He Is My Man

He Is My Man
cowo brengsek.


__ADS_3

"Halooo dengann siapaa yaa?" Ucapku kepada seseorang di telpon.


"Kucing kecill dimana kamuu sekarang?" Ucapnya kepadaku.


"Dari siapaa kau mendapatkan nomorku? "Tanyaku kepada Brian yang menelpon tadi.


"Bukann hal yang susah untukku menemukann nomormu. " Ucapnya.


"Dimana kamuu? " Tanyannya lagi.


"Bukann urusannmu. " Ucapku dingin.


"Belakangan ini enak yaaa pergi tidak bilang bilang kepadaku.. " Ucapnya marah.


"Heyy apakah kamu ayah kuu?? " Ucapku malas.


"Aku lelakimu. " Ucapnya menegaskan.


"Apaan apaan orang ini bikin malu saja" Ucap batinku.


"Aku sedang sibukk.. Aku matikan yaa. " Ucapku langsung menutup telponnya.


"Kucing kecil ini semakin berani sajaa. " Ucap brian kesal.


"Kemana saja kamu.. Lama sekalii" Tanya Rani.


"Tidak aku hanya mengangkat telpon saja. "Ucapku.


" Siapa yang menelponmu? "Tanya Rani penasaran.


" Orang yang sangat tidak penting. "Ucapku.


" Baiklahh.. Makan lah cepatt keburu dingin nanti. "Ucapnya menyuruhku makan.


" Okayyy.. "Ucapku mengiyakan.


-


-


Selesai makann..


" Temann temann aku pulang duluann yaa, orang tuaku sudahh menungguku dirumah.. Dan supirku sudah menunggu di depan daritadi hehe.. "Ucap fara.


" Baikkk pergi lahh.. Terimakasih sudahh membantuku.. "Ucapku berterimakasih kepadanya.


" Tidakk masalah.. Baiklahh aku pergi duluu.. Dahh."ucapnya.


"Dahhh.. hati hatii" Ucap kami berbarengan.


"Aku dan ilham juga pamit pulang duluann dehh ngel.. Ayo yang kita pulang.. " Ucapnya mengajak ilham.


"Yaaa terimakasih kaliann.. " Ucapku berterimakasih kepada mereka berdua.

__ADS_1


"Tidakk masalah hehe" Ucap ilham dan Rani.


"Baiklahh kami pergi duluann yaa.. Raf tolong jaga angel yaa hehe" Ucap Rani tertawa tidak jelas.


"Pastii hehe.. " Ucap rafi tertawa.


Aku sedikit bingung.


"Baiklahh hati hatii.. " Ucapku kepada merekaa.


"Dahhh" Ucap Rani.


"Yuu sekarang kitaa pulang.. "Ajakk rafi.


" Bolehhkah kitaa mampir ke kembang kado disana dulu? "Ucapku menunjuk ke salah satu toko.


" Baiklahh yuu.. "Ucapnya mengiyakan.


-


-


Kembang kado..


" Kami ingin membeli apaa? "Tanya rafi kepadaku.


" Aku mau membeli beberapa hiasann untuk ku panjang dirumah hehe. "Ucapku menjawab.


" Baiklahh. "Ucapku melanjutkan pencarian barang.


-


-


Selesaii belanjaa..


"Terimakasih sudahh menemaniku belanja.. " Ucapku berterimakasih.


"Tidakk apaa.. Yuu sekarang aku antar kamu pulangg.. " Ucapnya mengajakku pulang.


"Yuu.. "Ucapku.


-


-


Rumahku..


"Sudahh sampaiii.. " Ucapnya.


"Terimakasih sudah mengantarku pulang. " Ucapku.


"Apaa kau mau masuk sebentar untuk meminum teh? " Ucapku mengajak nya.

__ADS_1


"Tidakk usahh ngel kamu sudah sangat lelahh.. Lebihh baik kamu sekarang istirahat, lagipula sekarang sudah gelap.. Lainn kali aku akan mampir.. " Ucapnya.


"Baiklahh hati hatii di jalann.. " Ucapku.


"Yaaa dahh.. " Ucapnya menjalankan mobil.


"Dahhh." Ucapku.


Aku langsung naik kekamarkuu.


"Fiuhhhh lelahh sekali.. Aku mandi dulu dehh biar segeran hehe.. " Ucapku langsung berlalu ke dalam kamar mandi.


Tingtonggg..


Bel pintuku berbunyi..


"Siapa yang bertamu malam malam beginii.. " Ucapku penasaran.


Aku segera lari kebawah dan melihat siapa yang memencet bel itu.


"Hallo kucing kecill. " Ucap lelaki ituu.


"Ngapain kamu kemarii? Ini sudah malam.. Kalo ada urusan besok boleh omongin dikantor. " Ucapku lalu menutup pintu dan ditahan oleh tangannya.


"Aku inginn menginapp.. " Ucapnya berjalan masuk kerumahku.


"Heyy jangan masukk!! " Ucapku menghampiri nya.


"Dimanaa kamarmuu? Aku sangat lelah ingin tidur. " Ucapnya mengabaikan perintah ku.


"Kau tidur lahh di kamar tamu ituu. " Ucapku menunjuk sebuah kamar.


"Tidakk.. Aku ingin tidur bersamamu.. " Ucapnya cuek.


"Aku tidak akan memberitahu. " Ucapku.


"Baiklahh aku akan mencari sendiri." Ucapnya menaiki tangga ke arah kamarku berada.


"Heyy tunggu akuu.. " Ucapku mengejar nya.


"Akhirnya aku bisa tiduran juga hehe.. " Ucapnya membanting tubuh nya kekasurrku.


"Heyy sudahh kubilang kamu tidur diruang tamu bawah. " Ucapku tegas.


"Tidakk mauu.. Kalo kamu tidak mau tidur disini.. Kamu tidur disofa itu saja" Ucapnya mengabaikan.


"Kamu saja yang tidur disanaa. " Ucapku.


"Tidakk.. Sofa itu terlalu keras untukku tiduri." Ucapnya tegas.


"Kamuu inii benar benar dehh.. Baiklahh aku akan tidur dikamar tamu sajaa" Ucapku berjalan meninggalkan dia sendiri.


"Kucing kecil sebegitu bencinya kah kamu kepadaku? Sampai tidak mau tidur bareng diriku" Ucap Brian sedih.

__ADS_1


__ADS_2