
Hari masuk sekolah, pagi itu seperti biasa nilon menyeduh kopi dan mengambil
roti di dapur sebelum ia berangkat ke sekolah. kicauan burung murai batu
terdengar sampai ke rumah nilon itu burung murai batu milik tetangganya, burung
murai terkenal karena suaranya yang indah.selesai sarapan nilon bersiap untuk
pergi ke sekolah, Angga mengetuk pintu rumah nilon sembari menunggu nilon
keluar, nilon pamit ke dua orang tuanya. nilon melihat Angga sedang duduk
menunggunya,angga menoleh ke arah nilon
"Cepet Nil!, ntar kesiangan kejebak macet kalau terlalu siang
berangkatnya"teriak Angga tak sabar ingin cepat berangkat
"Ok gga,yok berangkat"jawab nilon
Kami jalan kaki menuju halte bus jarak antara rumah nilon dan halte bus hanya
enam puluh meter, cukup dekat tapi kami tidak mau ketinggalan bus seperti Minggu
kemarin.kami duduk di halte tak lama bus yang ingin kami naiki datang
kami duduk di kursi paling belakang karena cukup lebar di banding duduk di
depan. berhenti di depan sekolah kami bergegas ke kelas,di lapang seperti biasa
siswa siswi sudah berbaris untuk melaksanakan upacara hari senin.
upacara di mulai terlihat Bernard ia baris di paling depan, menyapa kami yang
baru datang. bernard terlihat masih mengantuk karna tadi malam ia bergadang
untuk mengerjakan tugas matematika, ia langganan ruang uks saat upacara di
mulai, berakting sakit hanya untuk tidur di uks.upacara telah selesai ternyata
kali ini Bernard tidak ke uks karena sudah banyak namannya di buku uks dan guru
yang menjaga di ruang uks mulai mencurigainya,kami bertiga masuk ke kelas untuk
mengikuti pelajaran.
"Nard,tugas pr kemarin sudah selesai?"tanya nilon
"Sudah Nil"jawab Bernard
Nilon melihat buku milik Bernard ternyata isinya benar hampir sama persis milik
nilon dan angga, sebenarnya Bernard bisa menyelesaikan tugas pelajaran hanya
saja ia malas, jam pelajaran dimulai tugas pr kemarin Di kumpulkan. selesai jam
pelajaran, bel istirahat berbunyi, Angga dan Bernard keluar kelas menuju kantin.
santi menghampiri meja nilon yang duduk sendiri,ia menceritakan hari liburnya
pergi ke kebun binatang bersama adik dan kedua orangtuanya.
santi adalah teman baik nilon sekaligus Bernard dan angga, ia adalah perempuan
yang periang berambut panjang teriket, banyak teman laki-laki yang naksir
padanya tapi ia hanya tertarik hanya satu orang yaitu nilon,ada teman sekelasnya
yang paling naksir ia bernama eki.
eki selalu iri melihat kedekatan nilon dan Santi yang seperti magnet. eki
mempunyai Keluarga yang berada secara ekonomi, sikap yang sombong dan seenaknya
membuat Santi enggan dekat dengan eki tapi Santi menghargainya sebagai teman
sekelasnya. waktu istirahat tersisa lima menit lagi nilon dan Santi lupa makan
dan minum karena asik mengobrol mengenai liburan keluarga Santi ke kebun
binatang. bernard dan angga terlihat di pinggir lapangan mereka menonton kelas
lain yang sedang bermain bola.santi mengajak nilon pergi ke kantin
nilon menolaknya, karena ia tahu ada Eki di kantin. nilon tak mau ada
__ADS_1
perseturuan dengan eki, nilon tau Eki sangat naksir pada Santi nilon
mengetahuinya dari Santi. Santi memberi tahu ke nilon beberapa Minggu lalu Eki
menyatakan perasaannya, Santi memberi penjelasan dan menolaknya secara
halus,nilon tak mau ada kaitannya atas ditolaknya Eki karenanya.
santi pergi sendiri menuju kantin, nilon membuka botol minumannya yang ia bawa
dari rumah.tak lama bunyi bel tanda istirahat telah selesai berbunyi, bunyi bel
di sekolah ini Hampir sama persis dengan bel stasiun kereta api.
pelajaran selanjutnya akan di mulai,siswa dan siswi yang masih di luar kelas
bergegas berjalan ke ruang kelasnya begitu dengan Bernard dan angga. hari Senin
ini ada empat mata pelajaran Matematika, ekonomi, sejarah dan biologi. waktu tak
terasa detik demi detik, menit demi menit dan jam demi jam, berlalu bersamaan
dengan pelajaran yang silih berganti. pelajaran selesai, semua kelas di beri
waktu lima belas menit sebelum bel pulang, untuk merapihkan kelas dan
membersihkan sisa-sisa makanan yang tersimpan di bawah meja.nilon pulang duluan
sementara Angga dan Bernard masih duduk di kantin.
"Bude,nasi kuning satu jangan pake sambal"angga memesan
"Iya,dek Bernard"jawab bude sambil menyiapkan pesanan
Setelah memesan makanan, Bernard dan angga berjalan ke meja makan di pojok
kantin, angga menunggu makanan datang sambil melihat teman yang lainnya berjalan
ke arah gerbang.
Angga melihat Santi seperti orang yang kebingungan, Santi balik noleh ke Bernard
dan angga yang sedang duduk di kursi kantin, berjalan ke arah Bernard dan angga,
sampai di meja kantin Santi duduk di depan Bernard dan angga,bernard terlihat
"Gga,kamu liat nilon?"tanya Santi
"Baru aja tadi pulang,memangnya ada apa san?"jawab angga
"Engga ad apa apa gga,tanya doang"kata Santi dengan raut muka menyembunyikan
sesuatu
Niat awal Santi mau ajak nilon kerumahnya,sayangnya ia tak mengajak nilon dari
awal.
Nilon berjalan kaki untuk sampai kerumahnya memang lumayan jauh tapi nilon tau
jalan pintas cepat menuju rumahnya. sampai rumah nilon masuk, di rumah ada
ibunya yang sedang menyiapkan makan siang untuk nilon,nilon berjalan ke kamarnya
untuk ganti baju.
"Kak makan dulu,ibu masak ikan kesukaan kamu kak"ibu memanggil nilon
"Iya Bu nilon lagi ganti baju, sebentar lagi kebawah Bu"nilon jawab panggilan
selesai ganti baju, nilon bergegas turun ke bawah ia melihat di atas meja makan
ada ikan bumbu kuning kesukaannya, nilon sangat menyukai ikan bumbu kuning
masakan khas ibunya, nilon tau setiap detail rasa masakan ibunya. nilon pernah
di beri ikan bumbu kuning oleh pamannya ia tau rasanya berbada dengan rasa
masakan ibunya, menurutnya masakan ibunya spesial. selesai makan nilon bergegas
pamit ia mau ke toko buku milik pamannya. dari rumah nilon, ke toko buku milik
pamannya tak jauh, nilon menggunakan sepeda untuk pergi ke toko pamannya, nilon
mengendarai sepeda dengan hati-hati,ia teringat cerita Angga tentang sepeda
__ADS_1
motor yang hampir saja terjadi kecelakaan.
di jalan nilon menggowes sepeda pelan-pelan. sampai di depan toko buku milik
pamannya, nilon memarkirkan sepedanya. nilon lanjut berjalan masuk ke pintu toko
buku,ia melihat pamannya yang memanggil.
"Kak nilon,kesini naik apa?"tanya pamannya
"Naik sepeda,wa"jawab nilon
"Wa,toko sedang ramai ya?"tanya nilon
"Iya kak nilon,biasanya jam segini memang lagi ramai-ramainya"jawab paman
Nilon membantu pamannya yang ramai oleh pembeli, jam segini biasanya sedang
ramai-ramainya,terkadang ada yang melihat lihat buku lalu keluar toko tanpa
membeli bukunya dan ada juga yang keluar toko dengan membeli bukunya.
"Kamu sudah makan?"tanya paman nilon
"Udah wa,sebelum kesini sempat makan dulu"jawab nilon
Nilon masih berada di toko pamannya, tak terasa sudah sorai hari.nilon bersiap
pamit pulang ke pamannya sebelum pergi nilon di berikan buku novel oleh
pamannya.
di perjalanan pulang nilon melihat lihat buku novel pemberian pamannya, ia tak
sabar untuk membacanya karena menurutnya sinopsis novel tersebut sangat menarik,
akhir akhir ini nilon gemar membaca buku novel, di setiap buku novel memiliki
cerita yang berbeda dan unik. sampai rumah,nilon berjalan menuju kamarnya
"Udah pulang kak"panggil ibu
"Iya Bu,baru pulang tadi"sambil melangkah ke arah ibu
"Gimana toko paman ramai?,kamu itu bawa apa kak?"tanya ibu
"Lumayan ramai Bu,ini nilon bawa buku Bu"jawab nilon sambil menunjukan bukunya
"Yaudah Bu nilon pergi ke kamar ya,mau nyimpan buku"tersenyum menatap ibunya sambil melangkah menuju kamarnya
ia berjalan menuju kamarnya sampai di kamar
ia menyimpan bukunya lanjut mengambil handuk dan segera untuk mandi. selesai
mandi tak lama suara adzan Maghrib berkumandang, nilon memakai baju Koko celana
pendek dengan sarung dan peci putih. ayah nilon sudah berada di masjid lebih
dulu,nilon keluar rumah berjalan kaki menuju masjid.
masjid ini usianya sudah tua tapi bangunannya masih berdiri kokoh, warna cat
hijau dan putih yang masih baru terlihat indah dan terawat. nilon ambil air
wudhu dan bergegas untuk sholat ia berdiri di samping ayahnya. selesai sholat
ayahnya duluan ke rumah sementara nilon duduk di depan masjid.angga menghampiri
nilon ia duduk di samping nilon
"Nil,tadi di sekolah Santi nyarrin"sambil duduk di sebelah nilon
"Iya gga,tadi sepulang sekolah sedikit buru-buru mau ke toko buku"jawab nilon
"Oh iyh gga,emangnya ada apa gga?"tannya nilon sambil menatap Angga
"Gak tau Nil gak bilang, katanya santi,liat nilon gak"cerita Angga
Sudah setengah jam nilon dan angga mengobrol,tak terasa. nilon pulang duluan
sementara Angga masih duduk di masjid menunggu adzan isya. nilon masuk rumah,
berjalan ke arah dapur untuk makan malam, ayahnya dan ibunya menunggu nilon
pulang dari masjid untuk makan bersama, selesai makan nilon masuk ke kamarnya,
__ADS_1
nilon terduduk di kursi ia mengambil novel yang tadi sore di beri pamannya,nilon
mulai membaca novelnya.