
Hari Aya akan mengikuti lokakarya bersama dosen-dosen kampus Universitas Z selama 3 hari di Bandung.
Sejak lamaran secara pribadi Haikal pada Aya, mereka memutuskan untuk membuka hubungan mereka kepada rekan kerja dan keluarga.
Tentu saja baik rekan kerja dan keluarga semuanya menyambut bahagia dan senang.
Meski ada segelintir orang dikalangan kampusnya yang memberikan ucapan miring toh Aya dan Haikal tidak ambil pusing.
Kedua orang tua Aya dan Kong Haji Hasan, Nyak Haji juga menyerahkan semuanya kepada Haikal dan Aya kapan mereka siap untuk menikah.
Aya dan Haikal sepakat akan menjalani dulu hubungan ini agar bisa saling mengenal satu sama lain.
Walaupun Kedua orang tua Aya dan Kong Haji Hasan, Nyak Haji, Kong Ali berpesan jangan terlalu lama, takut banyak mudorotnya, pesan mereka kepada Aya dan Haikal.
Meski status keduanya berpacaran, Aya dan Haikal menjaga betul interaksi mereka di kampus.
Aya sering mengingatkan Haikal bahwa bagaimanapun mereka adalah Pendidik, terlebih Haikal yang notabene Rektor di Universitas Z.
Meski begitu sejak hubungan kedua diketahui rekan sesama dosen tentu tak jarang Aya lah yang sering menjadi bahan candaan. Tak terkecuali Pak Dekan yang memang terkenal jahil.
__ADS_1
Aya, Babeh, Nyak sedang menikmati sarapan. Haikal yang datang menjemput Aya pun langsung diminta Nyak untuk ikut sarapan bersama mereka.
Mereka sarapan bersama dan menikmati Menu Nasi Uduk sambil sesekali ngobrol.
"Haikal, Ga bosen Babeh ingetin kalian bedua untuk tetep bisa menjaga diri satu sama lain, karena posisi kalian adalah contoh dan panutan bagi banyak mahasiswa." Babeh Fauzi tak bosan-bosannya selalu mengingatkan dan menasehati keduanya agar tidak salah langkah.
"Apa yang Babeh dan Nyak pesen, semata-mata demi kebaikan kalian, Nyak cuma berharap kalian tidak menunda terlalu lama soal menikah, takut khilaf."Nyak Nur dengan gaya santai namun mengena dihati keduanya.
"Walaa taqrabu zinaa innahuu kaana faakhisyatan wasaaa a sabiilaa. Artinya: Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk." Kong Ali yang saat itu baru tiba dan langsung bergabung duduk bersama.
Haikal dan Aya betul-betul mencermati setiap nasehat tetua mereka dan mereka akan jaga sebaik-baiknya amanah dan kepercayaan yang diberikan kepada keduanya.
"3 hari beh."Aya menjawab.
"Jangan salah masuk kamar ye Ay,Kal!"Nyak dengan senyum penuh arti.
Haikal dan Aya tampak malu dengan ucapan Nyak Nur. Terlebih disana ada Babeh dan Kong Ali.
Aya mengecek kembali barang-barang bawaannya agar tidak ada yang tertinggal.
__ADS_1
"Laptop, Ipad, Berkas-berkas, Charger HP, Charger Laptop, HP, Dompet, Apalagi ya?" Aya mengingat-ingat seperti ada yang kurang.
"Sayang, udah siap?"Haikal kini sudah masuk dalam mobil siap untuk berangkat.
"Sebentar Bang, seperti ada yang ketinggalan tapi apa ya?"Aya berpikir sejenak.
"Abang tahu apa yang ketinggalan?"Haikal tersenyum sambil melihat Aya yang sedang berpikir.
"Apa Bang?"Aya mencoba cari jawaban pada Haikal.
"Ini ❤." Haikal mengeluarkan dari saku celananya dan membentuk love dari jari dan diarahkan depan Aya.
"Abang!becanda aja. Saranghaeyo Oppa."Aya layaknya mahasiswa nya yang demam drakor.
"Waduh, Sejak kapan jurusan kamu berubah jadi Prodi Korea Sayang."Haikal tersenyum.
"Sejak Kaprodi di hatinya digondol Pak Rektor Ganteng"Aya balas dengan candaan.
Keduanya tertawa dan mereka pun berangkat menuju Lokasi Lokakarya di Bandung.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...