
Alex masih tertegun sejenak memandangi dokumen perceraian di tangan nya, ia sendiri gelisah apakah mau di tandatangani atau tidak?
"tanda tangani saja, apa lagi yang kau tunggu" kata Verna setengah berbisik di samping Alex
namun masih ada secercah keraguan yang tak tergambar kan mengguncang hati Alex
Evelina menatap dua orang tak berkedip, ia heran mengapa Alex terlihat ragu bukan kah ini yang Alex tunggu, ya kan?
Verna meraih bolpoin di meja dan langsung menyerahkan ke tangan Alex
"wanita ini sudah menginjak harga diri mu, mengapa kau masih ragu" Verna terus menghantui Alex
benar juga batin Alex,apa lagi yang harus ia tunggu dari Evelina yang jelas-jelas sudah membuang nya.
akhir nya tanpa ragu lagi Alex pun langsung membubuhi tanda tangan itu di atas dokumen terkait. melihat nya Verna sangat puas sedangkan Evelina merasa lega.
Alex menyerahkan dokumen yang sudah di bubuhi tanda tangan oleh nya kepada Evelina..
"terimakasih Tuan Alex" senyum Evelina
"dengan begini antara kita berdua telah selesai, kita tidak ada hubungan suami istri lagi ke depan nya, kau dan aku adalah orang asing" ujar Evelina mantap.
hati Alex seperti di siram air es saat Evelina mengatakan nya, Verna yang berada di sisi Alex begitu senang dalam hati nya,dengan begini status Nyonya Alex sudah ada di depan mata nya, ia akan menjadi menantu keluarga Jezen yang kaya dan juga di hormati.
"Evelina mari kita atur dengan baik" kata Alex
"tentang apa..?" Evelina menautkan alis nya
"perjanjian kita di awal siapa yang berkhianat dalam pernikahan ia tak akan berhak dalam kepemilikan aset tempat tinggal.di sini kau juga jelas-jelas bermain api dengan paman Eric jadi itu artinya kau tak berhak sepenuh nya atas properti rumah, aku juga berhak.." papar Alex
"apakah begitu Tuan Alex, sudah jelas kau yang berkhianat lebih dulu.." balas Evelina
"kau tidak bisa begitu serakah.." tuding Alex
__ADS_1
"benar, Evelina kenapa kau begitu serakah?" Verna menimpali..
Evelina tersenyum datar, memang nya siapa yang serakah? jika ada yang serakah di sini maka mereka lah orang nya,bukan Evelina
"kita sudah tau sendiri kan siapa yang serakah di antara kita?" sindir Evelina.
Verna terdiam. Alex hanya menatap Evelina tak berkedip..
"sudah lah, surat perceraian sudah selesai di tandatangani jadi sudah tidak ada lagi masalah, mengenai properti rumah silahkan hubungi saja Tuan Yongki Aljanro pengacara pribadi keluarga Milley" saran Evelina seraya hendak bangkit
"huh,Evelina apa kau lupa semua dokumen nya kau percayakan kepada ku sejak awal untuk menyimpan nya" seringai Alex
"apa kau tak berfikir kalau aku menyembunyikan nya di suatu tempat yang tak mungkin kau temukan, jadi jangan berharap kau bisa mendapat kan dokumen asli untuk mengubah kepemilikan sah nya,aku tak akan menyerahkan nya" kata Alex lagi dengan licik.
"Eveline, kau seperti nya harus merelakan aset rumah,paviliun dan Villa di bukit flora menjadi milik ku ." seringai Alex lagi
terlihat binar di mata Verna, karena jika itu semua menjadi milik Alex artinya ia juga berhak.apalagi Alex sudah pernah berjanji akan mengubah kepemilikan rumah atas nama nya,Verna Amaurin.
Tanpa di duga Eveline hanya tersenyum dengan tenang nya..ia sudah menduga nya akan ada adegan drama seperti ini, jadi ia sudah menyiapkan hadiah spesial untuk Alex
"Miss ini yang anda minta" Jesika menyerahkan sebuah lampiran dalam map
Evelina mengarahkan untuk memberikan pada Alex dan Jesika pun melakukan nya
Alex menerima begitu saja kertas yang di sodorkan ke depan muka nya, ia menarik nya dengan gerakan kasar
"itu fotocopy-an nya.., asli nya ada pada ku" kata Evelina saat Alex mulai memeriksa lampiran itu
saat Alex membaca nya maka terkejut luar biasa lah dia..
"apa-apa an ini.." Alex marah hingga menggeplak lampiran itu ke meja sofa dengan kuat.
Verna yang penasaran buru-buru mengambil nya dan ikut memeriksa nya, mata Verna terbelalak seketika, di situ tertera dengan sangat jelas dan sah bahwa kepemilikan semua aset adalah milik Evelina Milley, dari rumah pribadi,Paviliun dan juga Villa.
__ADS_1
"maaf sekali Tuan Alex karena semua aset yang kau sebutkan tadi sudah nyata adalah milik ku secara sah.., milik saya..Evelina Milley.." Evelina menatap santai pada dua orang yang saat ini menatap nya shock dan tak percaya..
"sejak kapan..?" Alex merasa ini mustahil, jelas-jelas dokumen itu ia simpan di rumah keluarga Jezen tanpa di ketahui Evelina..
Evelina baru saja sadar dari koma tapi mengapa ia menjadi mengerikan begini??
pertama, Evelina mendapatkan Video kejadian perselingkuhan Alex dan Verna, di mana kejadian itu jelas-jelas Evelina sedang koma. Dan sekarang tau-tau Evelina sudah mengubah kepemilikan aset rumah secepat ini, yang mana jelas-jelas dokumen nya ada di kediaman Jezen. Walau Evelina menantu keluarga Jezen namun hanya Alex yang sering masuk ke ruang kerja nya di kediaman Jezen. Lebih parah nya lagi Alex menyimpan dokumen itu saat Evelina sedang koma dan Evelina selama bangun dari koma hanya satu kali berkunjung ke kediaman Jezen, itu pun hanya di ruang depan kata mama nya. karena pada saat Nyonya Jezen mengetahui Evelina datang ia dengan sigap mengunci pintu ruangan Alex karena takut Evelina masuk kesana dan menemukan dokumen terkait. Jadi bagaimana cara Evelina merubah nya...
"kau berbuat curang Evelina..?" tekan Alex menggertakkan gigi nya
"itu sah Tuan Alex, kau tau negara tak akan mengesahkan nya jika itu ilegal" balas Evelina dingin..
wajah Verna sudah memucat karena dengan begini rumah mewah impian nya hangus sudah, tak akan pernah ia dapatkan lagi..
Alex langsung berdiri dengan kesal melangkah lebar keluar ruangan tanpa permisi lagi. Verna kaget Alex pergi tanpa mengajak nya jadi ia langsung buru-buru menyandang tas dan langsung menyusul Alex.
Evelina hanya tersenyum penuh kemenangan melihat nya.
"aku tak akan membiarkan kalian mencuri hak ku" gumam Evelina.
"Jesika..., katakan pada Amora untuk ikut dengan ku..ada yang harus aku selesaikan.." kata Evelina pada Jesika sekretaris nya.
"baik lah Miss.." Jesika segera undur diri.
sementara itu Alex sudah sampai di parkiran dan langsung masuk ke dalam mobil, Verna menyusul nya dengan kesal lalu ikut masuk ke dalam mobil.terlihat Alex sedang membuka ponsel untuk menghubungi seseorang.
"Alex kenapa kau meninggalkan aku?" protes Verna tapi saat ia melihat Alex balas melirik nya tajam jadi Verna akhir nya merapatkan mulut nya.
📞
"Mama, kumpulkan semua pelayan dan pekerja di rumah Jezen untuk di periksa.."titah Alex murka
"ada apa?" tanya nyonya Jezen penasaran
__ADS_1
"nanti mama akan tau, aku sudah menyuruh asisten ku ke sana untuk membantu ku melakukan pemeriksaan,serahkan semua rekaman cctv lama pada asisten ku.aku juga sedang di perjalanan menuju kesana" kata Alex, lalu menutup telepon nya dan langsung melesat kan mobil nya..pasti ada mata-mata..batin Alex