
Dalam waktu 5 menit semuanya sudah berangkat dari kantor pusat ke sebuah alamat yang hanya detektif yang tahu. Didalam mobil detektif menjelaskan kepada Erick makhsud dari kalimat yang Healer berikan.
"Detektif, petunjuk apa yang bapak dapatkan?" Tanya Erick.
"Kalimat itu terlalu panjang untuk dijadikan teka teki. Kalau semua kalimat itu dipisahkan lagi, akan terdapat 3 makna penting di kalimat itu" Detektif Ed mulai menjelaskan detailnya kepada Erick.
"Pertama, Berawal dari kecil dengan berselimut semangat dan amarah, mengubah gelap menjadi terang, serta membutuhkan waktu tuk berevolusi, merayap dan menyebar melenyapkan segalanya. 4 kalimat pertama ini memberikan petunjuk apa yang akan terjadi". Ucap Detektif memperjelas.
"Menurutmu apa yang dapat mengubah gelap menjadi terang?" Tanya detektif tanpa yang fokus dengan stirnya.
"Lampu? Cahaya?" Jawab Erick.
"Ya cahaya. Cahaya apa yang dapat berevolusi dan menyebar melenyapkan segalanya?"
"API!" Erick berteriak saat mengetahui jawabannya.
"Ya. Api meskipun kecil namun ia memiliki jiwa semangat dan amarah sehingga tidak bisa diam. Menjadi cahaya dikala gelap dan semakin besar semakin berbahaya".
"Brarti kejadian kali ini-" Ucapan Erick dipotong oleh detektif.
"Ya, Kebakaran. Lalu yang selanjutnya, Tumbuh dewasa dengan cara kotor, berfikir semua bisa didapatkan dengan uang, mereka hanya orang bodoh yang berkumpul saat malam" Ucap detektif melanjutkan teka tekinya.
"Kalimat ini memiliki 1 makna, yaitu tempat. Lokasi kejadian yang akan terjadi kebakaran" Jelas detektif Ed.
"Lokasi? dimana lokasinya?" Tanya Erick dengan wajah penasaran.
"Apa kau tahu tempat yang selalu ramai dimalam hari?" Tanya detektif.
__ADS_1
"Pasar malam? Cafe? Taman?" Jawab Erick asal.
"Bukan itu, tapi Bar" Jawab detektif.
"Bar? tapi kan itu-". Erick tidak melanjutkan perkataanya.
"Iya, tidak semua umur bisa masuk kesana. Hanya orang dewasa yang dapat masuk, makanya ia bilang tumbuh dewasa dengan cara kotor" Saut detektif memotong perkataan Erick.
"Ohh berarti hanya orang dewasa, Lalu semua bisa didapatkan dengan uang maksudnya?" Tanya Erick penasaran.
"Apa kau tahu alasan orang orang ke bar selain untuk minum saat malam?" Tanya detektif balik.
"Bar? eh, oh wanita-" Tebak Erick.
"Ya, tidak lain dan tidak bukan adalah tempat Prostitusi. Saat siang mereka menjadi Waiters, saat malam mereka menjadi Pekerja. Saya sudah pernah menyelidiki tempat tempat Bar di daerah sini dan hanya sedikit yang menyediakan klub malam". Ucap detektif memperjelas.
"Menurutmu dimana posisi paling panas?" Tanya detektif balik.
"Di gurun? Tempat yang takda pohon?" Jawab Erick dengan logikanya.
"Bukan, tempat dimana kita tepat dibawah matahari. Kapan matahari tepat berada di atas kepala kita?". Tanya detektif.
"Saat jam 12.00. Ahh, tapi bagaimana dengan kerugian dan kesialan mendatangi?" Tanya Erick masih penasaran.
"Kerugian dan kesialan di lambangkan dengan angka 13. Maka kebakaran akan terjadi pada siang hari pukul 12.13" Jawab detektif singkat.
"Berarti kurang dari 5 menit dari sekarang". Ucap Erick sambil melihat jam tangannya.
__ADS_1
"Ya, kita harus cepat". Ujar detektif sambil menaikkan kecepatan mobilnya.
(12.20)
Takut, Kaget, Cemas, Panik semua itu terukir jelas di wajah kedua pria ini. Perasaan tegang dengan disertai keringat dingin membuat mereka tak bisa melangkah.
Setibanya di lokasi kejadian, sebuah bangunan 4 lantai terlihat telah terlahap oleh api panas. Pemadam yang baru tiba langsung sigap mematikan si jago merah yang sedang marah itu. Semua polisi mengevakuasi lokasi kejadian. butuh waktu sekitar 2 jam untuk memadamkan api.
"Erick, jam berapa kita tiba di lokasi?" Tanya detektif Ed.
"Jam 12.20 pak". Jawab Erick pelan.
"Hanya dengan 7 menit api sudah menyebar melahap seluruh bangunan. Ini benar benar sudah direncanakannya" Ucap detektif sambil merenung.
Setelah semua urusan di lokasi kejadian selesai, semua unit kepolisian kembali ke markas untuk menyelidiki hal ini.
Ditemukan 28 orang sebagai korban dengan kondisi tak bernyawa dan luka bakar di seluruh tubuh. 5 diantaranya pria dan sisanya wanita. Diketahui mereka Pegawai, Barista, Pekerja, dan Pemilik bangunan bar tersebut.
"Erick, cari info tentang HEALER, siapa dia dan apa tujuannya". Pinta detektif Ed.
"Baik pak, tapi kita masih kurang bukti dan petunjuk. Kita membutuhkan petunjuk lain tentang dirinya". Ucap Erick yang meminta waktu lebih untuk menyelidiki kasus ini.
"Baiklah kumpulkan setiap petunjuk saat dia menghubungi lagi nanti. Tak akan kubiarkan kau menang HEALER". Ucap Detektif Ed dengan tangan mengepal.
__ADS_1