He Is My Man

He Is My Man
episode 22


__ADS_3

" Ba.. Baiklah maaf mengganggu waktu anda. "Ucap Pricilla lekas pergi.


Pak Tio yang melihat anak nya langsung pergi buru buru ijin untuk mengikutinya..


" Permisi pak saya mau berbicara pada anak saya dulu.. Maaf atas kelancangannya."ucap pak Tio.


"Silahkan" Ucap Brian.


"Kamu mau makan kue sayang? " Tanyanya kepadaku.


"Mauuu." Ucapku menyetujuinya.


"Baiklah ayoo kita kesana. " Ajak Brian, dan aku mengikutinya.


Beberapa menit kemudian acara dansa dimulai..


"Tuan putriku.. Apa kau berkenan berdansa dengan saya? " Ucap Brian tiba tiba mengulurkan tangannya.


"Aku tidakk mau.. " Ucapku pelan.


"Ayolah sayang kasih aku muka" Ucap Brian memohon.


"Baiklah.. " Ucapku menyambut uluran tangannya.


Brian tersenyum sangat senang..


"Tapi aku tidak terlalu bisa berdansa.. " Ucapku malu.


"Tidak apa, kau ikuti iringanku saja. " Ucapnya menenangkan ku, aku hanya membalas nya dengan senyuman.


"Wahh mereka benar benar pasangan yang cocok sekali. " Ucap seseorang.


"Iyahh betul.. Wanita nya cantik dan pria nya tampan.. Benar benar cocok sekali. " Ucap yang satu nya lagi.


Aku yang mendengar tersipu malu..


"Heii sayang kau setuju dengan omongan mereka bukan? kita memang bener bener cocok hehe" Ucapnya menggoda ku.


"Diamm kau!" Ucapku malu.


Brian hanya tersenyum melihat tingkah ku.


-

__ADS_1


-


-


Waktu dansa pun telah selesai..


"Ayo kita pulang.. " Ajak Brian.


"Baiklah." Ucapku.


Didalam mobil..


"Apa kau lapar sayang? " Tanya Brian.


"Tidakk." Ucapku, padahal aku sangat kelaparan sekarang, bagaimana tidak dari siang aku sampai sekarang aku hanya makan kue di pesta tadi..


Tiba tiba perut ku berbunyi. .


Krucukkk...


Brian yang melihat hanya tertawa..


"Hahaha baiklah mari kita mampir ke restauran sana dulu.. Hahahaha.. " Ucapnya tidak berhenti tertawa.


-


-


-


"Sudah kenyang? Apa masih kurang?" Tanya Brian kepadaku selesai makan.


"Tidakk tidakk aku sudahh sangat sangat kenyang hampir tidak bisa jalan rasanya. " Ucapku.


"Kan bisa aku gendong hehehe" Ucapnya mesum.


Aku hanya melototinya..


"Baiklah ayoo aku antar kamu pulang. " Ucapnya mengajakku.


"Yaa." Ucapku.


Sesampainya dirumah..

__ADS_1


"Baiklah makasih sudah mengantar.. Hati hati dijalan. " Ucapku berjalan meninggalkan nya.


"Apa kau tidak mau menyuruhku masuk dulu? Aku sangat lelah.. Biarkan aku istirahat sebentar dirumah mu, Kalo aku kenapa kenapa gimana? " Ucapnya seperti anak kecil.


"Baiklah mari masuk. " Ucapku melangkah masuk dan diikuti nya.


"Aku butuh kamar mandi untuk bersih bersih. " Ucapnya kepadaku.


"Tuhh deket kamar situ ada kamar mandi, aku naik ke atas dulu mau bersih bersih. " Ucapku meninggalkan nya ke atas.


"Sayangg!! " Teriak Brian membuat ku kaget.


"Ada apa kau berteriak keras macam itu? " Ucapku kesal.


"I love you.. " Ucapnya senyum senyum.


Aku hanya lari setelah dia mengucapkan itu..


"Kenapa dia berbicara begitu.. Dasar tidak tahu malu. " Batinku.


Setelah bersih bersih aku lekas turun ke bawah untuk mengeceknya..


"Hei kau tidak pulang bri?" Tanyaku padanya yang sedang menonton televisi.


"Tidak.. Aku akan menginap disini. " Jawabnya santai.


"Ohhh.. Heiii! Tidakk bisa kamu harus pulang. " Ucapku menarik nya.


"Tidak mau sayang, Kemarilah mendekat. " Ucap Brian menarik tangan ku.


"Mau apa kamu! " Tanyaku berusaha lepas dari pelukan nya.


"Biarkan begini. " Ucapnya mengeratkan pelukan nya.


"Angel.. Aku sayang sama kamu. " Ucapnya memajukan muka nya ke arah muka ku.


hallo teman teman makasih sudah bersedia membaca novel ku🤗🙏


Maaf masih kurang bagus atau tidak memuaskan dalam alur cerita ini😁


tolong dimaklumi ini novel pertama yang aku buat🙏🤗


selamat bersenang senang☺

__ADS_1


__ADS_2