
Detektif Ed memikirkan apa maksud dari kata kata tersebut. Ia memanggil Erick dan semua timnya untuk membantunya memecahkan masalah ini.
"Detektif, apa Healer menelpon? apa yang ia katakan?" Tebak Erick.
"Sepertinya dia akan melakukan aksinya lagi, kali ini dia meninggalkan teka teki". Ucap Detektif Ed sambil mencatat teka-teki tersebut di sebuah kertas.
"Berawal dari kecil dengan berselimut semangat dan amarah. Mengubah gelap menjadi terang serta membutuhkan waktu tuk berevolusi. Merayap dan menyebar melenyapkan segalanya. Tumbuh dewasa dengan cara kotor. Berfikir semua bisa didapatkan dengan uang. Mereka hanya orang bodoh yang di berkumpul saat malam. Saat berada di posisi paling panas kesialan dan kerugian akan semakin mendekat". Detektif menjelaskan teka-teki yang ia terima tadi.
"Semuanya, cari info yang berkaitan dengan kalimat kalimat ini di berbagai media". Perintahnya.
"Baik pak". Seluruh tim segera mencari maksud dari teka teki tersebut. koran, majalah, berita, internet, semuanya mereka selidiki tuk mengetahui makhsud teka-teki tersebut.
Apakah ini Puisi? Apa ini sebuah Cerita? Apa mungkin setiap kalimat memiliki arti sendiri?.
Berawal dari kecil dengan berselimut semangat dan amarah.
__ADS_1
Mengubah gelap menjadi terang.
Serta membutuhkan waktu tuk berevolusi.
Merayap dan menyebar melenyapkan segalanya.
Tumbuh dewasa dengan cara kotor.
Berfikir semua bisa didapatkan dengan uang.
Saat berada di posisi paling panas kesialan dan kerugian akan semakin mendekat.
Apakah itu Clue yang ia berikan? Tentang apa? Kejadian? Lokasi? Waktu? Pelaku?. Detektif menutup matanya dan berfikir dengan tenang seolah ia berada dalam ruang kosong yang sunyi.
Ruangan yang hanya ada dirinya sendiri disana, ruang yang tak memiliki waktu sehingga membuatnya dapat berfikir tanpa tergesa gesa.
__ADS_1
Berfikir tentang kalimat tersebut serta maksud dan tujuan Healer memberikan kalimat itu. Apakah yang akan terjadi? Dimana lokasi kejadiannya? Kapan waktu terjadinya? Apa makhsud dari semangat dan amarah, merayap dan menyebar.
Dimana tempat orang bodoh yang berkumpul saat malam. Dimana posisi paling panas? Semua itu berputar putar dalam pikiran detektif Ed. Tak biasanya ia terlihat kebingungan seperti ini. Kini, hanya kalimat itu yang terngiang dikepalanya. Ia tak bisa membiarkan Healer berbuat sesukanya.
(11.55)
Tak lama setelah itu detektif Ed membuka matanya. Seketika ia terlihat fresh dengan senyum terukir di wajahnya. Sepertinya ia mulai mengetahui apa yang dimaksudkan teka teki itu. Ia melihat ke arah jam namun senyumnya hilang saat melihat jam sudah pukul 11.55, Ia langusung bergegas memanggil semua timnya untuk segera berangkat. Rasa panik bercampur tegang kini menyelimuti tubuh Detektif Ed. Namun ditengah-tengah ketegangan tersebut, masih terukir senyum kecil di wajahnya seolah menandakan pertempuran baru saja dimulai.
"SEMUANYA!! BERSIAP KE MOBIL KALIAN MASING MASING, IKUTI SAYA DARI BELAKANG!!" Teriaknya sembari menulis sebuah catatan.
"Apa bapak sudah memecahkan teka tekinya?" Tanya Erick sambil bersiap pergi.
"Ya, Erick kamu ikut saya biar saya jelaskan di perjalanan". Jawab detektif.
"Smith, hubungi pemadam dan beri tahu alamat yang saya tuliskan ini" Ucap detektif Ed sembari memberikan catatan yang ia tulis ke Smith. Setelah itu Detektif bergegas menuju mobilnya.
__ADS_1
"Baik pak". Mereka bergegas menuju mobilnya masing-masing dengan cepat. tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi.