
Di bulan pertama pada tahun ini akhir bulan nanti aku bertambah usia yang kesekian kalinya aku sangat bersyukur masih di beri umur sampai detik ini
karena usiaku sudah cukup umur sudah waktunya aku membuat KTP di kantor kecamatan di daerahku seperti biasanya diantar jemput oleh kakak ku meski dengan malas kakak mengantarku pergi
setelah semua nya beres dan tuntas kami berdua pulang ke rumah yang jaraknya jauh dari kantor kecamatan sesampainya di rumah aku menyalakan hp ku dan mulai membuka akun sosmed ku dan benar saja dugaan ku ada notifikasi dari dirinya
memang setiap hari kami sering mengirim pesan dari pagi sampai malam aku stay terus karena tidak ada kerjaan yang berarti yang bisa aku lakukan kebetulan aku yang baru lulus sekolah jadi tidak ada kegiatan sekolah apalagi dirinya waktu kerjanya hanya pada malam hari saja jadi kami berdua banyak waktu Kosongnya
" assalamu'alaikum dek "
" waalaikumsalam iya "
" lagi apa nih dek? "
" ini baru pulang dari kantor kecamatan baru beres bikin KTP "
" emang nya kamu udah cukup umur? "
" udah dong sekolah aja dah tamat "
" oh iya ya baru lulus "
" iyalah masa lupa sih "
" hehe ya kirain kamu masih dibawah umur gitu"
" idih dikira aku masih bocah ingusan "
" lah iya mau punya KTP pun umur mu tetep dibawah ku de "
" lah cuma beda 2 tahun aja belagu "
" yah harus dong, umur boleh tua tapi wajah masih muda ckck "
" kalo tahunnya sebelahan kita cuma beda 1 bulan loh "
" iya betul itu tapi kita tahunnya gak sebelahan dek "
" nanti aja di pelaminan kita sebelahan nya hehe "
" kamu jadi manten aku jadi tamu nya gitu?"
" ya sama sama jadi manten lah dek "
" gimana jodohnya lah "
" aamiin "
" iyain deh biar cepet "
" gitu amat kamu dek "
" bodo amat "
" emang umur berapa sekarang kamu dek?"
" 18 tahun "
" bisa nyusul aku dong ya "
__ADS_1
" ya enggak lah "
" bisa dek aku udah mau 20 tahun ini "
" udah tua ya "
" belum lah masih muda "
" ya udah kepala 2 itu "
" iya nanti kamu juga sama dek semoga sampai ya dek umurnya "
" iya aamiin sama kamu juga semoga panjang umur ya berkah umurnya "
" iya aamiin kamu juga ya "
" kamu lagi apa? "
" ini lagi santi aja sih "
" sendirian? "
" iya dek "
" temennya pada kemana? "
" ada di belakang "
" oh iya deh kenapa gak gabung ?"
" nanti aja lah, dek aku mau ngasih sesuatu buat jadi pegangan kamu ya "
" apaan tuh? "
" jangan aneh aneh ya "
" lah aneh aneh apa to ya enggak mungkin lah dek "
" emang apa sih "
" nanti juga dianter sama kurir paket dek semoga sampainya pas hari ulang tahun kamu ya "
" oh jadi kado buat aku gitu "
" ya bisa dibilang begitu lah "
" eh gak usah repot repot lah, mending kasih buat mbak mu aja "
" ya gak repot kok dek semoga bermanfaat ya "
" gak usah loh gak enak aku nerima nya "
" jangan gitulah deh udah terlanjur aku pesan nih dek "
" ya udah nanti biar aku yang bayar "
" jangan lah dek udah aku bayarin "
" ya udah aku transfer ya sini no rekening kamu "
__ADS_1
" gak usah lah dek gak apa apa kamu Terima aja "
(dalam hati aku bergumam kamu memang sebaik itu dan baru pertama kali nya ada lelaki sebaik ini sama aku terharu aku jadinya)
" makasih ya, aku terima nih semoga Allah ganti sama yang lebih lagi ya "
" iya dek aamiin, gak usah sungkan gitulah dek"
" ya malu aku "
" jangan dong, dek boleh nelpon gak "
" ya sok aja "
kemudian dia menelpon ku dan kami berdua larut dalam obrolan yang seru sampai lupa waktu setelah 2 jam menelpon adzan ashar berkumandang aku berpamitan untuk solat lalu mengakhiri obralan
aku membuka kerudung ku lalu mengambil air wudhu setelah nya sholat fardhu yang 5 waktu menemui sang Maha penciptaan serta merta memohon dan meminta pengampunan dan kemudahan dari Tuhan yang Maha Esa
beberapa hari kemudian datang kurir paket ke rumah aku yang sudah menunggu langsung menghampiri dan mengambil itu paket setelah kurir pamit aku masuk kedalam lalu langsung aku buka dan ternyata isinya sebuah mushaf al Quran yang ada terjemahan nya dengan hati senang lalu aku kirim pesan untuknya
" ini paket nya udah sampai, makasih banyak ya "
" alhamdulillah, semoga bermanfaat ya dek jangan lupa dibaca ya "
" iya in sya Allah aku baca "
" sengaja aku kasih quran biar kamu rajin baca quran nya "
" wah iya makasih ya tapi ini kebetulan banget sama kayak punya aku loh quran nya "
" oya coba liat "
aku foto kedua quran itu lalu ku kirim foto nya, senangnya hati ada yang mengingatkan diri pada kebaikan semoga Allah mempermudah semua urusanmu dan melimpah kan rezeki untukmu dan keluarga mu doaku dalam hati
" iya dek ya warna nya juga hampir mirip "
" iya mbak kamu dibeliin gak tuh? "
" mbak udah punya, suka gak dek? "
" alhamdulillah suka "
" alhamdulillah kalo suka, aku bingung mau pilih warna nya soalnya gak tau kamu suka warna apa "
" ya gak apa apa ini juga suka kok kebetulan aku emang suka warna yang gelap gak terlalu suka yang terang terang "
" ya alhamdulillah kalo gitu "
obrolan berlanjut sampai waktu sholat tiba kami jeda dan biasanya dilanjut lagi malam jika toko yang dia jaga tidak ramai pelanggan
dia sudah setahun bekerja di toko yang menjual jamu dan obat lainnya di salah satu daerah yang berjarak 3 jam dari rumah nya hingga dia harus tinggal ditempat kerjanya yang kebetulan pemilik nya seorang pemuka dakwah islam
setiap ada hari perayaan besar seperti idul fitri dan idul adha ia menyempatkan pulang ke rumah paling lama jatah cutinya seminggu tergantung situasi dan jadwal giliran dengan teman kerjanya
aku mengenalnya sudah hampir 4 bulan jadi tau beberapa hal dari kehidupan nya itupun dia yang bercerita atau kadang kadang aku yang bertanya
dia termasuk orang yang humoris dan enak diajak ngobrol jika kami sedang ada banyak waktu senggang bisa mengobrol sampai berjam jam lamanya
biasanya kami bercerita tentang kehidupan sehari hari kami tak pernah sekalipun kami membahas masa lalu malah lebih sering halusinasi bisa menikah dan tinggal bersama
__ADS_1
dengannya aku bisa tertawa lepas dan bebas karena nya aku bisa melepas luka di masa lalu yang membekas, bagiku dirinya bagaikan air yang menyirami gersangnya gurun pasir
dia tulus dan amat baik hati hingga tak enak hati rasa nya bilang aku harus menggores luka padanya, maafkan aku yang tak sempurna juga terimakasih mau menerima aku dengan segala kurangnya aku