
Bruk, Eliot segera merebahkan tubuhnya yang besar ke atas ranjang. Saat ini ia menginap di The Ritz-Carlton Kyoto. Tubuhnya terasa sangat sakit di setiap sisi, banyak sekali adegan action di dalam dramanya kali ini. Belum lagi adegan terbang yang dilakukan para cultivator- cultivator jaman dahulu.
Secuil pemberitahuan, sebenarnya Eliot sangat takut ketinggian. Sekarang pukul 21.00 malam, ia harus segera tertidur karena ia harus kembali syuting nanti pukul 04.00 pagi. Saat sang arunika atau yang biasa kita sebut matahari akan terbit dari arah Timur. Tepat dibelakang danau tempat dia harus melakukan beberapa jurus bela diri.
“Ugh... Ini sangat melelahkan.”
Tok!
Tok!
Tok!
“Huh? Siapa itu?”
Eliot segera membuka pintu kamarnya. Ternyata salah seorang pelayan yang sedang mengantarkan sarapan. Tanpa basa- basi ia segera mengambil makanan itu dan kembali masuk. Sangat sepi, biasanya jam segini ia gunakan untuk mengacak- acak rambut Rae atau lain sebagainya.
“Gabutnya hidup ku ini~ Kira- kira harus ngapain, ya, biar nggak gabut?”
Ia segera mengambil handphone yang ia letakkan di salah satu saku celananya. Saat dibuka ternyata sangat banyak notifikasi dan semua itu berhubungan dengan dirinya. Eliot segera mengingat- ingat apa yang ia lakukan selama ini setelah tiba di tanah air.
Dahi Eliot mengkerut, “Apa aku terlibat skandal dengan salah seorang artis lagi? Tapi mendekati perempuan saja aku tidak pernah.”
|Berita terpanas tahun ini!!! Yeeshai Rae adalah anak haram?! Trending#1|
“Hah?! Mereka semua tidak waras, ya?!”
“Ada apa, Tuan?” Ochi tiba- tiba menyahut.
“Ya, Tuhan Ochi! Budayakan sopan santun! Ketuk pintu dulu kali!”
“Lupakan hal itu. Saya sudah membaca beritanya.”
“Jadi kau sudah tau.”
“Sebagai penanggung jawab Anda. Saya harus selalu update berita terbaru, kan?”
“Begitu. Jadi bagaimana?”
“Beritahu saja mereka kebenarannya. Tidak perlu terlalu berbelit- belit. Kau bukan benang.”
“Ck, ini bukan saatnya bercanda!”
“Ya sudah itu tadi. Beritahu kebenarannya. Mau di ubah pun kebenaran juga cuma ada satu.”
“Baiklah... Ochi, siapkan kamera! Aku mau melakukan live streaming!”
“Baik, Tuan.”
Kamera sudah siap, mengarah ke wajah Eliot yang sedang duduk di atas ranjangnya. Ia terus saja menghela napas berat entah sampai berapa kali. Yang dia lakukan adalah kepada Rae adalah sebuah kebaikan besar. Lalu kenapa ia harus takut? Tidak, ia tidak takut kepada perkataan para binatang itu.
Ia hanya takut dengan reaksi Rae karena sudah pasti berita ini akan sampai ke telinganya. Mengira jika semua yang Eliot lakukan murni karena rasa kasihan. Padahal semua itu Eliot lakukan karena rasa sayangnya pada Rae. Anak itu sudah mencuri hatinya sejak pandangan pertama.
__ADS_1
“Baiklah, Tuan. Anda sudah siap?” Ochi memberi aba- aba.
Eliot menarik napas panjang lalu menghembuskan nya dengan pasti, “Ya! Aku siap!”
“Oke. Dalam hitungan 3... 2... 1... Mulai!”
“Saya Eliot Yeeshai, sudah mendengar berita buruk tentang anak saya Rae baru- baru ini dan saya ada di sini untuk memverifikasi hal tersebut.”
Eliot melanjutkan, “Sebenarnya Rae adalah anak yang saya adopsi. Saya pertama kali bertemu dengan Rae saat di rumah sakit. Dia sangat lemah saat itu. Di tambah lagi di sana tidak ada siapapun kecuali Rae seorang.”
“Anehnya, saat melihat anak itu saya merasa sangat senang. Seperti memiliki ikatan batin layaknya seorang ayah dan anak sungguhan. Sejak saat itu saya mengadopsi Rae.”
“Dan semua hal itu karena saya menyayanginya dan bukan karena rasa kasihan. Sekian dari saya, terima kasih banyak dan sampai jumpa lagi!”
Di akhir video Eliot tersenyum senang. Ia merasa bahagia saat menceritakan apa yang ia rasakan pada Rae. Semua hal itu adalah fakta, Eliot memang merasakan perasaan aneh saat bertemu dengan Rae. Anak itu sudah memenangkan hatinya saat pertama kali bertemu.
“Oke, selesai! Kerja bagus Tuan!”
“Terima kasih, Ochi.”
“Terima kasih kembali, Tuan Eliot. Sekarang waktunya Anda untuk istirahat.”
“Hm. Tolong tutup pintu dan matikan lampunya saat kau akan keluar Ochi.”
Ochi membungkuk hormat, “Ya, Tuan.”
...꧁ꕥ❦︎♫︎❦︎𑁍❦︎♫︎❦︎ꕥ꧂...
[Wah! Aku memang tidak salah memilih idola yang aku sukai!😘]
|❤️4,017,252||💬552,719|
[Nggak habis pikir gw. Orang sebaik ini dan masih ada yang benci? Buta lo? Mata lo?]
|❤️5,491,852||💬838,193|
[Para penggemar Eliot be like: Tuh lihat tuh! Artis gw baik banget, kan? Mati aja sana dasar nggak guna! (ノಠ益ಠ)ノ彡┻━┻
Paparazzi nya be like: Salah nyari lawan gw༎ຶ‿༎ຶ
Gw: Kasihan anj*r kena mental mereka😏🤣]
|❤️6,351,738||💬929,103|
[Gimana tuh nasibnya si paparazzi? Berita hoax di sebarin😏malu kan, lu?😂]
|❤️5,518,204||💬555,555|
Komentar- komentar mengejek untuk paparazi yang membuat berita tersebut pun banyak bermunculan. Baik di website manapun, hampir semuanya muncul berita tentang live streaming Eliot tadi malam. Ji Ah menggerakkan giginya di depan meja apartemen miliknya.
“Sialan! Rencana kita gagal!” Teriak Ji Ah frustasi.
__ADS_1
“Tenanglah dulu Nona.”
“Ha Eun!”
“Ya, Nona?”
“Bukankah kau bilang kau memiliki rencana cadangan? Di mana rencana cadangan mu itu?!”
“Ada, tapi seperti yang aku bilang. Itu membutuhkan waktu yang cukup lama.”
“Aku tidak peduli! Cepat posting rencana cadangan mu itu! Aku ingin Eliot sialan itu hancur!”
“Itu sudah pasti Nona.”
Ting!
Ha Eun menyeringai, “Tepat waktu.”
“Apa?” Ji Ah melirik bingung.
“Rencana cadangan kita telah siap.”
“Tunggu apa lagi? Cepat posting!”
“Shhhtttt, tunggu dulu Nona.”
“Huh? Memangnya kenapa? Apa yang kau tunggu?”
“Saat ini penggemar Eliot sangat marah. Jika kita memposting hal ini di waktu yang buruk seperti ini, pasti tidak akan ada yang mendengarkannya.”
“Lalu?”
“Kita harus membiarkan mereka melihatnya sendiri.”
“Caranya?”
“Tanggal 23 Februari 20XX. Anda akan segera mengerti maksud saya Nona.”
Beberapa bulan berlalu dan waktu yang Ha Eun maksud tiba. Tapi Ji Ah masih tidak mengerti. Memangnya apa yang akan terjadi pada tanggal 23 Februari 20XX? Apa sesuatu yang bagus dan dapat menggemparkan dunia sekaligus menjatuhkan Eliot?
Setelah peristiwa scandal Eliot yang langsung dipatahkan dengan mudahnya. Entah kenapa Ji Ah mulai ragu. Ia melirik Ha Eun di sebelahnya, mereka saat ini berada di atas mobil menuju suatu tempat. Wajah Ha Eun terlihat sangat percaya diri, seringai licik itu terpampang semakin jelas.
Ting!
Notifikasi tiba- tiba masuk ke dalam ponsel Ji Ah. Sebelum membuka notifikasinya, Ji Ah melirik ragu- ragu ke arah Ha Eun yang ternyata juga sedang menatapnya. Seringai licik itu masih belum hilang. Saat membuka notifikasi itu, iris abu- abu Ji Ah membola sempurna.
|Seorang pengusaha terkenal di Korea Selatan ternyata memiliki hubungan terlarang dengan seorang dokter lelaki?|
|Baek Hyeon x Kenzo Hikaru. Apa pendapat para pengguna sosial media tentang pasangan g*y satu ini?|
“Berita apa lagi... Ini?”
__ADS_1