
Didalam mobil milik Riki keheningan menyelimuti mereka apalagi disaat macet seperti sekarang ini.
Riki menyalakan radio untuk menghilangkan keheningan. Pas sekali saat Riki menyalakan radio lagu 'Angels Cry" lah yang sedang diputar.
"Lagu ini bukannya kesukaanmu" Ucap lirih Riki dalam hati.
Saat lagu itu berputar Riki mendengar seseorang mengikuti alunan lagu itu, siapa lagi kalau bukan Queen, Riki mengalihkan padangan dari depan kesampingnya ternyata benar Queen sedang mengikuti alunan lagu tersebut.
Tanpa sepengetahuan Queen, Riki terus memandangi wajah Queen dengan tersenyum tipis.
Saat Queen mengalihkan padangannya mereka saling tatap-tatapan dan *Blush Wajah Queen berubah menjadi merah.
"Eh kak kenapa ngeliat aku kaya gitu?"Tanya Queen.
"Kau sangat lucu saat wajah merah seperti itu haha"Jawab Riki.
"Emm emm ini karna Aku kepanasan didalam mobil"Ucap Queen dengan gugup.
"Haha kau semakin lucu, apa kau tidak merasakan AC mobilku ini berfungsi dengan baik" jawab Riki dengan tertawa.
"Lihatlah dia semakin mirip denganmu, bukan kah begitu mydear"Lanjutnya dalam hati.
"Ayo turunlah kita sudah sampai"Ucap Riki.
"Ah iya"Ujar Queen saat membuka seatbelt Riki kembali berkata.
"Tunggu biar aku saja yang membuka pintu"Ucap Riki sambil keluar dari mobil.
"Silahkan keluar bie" Lanjut Riki.
"Aku sangat merepotkan mu Ka"Ucap Queen.
"Tidak apa apa bukankah tadi supirmu juga melakukannya"Ucap Riki sedikit menyindir.
"Dia bukan supirku, kalaupun dia supirku berarti kakak mengikuti cara seorang supir haha"Ucap Queen sambil tertawa.
"Tidak bukan seperti itu"Elak Riki.
"Haha mengaku saja lah"Ucap Queen dengan masih tertawa.
"Riki Queen kemarilah jangan berpacaran dulu!"Teriak Ruli.
__ADS_1
"Dasar bocah"Ucap Riki dalam hati
"Aduh Aku malu"Ucap Queen didalam hati.
"Mari bie"Ajak Riki.
"Eh iya ayo kak".
____
Saat Riki dan Queen mendekat kearah Ruli dan yang lainnya April menatap Queen dengan tajam.
Saat yang lain berjalan duluan masuk kedalam panti April mendekat kepada Riki menahannya dan berkata.
"Riki kenapa kamu dekat sekali dengan dia"

"Apa urusanmu"Jawab Riki dengan tatapan dinginnya.
"Tentu saja urusanku, karna Aku mencintaimu Riki"Ucap April dengan memegang lengan Riki.
"Riki bisakah kita seperti dulu lagi?"Ucap April dengan bibir bergetar.
"Bisa, tapi hanya dimimpimu"Ucap Riki sambil berjalan masuk kedalam panti.
"Akanku buat kau menarik kata kata mu barusan rik"Ucap april dengan tersenyum evil dan menghapus air matanya.
______
"Rul bie dimana"Tanya Riki kepada Ruli, dia sangat kesal pada April kalau saja April tidak menahannya tadi pasti sekarang Queen akan bersamaanya dan dia akan bisa lebih dalam menggenalnya dan berdekatan dengan Queen.
"Bie siapa dia?"Tanya Ruli dengan heran.
"Ah, itu Queen"Ucap Riki.
"Oh ternyata kau sudah memiliki pengganti haha. Kalau begitu april bolehkan menjadi milikku?"Goda Ruli
"Dimana dia?, silahkan saja kau ambil Bitch itu"Ujar Riki.
"Dia sedang ditaman belakang panti ini dengan anak anak"Jawab Ruli.
__ADS_1
"Eh btw Bitch kaya gitu juga udah pernah bikin lo klepek klepekan"Lanjut Ruli menggoda.
"Terserah"Ucap Ruli sambil berjalan ketaman belakang, daripada dia meladeni orang sarap mending dia berdekatan dengan Queen.
Saat Riki sampai ditaman belakang dia melihat Queen sedang bermain dengan anak-anak dia sangat kelihatan cantik sekali apalagi dengan tertawa seperti itu.
"Senyumnya, tawanya sangat mirip denganmu dan Aku harus memilikinya"Ucap Riki dalam hati.
"Eh Kaka ganteng kenapa bengong disini? ayo ikut aku bermain bersama Kaka cantik"Ucap Seorang Anak Perempuan sambil menarik tangan Riki menuju kearah Queen.
"Eh ada Kak Riki"Ucap Queen sambil mengendong salah satu anak laki-laki yang sangat tampan dan lucu.
"Oh jadi nama Kaka ganteng Ka Riki"Ucap anak perempuan itu sambil mengakat wajahnya karna Riki sangan tinggi.
"Iya nama kaka, ka Riki nama kamu siapa?"Tanya Riki sambil mengendong anak perempuan itu.
"Nama Aku Sandra ka"Jawab Sandra dengan tangan memeluk leher Riki,
Riki berjalan mendekat Queen lalu duduk disampingnya.
"Kalau kamu namanya siapa?" Tanya Riki kepada anak laki-laki yang digendong oleh Queen.
"Aku Nathan"Ucapnya.
"Wah nama mu bagus sekali pantas saja orangnya pun tampan"Puji Riki.
"Iya Aku tampan karna aku akan menikah dengan kaka cantik ini"Jawab Nathan dengan bangga nya.
"Tidak kau tidak boleh menikah dengan Kaka ini, karna dia milik kaka"Ucap Riki dengan tertawa.
*Blush* wajah Queen kembali merah.
Mereka berdua Riki dan Queen bermain dan tertawa dengan anak-anak panti. Bahkan Riki tertawa tulus sangat tulus sekali .
Sesekali Riki menatap wajah Queen dan hatinya menghangat.
"Hari ini aku senang bahkan sangat senang"Ucap Queen didalam hatinya.
"Aku senang kawan, kau kembali seperti dulu"Ucap Ruli dalam hati
"Tertawalah Queen sampai dimana saatnya kau akan menangis"Ucap april dengan tersenyum manis namun terbesit racun didalam senyumannya.
__ADS_1