereka tidak diam, mereka saling mengejek sampai kedepan gerbang sekolahan Queen.
"Udah sampe nih kak"Kata Aziel.
__ADS_1
"Aku yang buka pintunya"Lanjut Aziel lalu keluar dari mobil dan membukakan pintu untuk Queen.
"Terimakasih Aziel Sayang"Ucap Queen sambil mengusap pipi Aziel.
Beginilah mereka saat dihadapan umum mereka bergaya layaknya sepasang kekasih supaya tidak kelihatan jomblo, itu sih kata Aziel
"Iya, kamu juga hati hati sana cepet gabung sama temennya" Suruh Aziel.
"Iya kamu juga hati-hati, udah sana masuk mobil lalu pergi haha"Ucap Queen sambil tertawa.
"Iya iya aku pergi dulu" Ucap Ziel sambil mengusap kepala Queen.
"Ok bye"Balas Queen.
Dilain tempat ada yang memperhatikan Queen sambil tersenyum miring.
-----
"Queeen"Teriak Luna memanggil.
"Eh Luna"Jawab Queen.
"Lo terlambat"Ucap Luna.
"Hehe soalnya Aziel tuh ngelamain"Bela Queen.
"Aziel yang ngelamain apa Kamu yang lama milih baju"Goda Luna sambil menaikan satu alisnya.
"Ihh Kamu"Ucap Queen sambil cemberut.
"Queen kemari!"Titah April.
"Bentar ka"Jawab Queen
"Lun ayo anter aku"Ucap Queen sambil menarik lengan Luna.
"Iya Ka April ada apa?"Tanya Queen.
"Kamu kenapa terlambat?, lihat jam ini udah jam 9 lebih 15 menit, berarti kamu telat 15 menit"Ucap April tegas.
"Iya ka maaf tadi soalnya macet"Bela Queen.
"Macet apa pacaran dijalan"Ucap April dengan sinis.
"Udalah April jangan bahas masalah seperti itu langsung inti saja"Lerai Riki.
"Queen kamu menyumbang barang apa uang?"Tanya Riki.
"Aku nyumbang uang aja kak, transfer apa langsung Kak"Tanya Queen.
"Langsung saja supaya tidak ribet, uang nya bisa dikasihkan kepada april"Jawab Riki.
"Iya ka baik, Ka April ini uangnya"Ucap Queen sembari memberi uang.
"Sini"Ucap April sambil merebut uangnya dari Queen.
"Yasudah semua nya sudah berkumpul mari kumpul disini"Suruh Ruli mantan ketua PMR tahun lalu.
"Ya sudah Queen, Luna kalian kumpul kesana"Suruh Riki.
"Baik Ka"Ucap Queen dan Luna bebarengan.
"Riki kenapa kamu ngeliatin Queen kaya gitu?"Tanya April.
"Ngga ada urusannya sama Kamu"Jawab Riki datar.
"Riki kamu taukan kalau Aku suka sama kamu, please Rik tatap Aku sekali aja anggap Aku wanita dimata Kamu jangan teman"Ucap april sembari mata berkaca-kaca.
__ADS_1
"Kamu akan tetap menjadi teman bagi Saya dan selamanya seperti itu, camkan itu April"Ucap Riki lalu berjalan ketempat perkumpulan dan tinggalah April sendiri.
"Kenapa Rik kenapa kamu kaya gini terus"Ucap April sembari menatap bahu riki yang kian menjauh.
-----
"Ok semua, karna sudah berkumpul kita akan nentuin kendaraan yang akan kalian pake"Ucap Ruli.
"Berhubung yang mengikuti kegiatan ini sedikit jadi untuk kelas 12 ikut dalam kendaraan alumni, bisa dipahami"Lanjut Ruli.
"Paham Ka"Ucap semuanya.
"Baik kita atur semuanya"Ucap Ruli, belum juga Ruli menggumumkan Riki sudah mebisikan sesuatu.
"Ok karna ada perubahan sedikit kita lanjut lagi, Luna, Adinda, Alifa semobil sama saya. Randi, Aldo ikut April saja. Queen semobil dengan riki dan blablabla"Jelas Ruli.
"Paham semuanya"Lanjutnya lagi.
"Paham Kak"Ucap semuanya.
"Eh btw ciee lu semobil sama Ka Riki"Goda Luna.
"Apaan sih Lun"Ucap Queen dengan muka memerah.
"Bie ayo masuk mobil"Ajak Riki.
"Eh iya ka ayo, Lun Aku duluan yah"Ucap Queen.
"Iya jangan kencing dimobil"Teriak Luna.
"Ih Luna maluin banget"Umpat Queen dalam hati.
"Mari masuk Bie"Ucap Riki.
"Iya ka makasih"Balas Queen.
Saat didalam perjalanan mereka dilanda kediaman, sehingga Riki memulai pertanyaan.
"Emm Biee"Ucap Riki.
"iya Kak"Jawab Queen.
"Tadi itu supir kamu?"Tanya Riki.
"Yang mana?"Tanya Queen balik.
"Yang antar Kamu"Tanya Riki lagi.
"Oh bukan, supir aku lagi ngantar Ayah jadi Aku diantar Aziel"Jawab Queen.
"Oh seperti itu Bie"Ucap Riki.
"Emm Ka kenapa panggil Aku bie?, gk panggil aku Queen aja kaya yang lain"Tanya Queen penasaran.
"Ngga apa-apa biar beda dari yang lain aja"Jawab Riki.
"Bisa dibilang panggilan sayang dari Aku"Lanjut Riki.
Blush muka Queen langsung memerah, Queen langsung memalingkan wajahnya karna takut ketauan Riki.
"Lihatlah dia mirip dengan mu disaat sedang malu seperti ini"Ucap Riki dalam hati.
"Aku memanggilmu bie karna Queen berarti Ratu dan Aku tidak mau memanggilmu Ratu karna Ratu ku masih ada dihati"Lanjutnya dalam hati sambil tersenyum miring
-----
Dilain tempat April terlihat sangat kesal sekali, dimatanya terpancar rasa sakit dan benci.
__ADS_1
"Queenbie Fianzac akan gw buat lo menyesal karna membuat Riki jauh dari gw haha"Ucap april didalam hati dan tersenyum evil menyeramkan