
noah meratapi kemalangan nya, kali ini kesalahan nya mungkin akan susah untuk di maafkan, membawa nona Elisa tanpa mengingat kan waktu yang di jadwal kan bersama pangeran yohan.
pangeran duduk di atas kursi taman yang memiliki tanaman liliya dan lavender. sungguh aromatik yang alami.
Elisa menghampiri pangeran tanpa merasa bersalah walaupun tangan berkeringat dingin.
pangeran menatap Elisa yang datang sendiri. tersenyum manis dan mengarahkan jarinya untuk memberi isyarat agar Elisa duduk di seberang meja.
pangeran terus menerus tersenyum. Elisa merasa tidak nyaman dengan sikap pangeran. mungkin kolot atau tolol, pikir Elisa.
Elisa menuangkan teh di cangkir, menyodorkan pada pangeran yohan yang tampan dan malang.
Elisa malu-malu mendekati pangeran nya bukan merasa malu dengan pangeran tetapi malu dengan wajahnya.
seorang prajurit menghampiri pangeran, membisikkan hal penting. Elisa mengabaikan tingkah mereka tanpa melirik. Elisa tanpa sadar mempedulikan image nya. dan memperlihatkan sisi a don't care.
"nona Elisa apa anda bisa mengikuti saya" tanya prajurit dengan lemah lembut. Elisa mengangguk dan pergi.
sosok menteri agung menghampiri pangeran dan mendiskusikan sesuatu hal.
Elisa meminta prajurit membawa nya ke kadang kuda. belum sempat sampai. prajurit malang itu di pukul sampai pingsan oleh putri Molina.
"apa yang terjadi... 'tanya Elisa.
__ADS_1
putri Molina menarik tangan nya. membawa Elisa keluar dari Kerajaan.
di lorong kereta kuda. putri Molina terlihat capek karna baru kali ini ia berlari terlalu jauh.
" putri, apa yang terjadi " tanya Elisa.
"kau, tidak ingat aku? " tanya putri Molina.
Elisa mengerutkan keningnya nya.
"tidak" jawab Elisa.
putri Molina menghela nafas. berdiri tegak dan memperlihatkan sisi kerenya.
"aku adalah saudara adam. entah bagaimana aku sudah di sini" celoteh putri Molina.
"oooo..... haron..... kau haron. " kagum Elisa.
putri Molina menganguk membenarkan nya. membawa Elisa berjalan jalan di sekitar kerjaan untuk melihat pasar makanan.
Elisa dan putri Molina merayakan kebersamaan mereka lagi. menikmati makanan dan jajanan. yang ada di kawasan surgawi nya makanan.
kebetulan noah melihat mereka berdua yang sedang asik makan makanan di pasar makanannya:).
__ADS_1
"nona, tuan putri,...... sedang makan? apa kalian sudah di beri izin? "
Elisa menarik tangan putri berlari menjauh dari seseorang monster_noah.noah merasa dirinya sangat ditakuti oleh Elisa.
seperti anak kecil mereka saling berkejaran satu sama lain. sekelompok Assassin menghalangi putri dan Elisa. segera mungkin noah melindungi mereka.
"serahkan gadis itu... " perintah mereka.
noah mempertahankan diri memperhatikan mereka satu persatu agar mengetahui identitas mereka. noah mendapatkan salah satu ciri khas mereka. ada titik hitam di mata kiri salah satu anggota Assassin.
"siapa kalian. tidak akan aku izinkan. " kata noah berjiwa pahlawan.
Elisa terkekeh kecil. mengejek noah yang bertubuh kecil seperti perempuan.
dengan sigap pertarungan terjadi. Elisa yang sedikit memahami permainan pedang, membantu noah dengan kayu seadanya.
putri Molina berdiam diri. bingung mau melakukan apa. ia sadar diri nya hanya menambah beban. berlari mencari polisi yang berjaga di kota.
Elisa dan noah bertarung dengan Assassin yang sudah pasti berbeda level. Elisa menemukan cela melarikan diri. noah seperti karung goni di tarik oleh Elisa.
tanpa mengetahui dena alias buta map. Elisa membawa noah ke permukiman penduduk yang menjadi tempat bordil.
tarian mematikan datang dari wanita bordil yang datang tiba-tiba, seperti tahu masalah mereka.
__ADS_1
mata yang tajam. senyuman yang manis. riasan yang ringan berpadu lukisan wajah seperti pohon sakura. menghipnotis mereka.
sejenak mereka berdua tertarik menonton wanita bordil itu. tanpa sadar mereka sudah di rumah bordil yang megah dan mewah.