Hayati

Hayati
Bab 32 Unboxing


__ADS_3

Aya mengemas pakaian dan barang-barang pribadinya ke koper. Sementara untuk keperluan Haikal suaminya sudah disiapkan Aya terlebih dulu.


Akhirnya mereka memutuskan untuk Honeymoon didalam negeri saja mengingat waktu cutinya sisa 3 hari. Keduanya sepakat memilih menghabiskan waktu di pulau dewata Bali.


Haikal mendekati istrinya yang sudah berkemas.


"Sayang, sudah selesai packingnya?"Haikal kini memeluk Aya dari belakang sambil menciumi tengkuk leher istrinya.


Aya tahu saat ini suaminya mulai turn on karena sejak pagi tadi memang ia sudah bisa menunaikan shalat.


Aya beres dengan perpackingannya.


"Abang, ga makan malam dulu? nanti pingsan loh!"Aya menggoda suaminya kini mereka dalam posisi berhadapan.


"Abang maunya makan kamu sayang."Haikal yang semakin mempererat pelukannya dengan tangan menjalar kemana-mana.


"Aya mau ketoilet dulu ya Bang." Aya melepas pelukan Haikal dan menuju toilet.


Aya menyiapkan dirinya sebaik mungkin. Tubuh Aya kini berbalut lingerie satin warna merah dengan modelnya yang luar biasa mampu membobol iman suaminya.


Aya mematut diri dicermin dan memberikan sedikit pulasan make up pada wajahnya hingga semakin mempesona.


Aya membiarkan rambut panjangnya terurai. Semprotan parfum Aya terapkan dibeberapa titik tubuhnya.

__ADS_1


CLEK!


Pintu toilet terbuka. Haikal mentap tanpa berkedip melihat bidadari dihadapan matanya begitu menggoda imannya.


Haikal menghampiri Aya menggendong istrinya ala bridle dan membawa ke ranjang mereka.


Haikal mencium kening, pipi kanan dan kiri, kemudian ciuman dibibir dengan penuh gelora yang memuncak. Ciuman Haikal begitu dalam hingga seluruh rongga mulut Aya terabsen tanpa ada yang terlupakan.


Malam ini adalah malam pertama kedua. Aya ikhlas menjalankan kewajibannya memberikan hak kepada Haikal sesuatu milik Aya yang paling berharga.


Suara saling bersahut melebur dengan desah nafas keduanya saling bergantian.


Menikmati momen tak terlupakan bagi kedua. Malam yang akan selalu diingat sepanjang masa. Malam yang merubah status dari gadis menjadi nyonya.


Surga Dunia kini dapat Aya rasakan meski sering mendengarnya selama ini.


Kini penyatuan itu terjadi saat bersamaan. Sesuatu hangat meresap dibawah sana dan Aya merasakannya.


Keduanya kini berpelukan dengan nafas masih saling memburu.


Aya meringis ketika hendak bangun, ada rasa perih dibawah sana.


"Sayang, sakit ya? Maafin Abang ya. Terima kasih kamu telah menjaganya dan mengizinkan Abang menerimanya."Haikal memeluk Aya dan menciumi kepala istrinya penuh kasih sayang.

__ADS_1


"Sama-sama Bang, Aya juga senang bisa menunaikan kewajiban Aya sebagai istri Abang."Aya membenamkan wajahnya di dada Haikal.


"Sayang, masih sakit?"Haikal menatap mata istrinya.


"Masih sedikit perih. Kenapa Bang?" Aya bertanya pada suaminya.


"Adek Abang tuh Ay."Haikal menunjuk sesuatu.


"Luar biasa suamiku ini.Mau?"Aya tertawa melihat sesuatu yang kini siaga.


"Dengan senang hati."Haikal tanpa aba-aba langsung memulai hobi baru yang menyenangkan.


Tanpa terasa permainan dokter-dokteran keduanya berlangsung hingga 4 putaran.


"Sayang tidur yuk, besok kita berangkat pagi."Haikal menyelimuti tubuh istrinya yang kini tergeletak lemas.


Aya yang memang lelah terhadap hobi baru suaminya memilih memejamkan mata dalam pelukan Haikal.


Haikal menatap wajah istrinya yang telah tertidur dalam dekapannya.


Sentuhan lembut Haikal membelai wajah dan rambut Aya membuat Aya tertidur lelap.


"Baby you are mine, my world stops without you, You are my everything. I love you." ucap Haikal lirih dan mencium kening istri tercintanya.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2