HEALER

HEALER
Penyelidikan


__ADS_3

AcWell - Dawn Bay


Setibanya dilokasi detektif dan polisi berlarian menyusuri tempat itu. Waktu sudah menunjukan pukul 06.07 dan Fajar sudah terbit saat mereka sedang perjalanan tadi. Namun mereka tetap mencari kejanggalan dari lokasi tersebut.


Tak lama setelah mereka mencari, terdengar sebuah teriakan dari tepi pelabuhan.


"AAAAA!!!" Semua orang yang mendengarnya sontak bergegas menuju lokasi teriakan berasal. Saat detektif tiba di lokasi teriakan berasal. Ia melihat tumpukan mayat, dan polisi yang terduduk karena shock.


Ya, pembunuhan telah terjadi dan mereka terlambat, terdapat banyak mayat yang tewas dengan cara yang berbeda. seluruh tempat itu terbanjiri darah segar dengan disinari cahaya fajar pagi hari. Seketika semua perjuangan yang mereka perbuat telah sia sia.


Sudah 1 jam berlalu setelah kejadian tersebut, semua korban telah dievakuasi dan lokasi sudah dibersihkan. Setelah diselidiki lebih lanjut, terdapat 42 orang yang tewas dengan cara yang berbeda beda. 8 orang tanpa kepala, 7 orang tenggelam dengan kondisi terikat, 13 orang ditumpuk seperti gunung dengan luka lubang di perut,4 orang gantung diri, 5 orang tertembak di kepala, 3 orang hangus terbakar, 2 orang dikuliti.


Benar-benar kondisi yang menakutkan. Setelah semua kejadian telah selesai di bereskan, Detektif Ed dan polisi kembali ke kantor untuk menyelidiki Healer. Setibanya di kantor polisi, semua unit berkumpul untuk menyelidiki Healer lebih lanjut. Namun saat mereka sedang dalam keadaan fokus, terdengar suara Telpon yang memecakan keheningan.


Detektif yang berada disana bergegas mengangkat telfon tersebut.


"KRINGGGG!!!".


"Selamat Pagi ini kantor kepolisian. ada yang bisa saya bantu?" Ucap detektif.


"Tentu~" Ucap Healer melengking.


"Hahh, berhentilah membuat masalah brengsek. Kami sedang mencari tahu identitasmu, sebentar lagi kau akan tertangkap" Ancam detektif.

__ADS_1


"Oh tentuu. apa kau mau kuberi petunjuk? Jangan kasih tau siapa pun ya ini rahasia kita aja. aku memiliki tato sayap malaikat di leher, Ssttt jangan bilang siapapun oke?" Ucap Healer. Entah apa yang direncanakannya dengan memberitahu ciri-cirinya.


"Apa-apaan kau ini. Jangan bercanda" Ujar detektif kesal.


"Oops sepertinya cukup sampai disini saja pembicaraan kita. aku butuh makanan untuk memenuhi perutku agar bisa menjahili kalian, sampai jumpa" Healer mematikan telponnya.


"Dasar sialan" Ucap detektif.


"Apa barusan itu Healer?" Tanya Erick.


"Ya, tapi kali ini dia tidak memberikan teka teki, berarti belum ada aksi selanjutnya lagi" Jelas detektif.


"Erick, Smith, Apa kalian mendapatkan sesuatu dari hasil penyelidikan identitas Healer ini?" Tanya Detektif Ed.


"Tambahkan info ini juga, dia memiliki tato berbentuk sayap malakat di lehernya, itu yang ia katakan di telpon tadi" Pinta detektif.


"Dia? memberikan petunjuk? dia benar benar mempermainkan kita" Ucap Erick kesal.


"Baiklah, terus lanjutkan penyelidikannya, kita harus menangkapnya secepatnya" Perintah Detektif Ed.


"Baik Pak" Jawab keduanya serentak.


 

__ADS_1


 


 


 


 


 


 


 


Akhh telat tuh mereka :(


42 donk yang tewas (>_<)


Okke tunggu kasus selanjutnya ^-^


 


 

__ADS_1


__ADS_2