Hot Scandal

Hot Scandal
Episode 3 Kau


__ADS_3

Senyum kecil dari sang gadis bernama Ji Ah mengembang. Wajahnya terlihat amat bahagia dengan kedua lesung pipi yang menonjol cantik. Tanpa basa- basi Ji Ah langsung menunduk di hadapan Eliot yang sedang duduk sambil menyilangkan kakinya. Seperti gaya bos- bos di TV.


Dengan dahi mengkerut dan tangan kanan masih di samping dagu. Eliot menatap Ji Ah penuh selidik. Ia yakin jika ada sesuatu sampai gadis berusia 19 tahun itu menunduk padanya di hadapan semua orang. Terlalu berpikiran negatif? Tidak juga. Terkadang kecurigaan itu perlu agar kita senantiasa berhati- hati kepada siapapun itu.


Ji Ah menegakkan tubuhnya, “Saya sangat senang karena Kak Yeeshai Xuemei mengingat artis kecil seperti saya ini.”


Eliot mendengus, “Huh, artis kecil? Jika kau memang artis kecil. Kau tidak mungkin bisa melakukan syuting film bersama artis terkenal seperti ku.”


“Ah, soal itu. Sepertinya Ji Ah sedang sangat beruntung. Jadi bisa debut bersama dengan Kak Yeeshai Xuemei yang sangat tampan!”


“Pujianmu terlalu berlebihan.”


“Tidak benar! Kak Yeeshai Xuemei memang yang terbaik di antara yang terbaik!”


“Haha. Terima kasih tapi,”


Eliot beranjak dari tempat duduknya. Berjalan pelan ke arah Ji Ah dengan seringai khasnya. Tepukan ringan di bahu diberikan. Eliot mendekatkan bibir tipisnya ke telinga Ji Ah membisikkan sesuatu. Iris abu- abu terang itu seketika membola. Ia terdiam di tempat.


“Semoga berhasil, Ji Ah. Aku tunggu hasil kerja keras mu selama ini.”


Tangan Ji Ah mengepal kuat sampai buku- buku jarinya memutih. Dari kejauhan, Ha Eun, manajer Ji Ah melihat hal itu dengan dahi mengkerut. Pagi hari bertukar menjadi sore hari secepat ribuan kedipan mata. Pyar! Barang- barang kosmetik dengan harga setinggi langit dibanting kuat.


“KURANG AJAR!!!”


“Nona Ji Ah. Tolong tenanglah sebentar.”


“Sialan! Sialan! SIALAN KAU YEESHAI ELIOT!!!”


Tangan ramping itu masih sibuk mengobrak- abrik meja kosmetik di hadapannya. Sekarang lantai sangat kotor. Bedak berceceran dimana- mana, lipstik yang tanpa sengaja meninggalkan noda coretan, serbuk blush on yang mengenai cermin rias, dan masih banyak lagi. Napas itu memburu dengan cepat.


Rambut hitamnya diacak- acak kasar. Iris abu- abu membola, gigi bergemeretak keras, tangan dikepal dengan aliran darah yang mulai mengucur turun. Sudah jelas, kalau Ji Ah sangat marah saat ini. Dia sudah dipermalukan didepan orang- orang. Martabatnya dihancurkan seperti debu.


“Tidak. Tidak! Tidak bisa begini! HA EUN!!!”


“Ya, Nona Ji Ah?”


“Apa ada kabar dari para paparazi yang aku kirim untuk mencari aib Eliot?!”


“Selain anak bernama Yeeshai Rae?”


“Ya!”


Ha Eun menggeleng cepat, “Saat ini belum ada Nona.”


“Dasar sampah tidak berguna! Percuma aku membayar mereka mahal- mahal hanya untuk berita bodoh itu!”


Ting!


Suara seperti ada chat yang masuk ke dalam tablet Huawei MatePad T yang dipegang Ha Eun mengalihkan pertengkaran itu. Senyum bahagia namun berbahaya tercipta di sudut bibir Ha Eun. Ia terus mengotak- atik tabletnya, membuat Ji Ah penasaran. Apa ada sesuatu yang bagus?


“Nona! Saya punya ide!”


“Hah! Ide apa yang kau punya?!”


“Dulu aku pernah membaca tentang sebuah kasus yang cukup baik untuk kita gunakan saat ini. Kita hanya perlu memancing para penggemar Yeeshai Eliot yang bodoh itu.”


“Huh? Bagaimana caranya? Dan rencana apa yang kau maksud?”

__ADS_1


“Apa Nona pernah mendengar kasus tentang anak haram?”


“Ya, aku banyak membacanya. Pada zaman dahulu juga sangat banyak malah. Memangnya kenapa dengan itu?”


“Apa Nona tidak penasaran? Yeeshai Eliot, artis bodoh itu kembali tanpa seorang istri. Hanya anaknya saja.”


“Maksudmu?”


“Ck, Nona ini benar- benar, deh! Coba pikirkan. Bagaimana anak itu bisa lahir tanpa adanya seorang wanita? Pasti ada hal seru yang terjadi.”


“Oh. Maksudmu seperti cerita CEO- CEO yang menghamili seorang wanita tanpa mau tanggung jawab begitu? Lalu jika anaknya sudah lahir. Maka Si CEO itu hanya akan mengambil anaknya dan membuang sang wanita?”


“Tepat sekali!”


“Tapi... Bukannya aku meragukanmu. Hanya saja, bagaimana jika dia bisa menghindari hal itu dengan mudah?”


“Tenang saja, Nona. Saya punya rencana cadangan.” Senyum jahat Ha Eun mengembang.


“Haha. Aku benar- benar tidak sabar dengan rencana mu itu. Ha Eun.”


꧁ꕥ❦︎♫︎❦︎𑁍❦︎♫︎❦︎ꕥ꧂


Blarr, api kecil dari sebuah lilin yang ditaruh diatas piring kecil tiba- tiba tertiup. Walau hanya sedikit bergoyang dan tidak padam. Rae tau, ada sesuatu yang tidak beres terjadi. Ditatapnya lilin itu dengan sangat lekat. Mencoba menerawang apa yang terjadi.


Cklak!


“Hah?!” Rae segera menoleh terkejut.


Pintu terbuka tiba- tiba. Alis Rae menukik tajam tapi setelah tau siapa yang datang, ia segera menghela napas lega. Langkah kaki yang besar mendekat secepat mungkin. Rambut pendek berwarna coklat keemasan yang sangat menawan dan menyejukkan mata.


Senyum ramah dari bibir sewarna bunga mawar itu mekar dengan indah, sungguh menggoda. Rae ikut tersenyum manis. Padahal baru beberapa hari ia tidak bertemu dengan dokter lelaki itu. Tapi rasanya sudah sangat lama sekali. Ia segera berseru dengan suara cadelnya.


Tawa renyah terlontar keluar. Ia berlutut tepat di depan Rae dengan mata menyipit. Sudah jadi kebiasaan setiap kali tertawa, Hikaru akan otomatis tidak dapat melihat karena matanya sipit. Ia lahir di Kota Osaka, Jepang tapi mencari pekerjaan di China. Sekalian menjelajah dunia katanya.


“Wah, Rae- chan. Kau sangat rajin, ya. Tapi kenapa kau membaca dalam gelap? Itu bisa merusak mata mu, loh.”


^^^[Chan (ちゃん) adalah akhiran^^^


^^^kecil; gelar ini mengungkapkan^^^


^^^bahwa si pembicara sedang berbicara^^^


^^^pada orang yang dikasihi. Secara^^^


^^^umum, chan digunakan untuk bayi,^^^


^^^anak kecil, dan gadis remaja.]^^^


“Tidak apa- apa, Kak Hikaru. Rae memang suka membaca dalam gelap, kok.”


“Haha, nyali mu besar juga ternyata.”


Rae memiringkan kepalanya, “Kak Hikaru datang sendirian saja? Biasanya dengan Kak Hyeon.”


“Huh. Kau mengatakannya seperti aku tidak bisa hidup tanpa si galak itu saja.”


“Hm?” Dahi Rae mengkerut bingung.

__ADS_1


“Dia juga datang. Tapi entah pergi kemana tuh orang. Tau- tau saja menghilang.”


“Benarkah? Apa dia tidak pamit terlebih dahulu kepada Kak Hikaru?”


“Hah? Pamit? Kenapa dia harus pamit kepada ku terlebih dahulu?”


“Kata Papa jika kita ingin pergi, kita harus pamit terlebih dahulu.”


“Memangnya dia siapa ku?”


“Um... Sahabat...?”


“Kenapa nada bicara mu terdengar ragu begitu?!” Tanya Hikaru tidak terima.


Rae hanya tersenyum sambil sesekali tertawa. Tau jika lelaki dewasa dihadapannya ini merasa kesal. Ia hanya membuka satu kelopak mata dan kelopak mata lainnya tertutup. Berusaha terlihat imut agar amarah Hikaru padam. Untungnya taktik kecil itu bekerja dengan baik.


“Ck, kau menggunakan keimutan mu dengan sangat baik.” Sebal Hikaru.


“Hihi, terima kasih.”


Ting!


Hikaru mengecek ponselnya, “Oh. Hyeon menunggu dibawah. Ayo turun. Katanya sekalian makan malam bersama.”


“Apa Kak Hikaru dan Kak Hyeon akan menginap di sini?” Tanya Rae penuh harap.


“Tentu saja jika kau mau.”


“Asik!”


“Ayo turun.”


“Tunggu. Rae mau membereskan buku- buku ini dulu. Sekalian mengambil satu buku untuk ditaruh di laci kamar Rae.”


Hikaru menghela napas, “Hah... Jangan membaca terlalu larut.”


“Baik! Kak Hikaru turun duluan oke?”


“Yakin tidak perlu dibantu?”


Rae mengangguk pasti, “Um!”


“Baiklah. Kak Hikaru duluan, ya.”


Beberapa detik berlalu setelah Hikaru pergi, Rae melirik ke tumpukan buku di sampingnya tajam. Ia menyingkirkan buku- buku itu dan mengambil sesuatu yang tertindih di bawahnya. Sebuah ponsel. Itu adalah pemberian Eliot saat ia akan pergi ke Kyoto, Jepang. Klik, iris biru muda Rae membola.


“Apa yang...?”


|Berita terpanas tahun ini!!! Yeeshai Rae adalah anak haram?! Trending#1|


Klik!


|Kita sudah pasti kenal, ya dengan anak bernama Yeeshai Rae yang membuat heboh beberapa hari ini. Tapi sempatkah Anda berpikir. Mengapa hanya anak itu saja yang dibawa kembali setelah hilangnya artis tampan kita Yeeshai Eliot?


Dimanakah istrinya? Kenapa dia tidak kembali bersama istrinya? Apakah ada sesuatu dibalik tidak tampaknya wajah sang istri dari artis tampan kita Yeeshai Eliot? Ada banyak sekali kemungkinan dalam hal ini. Dua diantaranya adalah...


Kemungkinan jika istri dari Yeeshai Eliot sudah tiada atau... Yeeshai Rae adalah anak haram yang ia sembunyikan selama ini. Mungkin terdengar aneh. Tapi coba pikirkan sekali lagi. Bahkan para paparazi saja tidak ada yang bisa mendapatkan fotonya. Bukankah hal ini cukup aneh?|

__ADS_1


“Kenapa tiba- tiba mereka...?”


__ADS_2