He Is My Man

He Is My Man
episode 23


__ADS_3

Aku yang mendengar itu hanya ter bengong dibuatnya..


Tiba tiba sebuah bibir mendarat di bibirku.


"Bri mau apa kamu? " Ucapku berusaha melepasnya.


"Aku sayang kamu. " Ucapnya lagi.


"Brii... " Ucapku lemas.


"Aku menginginkan nya. " Ucap Brian tiba tiba.


"Menginginkan apa? " Tanyaku bingung.


"Ingin ini. " Ucapnya menunjuk ke arah bawah ku.


"Tidakk.. Aku tidak berani. " Ucapku nunduk.


"Aku akan bertanggung jawab.. Aku sangat mencintaimu sayang. " Ucapnya lagi masih berusaha.


"Tapi.. Aku takut itu akan sangat sakit.." Ucapku ragu.


"Tidak akan sakit sayang.. Aku akan main pelan. " Ucapnya menyakinkan ku.


"Tidak! Kita belum sah untuk mulai berhubungan! Aku takut kau tidak akan bertanggungjawab. " Ucapku meronta.


"Baiklah aku harus apa? " Tanyanya lagi lagi.


Aku melihat ada rasa kecewa dari wajah nya..


"Mari kita memulai hubungan dengan serius.. Aku benar benar sangat mencintaimu. " Ucapnya lagi.


"Apakah kamu jatuh cinta kepada ku? " Aku menanyainya lagi.


"Yaaa benar benar jatuh cintaa. " Ucapnya lagi.


"Apa kamu serius dengan apa yang kamu ucapkan? " Tanyaku lagi.


"Ya sayang aku benar benar serius. " Ucapnya tegas.


"Baiklah aku akan berusaha.. Mohon bantuannya. " Ucapku lalu memeluk nya.


"Terimakasih sayang.. Maaf aku sudah kasar kepadamu. " Ucapnya meminta maaf.


"Tidakk ada cewe lain? " Tanyaku.

__ADS_1


"Tidakk.. Hanya kamu seorang. " Ucapnya mencium bibirku.


Aku yang tidak pernah berciuman tidak tau harus melakukan apa..


"Kenapa diam saja? Kenapa tidak membalasnya? " Tanya Brian tiba tiba..


"Itu.. Aku.. Aku tidak pernah melakukan itu. " Ucapku menunduk malu.


"Bri bri.. Kamu lupa orang sepolos dia mana pernah melakukan ini. " Batin Brian memaki dirinya sendiri.


"Aku ajarkan. " Ucap Brian dan langsung melanjutkan kegiatan tadi.


Semakin lama aku mulai bisa mengimbangi nya..


"Cepat sekali mengimbangi nya, apakah dia benar benar baru pertama kali?.. " Batin Brian bertanya-tanya.


"Baiklah sudahh.. Kalau keterusan bisa bahaya. " Ucap Brian melepas pelukannya.


"Ayoo kita tidur. " Ajaknya.


"Kamu tidur dikamar sana.. Aku akan keatas. " UcapkuUcapku menghampiri tangga.


"Tidakk.. Aku ingin tidur berdua, aku janji tidak akan nakal. " Ucap Brian menarik tanganku memohon.


"Baiklah ayo kita keatas. " Ajakku pasrah.


"Sayang kamu tidak memakai bra? " Tanya Brian tiba tiba membuat ku lompat dari kasur.


"Tidakk.. Aku tidak pernah memakai bra saat aku tidur. " Ucapku malumalu menutupi bagian dadaku.


"Baiklah tidak usah malu, kemari kita tidur. " Ucap Brian.


Aku mengiyakan ajakan nya, tapi aku masih sedikit was was.. Apalagi ini pertama kali nya aku tidur bersama laki laki.. Sama si ******** kris aja aku tidak pernah.


Brian memelukku dari belakang.. Berselang beberapa lama tiba tiba tangannya mulai nakal memegang p******a ku.


"Hey tanganmu!!" Ucapku kesal.


"Hehe berbalik lah menghadap ku. " Ucap Brian menyuruh ku berbalik kearahnya.


"Tidak mau. " Ucapku menolak nya.


"Sayangg.. " Rayunya lagi.


"Kamu sangat bawel.. Ada apaa? Aku mengantuk. " Ucapku.

__ADS_1


"Sayang aku ingin minum susu. " Ucap Brian tiba tiba.


"Kenapa tidak daritadi mintanya, sudah keatas baru minta. " Jawab ku kesal.


"Bukan susu itu yang kumaksud.. Tapi ini" Ucapnya memegang p******a ku.


"Heii! Lepaskan tanganmu dari sana! " Ucapku menampar tangannya.


"Tidak akan lebih aku janji. " Ucapnya memohon.


"Kau kebanyakan mengatakan janji. " Ucapku kesal.


"Aku seriuss berjanji.. Sayangg please. " Ucap Brian memohon dengan wajah melas nya.


"Apa itu akan sakit? " Tanyaku malu malu.


"Kamu rasakan sendiri saja nanti. " Ucapnya.


"Tidakk sekarang yaa bri.. Aku belum siapp. " Ucapku tidak kalah memohon.


"Aku ingin sekarang sayang.. Aku janji itu tidak akan sakit" Ucap brian.


"Emmm.. Baiklahhh. " Ucapku mengiyakan.


"Awas kalo lebih aku akan marah padamu. " Ucapku mengancam.


"Iyaa tidak akan. " Ucap Brian dan langsung menaikkan baju tidurku.


"Pelan pelan.. " Ucapku takut kepada nya.


Dia tidak menanggapi dan memulai memainkan nya..


"Mmhhh.. " Desah ku.


"Sangat geli sudah sudah. " Ucapku menarik kepalanya.


"Belum cukup. " Ucap nya dan langsung melanjutkan menghisap p****g ku.


"Aku sangat ngantuk bri.."ucapku.


"Tapi aku masih ingin.. " Ucapnya memelas.


"Baiklah, bermain dengan pelan jangan membangun kan ku. " Ucapku kepadanya.. Mataku terasa sudah 5w sudah tidak kuat menahan kantuk..


"Iyahh sayang kamu tidur saja.. Biar aku melanjutkan kegiatan ku hehe. " Ucapnya cengengesan.

__ADS_1


"Dasar bayi besar. " Ucapku dan langsung terlelap tidur...


"Ini sangat enak. " Batin Brian.


__ADS_2