
Setelah dua orang selesai menuntaskan ha5rat,kedua nya pun berbaring di sofa ruangan seraya berpelukan mesra
setelah di rasa agak tenang, Verna pun mulai mengajak Alex membahas permasalahan nya.
"sayang.." panggil Verna
"hmm" sahut Alex dengan mata terpejam
"ini tentang Evelina.." kata Verna
"ya" sahut Alex pertanda ia tak keberatan dengan pembahasan yang akan Verna luahkan
"aku saran kan jika Evelina masih saja mengugat mu, kau bisa langsung mengurus dokumen kepemilikan aset rumah agar ia tidak segera merebut nya" ujar Verna
ya, benar kata Verna..Alex ingat. Untung lah semua aset dokumen itu sudah Alex aman kan sejak lama di rumah kediaman Jezen.dengan begini Evelina tak bisa bergerak untuk menuntut atau pun mengubah kepemilikan hak properti rumah tempat tinggal.
"aku akan segera merubah nya, namun pengurus nya pengacara keluarga Milley. Aku kesusahan untuk pengambilan alih sepenuh nya jika tak ada bukti kesalahan dari Evelina.." kata Alex merasa di jalan buntu.
"ku dengar dari mama mu, siapa yang bertingkah maka ia yang keluar, begitu perjanjian kalian bukan..?" Verna mengingat perkataan nyonya Jezen pada nya beberapa waktu lalu
"lantas?" Alex mempertanyakan
"aku sebetul nya beberapa hari ini membayar orang untuk mengintai Evelina, sayang nya dia hanya bepergian berdua bersama paman Eric sekedar makan saja, jadi orang suruhan ku tidak punya tangkapan bagus.yah inti nya aku sekarang hanya punya rekaman Evelina dan paman Eric yang hanya sebatas bepergian berdua itu saja, lalu mereka masuk ke resto kelas atas, jadi orang ku tak bisa sembarangan masuk ke sana. Hanya video dengan isi seperti itu sama sekali tidak bisa terlalu memperkuat.." cerita Verna lumayan panjang
Alex entah mengapa mendengar Evelina bersenang-senang dengan paman Eric,walaupun hanya sebatas makan bersama saja tidak bisa di pungkiri ada rasa cemburu yang menggerogoti hati nya.
"Alex kau dengar aku?" tanya Verna keheranan saat melihat Alex tak bergeming
__ADS_1
"..ya" jawab Alex yang buru-buru tersadar dari pemikiran nya
"aku dengar kok.." lanjut Alex lagi
"Alex..maksud ku walau rekaman itu tak cukup kuat namun jika Evelina jelas-jelas mengugat mu tanpa alasan dan kau berikan video itu, artinya bisa di anggap memang Evelina yang berulah. Jadi kau ubah lah diam-diam kepemilikan dokumen dengan membawa video itu dan katakan juga tentang gugatan cerai Evelina pada mu, jangan sampai ketahuan karena jika begitu takut nya Evelina malah menyerang lagi dengan video kita berdua.." Verna mulai gercep dengan susunan rencana nya..
"tapi lampiran gugatan itu sudah ku robek" kata Alex
"tapi Evelina menggugat mu itu pasti sudah terdata.." Verna terus mencari cara agar tak ada celah.
Alex berfikir sejenak, ada benar nya juga. 'mumpung dokumen ada di tangan ku' batin Alex
'dengan begitu aku lebih leluasa mengubah nya dengan cara ku sendiri'
"maka dari itu, kalau sekali lagi Evelina meminta mu bercerai dan dia menggugat mu lagi, ya sudah langsung terima dan tanda tangani saja,dengan begitu akan lebih cepat dalam pembagian gono-gini, buat dia yang terkesan salah agar aset lebih banyak jatuh ke tangan mu" saran Verna licik..
Alex memikirkan kata-kata Verna, dan selingkuhan nya ini ada benar nya juga, sejak dulu Verna memang licik,binaal dan seksiih di mata Alex.
"oh iya sayang.. tadi kau bilang orang mu melihat Evelina makan bersama paman Eric,di mana itu? apa ia berada di kota Yuangyi?" selidik Alex
"iya, mungkin dia sudah kembali dari bersenang-senang.." jawab Verna seraya memutar bola nya malas
"tapi kenapa dia belum juga kembali ke rumah?" gumam Alex
"kau menunggu nya?" Verna cemburu
"te-tentu saja...bukan kah aku harus menyelesaikan permasalahan ini,dengan begitu mau tak mau kami harus bertemu" jawab Alex gelagapan.
__ADS_1
Alex berusaha netral agar tidak ada kecurigaan dari Verna, karena sebetul nya ia memang menunggu Evelina bukan hanya permasalahan mereka berdua tapi ia juga rindu Evelina.
Jujur saja Alex sangat merindukan kehangatan Evelina yang dulu. Evelina yang lembut, baik dan sangat sayang pada nya. Evelina yang selalu memanjakan nya, Evelina yang selalu mengutamakan diri nya di atas segala nya.
Sekarang Evelina itu sudah tidak ada lagi, berganti menjadi Evelina yang dingin, mengerikan dan tanpa ampun. Sosok Evelina yang sekarang adalah sosok Evelina yang selalu mengabaikan nya tanpa belas kasihan.
Jika boleh serakah, Alex memang tak mencintai Evelina, cinta nya yang penuh gairahh hanya untuk Verna. tapi walau ia ingin melenyap kan Evelina, ia tak ingin kehilangan sosok istri seperti Evelina yang begitu menyayangi nya.
ke depan nya ia berfikir untuk menjadi kan Verna istri satu-satu nya yang tercinta tapi nyata nya hingga kini kasih sayang yang seperti Evelina beri tak ia dapat kan dari sosok Verna.
saat Alex bersama Verna ia merasa lebih banyak diri nya yang memberi kasih sayang dan memanjakan, namun dengan Evelina ia yang begitu banyak di beri kasih sayang dan di manjakan dengan begitu sangat bertubi-tubi.
Alex baru merasakan kehilangan rasa di utamakan itu semenjak Evelina bangun dari koma dan berubah semua perlakuan nya.
Dulu Alex tak merasakan nya lebih tepat nya tak menghargai kasih sayang yang ada, karena Ia terus mendapat kasih sayang dari Evelina dan mencari kesenangan dari Verna, jadi dengan begitu ia tak faham siapa yang paling ia butuhkan di antara dua orang wanita ini!?
Tapi saat salah satu berubah,salah satu itu adalah Evelina..istri yang tak pernah Alex harapkan. Alex langsung dapat merasakan, begitu banyak ia kekurangan,kosong di hati akan segala sesuatu nya, satu-satu nya yang hanya ia miliki sekarang adalah kepuasan di ranjang saja. Kepuasan di ranjang yang ia dapatkan dari Verna. Selebih nya telah hilang, karena semua yang telah hilang itu selama ini hanya ia dapatkan dari Evelina seorang..
"Jika Evelina berada di Yuangyi,besok kau pasti bisa menemukan nya di Milley group" kata Verna
"ya aku akan coba mencari nya ke sana" balas Alex membenarkan.
karena Alex pun yakin, Evelina belum tentu kembali ke rumah mereka.
"aku ikut" Verna bersemangat
sebetul nya Alex ingin pergi sendiri tanpa siapa pun karena ada begitu banyak yang ingin ia urus bersama Evelina namun seperti nya itu hanya angan nya saja. Verna tak akan membiarkan nya pergi sendiri. dan jika Alex tak membawa Verna pergi bersama pasti akan ada drama panjang dari wanita bernama Verna ini. Alex sudah cukup lelah, ia tak mau menambah masalah lagi.
__ADS_1