Hujan Berwarna Merah Darah

Hujan Berwarna Merah Darah
BAB 4


__ADS_3

Ada api kecil di hati Eki yang perlahan membesar melihat nilon dan Santi yang semakin dekat


Hari masuk sekolah, seperti biasa Angga dan nilon berangkat bersama di kelas ada Santi yang tengah duduk di kelas, nilon menyapa Santi tak lama Eki datang masuk ke kelas, nilon duduk di kursi meja belajarnya,Eki duduk di sebelah santi


"San,pulang sekolah makan yuk?"Eki menawari santi


"Maaf Ki,enggak bisa"tolak Santi


"Kenapa san?,mau jalan sama nilon"tanya Eki


"Engga Ki,mau pulang langsung ke rumah istirahat"jawab Santi


Eki kesal karna selalu di tolak ajakannya sementara nilon santi selalu mengiyakan ajakannya.jam pelajaran pertama sudah di mulai,pak Hendi guru olahraga kelas dua belas,


memanggil siswa dan siswinya untuk bergegas ke lapangan. sejak kemarin nilon selalu tersenyum melihat Santi, para murid di suruh memutari lapangan dua kali putaran lalu lanjut latihan teknik dasar bermain bola basket dan dibagi 5 team


untuk bermain bola basket. tak lama bel istirahat berbunyi. nilon, Angga dan Bernard pergi ke toilet untuk mengganti seragam. setelah selesai ganti baju nilon mengajak Angga,Santi, dan Yuli ke kantin untuk membicarakan tentang pendakian yang hanya tiga hari lagi, Bernard sedang di perpustakaan. Angga,Yuli, santi, dan nilon duduk di kursi kantin. nilon membelikan minuman untuk


Santi ia beli dua air, akhir akhir ini Santi merasa ada perubahan dari nilon,ia lebih pengertian berbeda dengan sebelumnya yang terlihat cuek.


"Jadi gimana kalian sudah siap mendaki"tanya nilon


"Udah dong nill"Jawab Santi


"Tiga hari lagi ya"tanya Angga


"Iya gga, gimana kamu udah siap gak ada kendala ya,sakit atau apa kalau lagi sakit bilang aja jangan maksain mendaki ntar malah merepotkan lagi"kata nilon sambil meminum


"Iya aman nil"kata Santi,Yuli dan angga


"Baguslah"seru nilon


Akhir tahun ini hujan sedang rajin membasahi jalanan dan atap rumah, sebenarnya beresiko sekali mendaki saat musim hujan selain treknya yang licin,kita harus menjaga baju dari hujan agar tak basah karna salah satu penyebab hipotermia


adalah baju yang basah.Pagi ini hujan lebat sekali nilon terbangun oleh suara hujan yang membasahi atap rumah. adzan shubuh mulai terdengar nilon turun ke bawah ia mau ke dapur,ayahnya


baru saja keluar dari kamar dengan sarung dan baju Koko ia mengajak nilon sholat


shubuh berjamaah di masjid.


"Kak,pergi bareng ke masjid yuk?kata ayah nilon sambil memegang sejadahnya


"Gak yah,nilon sholat di rumah aja"jawab ajakan ayahnya,dengan tangan memegang gelas


"Yaudah,ayah pergi sholat di masjid ya"kata ayah nilon


"Iya yah"kata nilon


Selesai minum nilon ke toilet untuk ambil wudhu, nilon lanjut ke kamarnya dan


mengambil sejadah. nilon sholat shubuh di rumah, selesai sholat shubuh nilon mengambil buku novel ia duduk di kasur,hujan mulai reda nilon membaca novel yang berjudul hujan berwarna merah darah pemberian dari pamannya.suara ayam dan burung murai batu terdengar suaranya indah sekali. selesai membaca novel nilon mandi dan bersiap untuk berangkat ke sekolah, seperti biasa


Angga menunggu nilon di depan rumah ia sedang duduk di kursi. burung murai batu milik tetangganya masih terdengar, suaranya memberi kedamaian diantar hening,rasanya nilon ingin menikmati suara burung itu lebih lama tapi ia harus siap bergegas ke sekolah.


nilon pamit ke kedua orangtuanya, ayah nilon masih sarapan di meja makan. nilon berangkat ke sekolah bersama angga. sampai di sekolah ia masuk ke kelas untuk belajar, hari ini Santi gak masuk kelas,nilon khawatir Santi sakit karna dua


hari lagi kami akan mendaki ke gunung Cikuray.

__ADS_1


"Yul,Santi kemana kok gak masuk"tanya nilon


"Enggak tau Nil"jawab Yuli


"Nil,kamu udah packing barang buat ntar mendaki"tanya Yuli


"Belum Yul,paling besok sodara mau ke rumah mau bawa carier"jawab nilon


"Kamu sendiri gimana Yul?tanya nilon


"Sudah dong kemarin packingnya di bantu temen di rumah"jawab Yuli


Sepulang sekolah nilon berencana ingin mampir ke rumah Santi, Angga pulang sendiri ia tak ikut bersama nilon ke rumah Santi. di halte bus nilon menunggu bus arah ke rumah Santi, Angga menaiki bus duluan pulang ke rumahnya tak lama


bus yang di tunggu nilon datang ia langsung melangkah menaiki bus, ia duduk duduk di kursi depan.nilon melihat ke jendela sambil memikirkan Santi kenapa ia tak masuk sekolah tanpa keterangan sama sekali.sampai di rumah Santi nilon melihat Eki sedang di rumah Santi, Eki dan Santi duduk di depan teras rumah,nilon Melihat mereka berdua dang ingin mengurungi


niatnya ke rumah Santi karna tak enak ada Eki.


dengan hati yang kecewa kenapa Eki ada di rumah Santi tapi hati lain nilon senang karna santi terlihat baik baik saja tak terlihat sakit atau apalah


kekhawatiran nilon terjawab.nilon membalikan langkahnya, di kejauhan ternyata Santi melihat nilon, Santi ingin memanggilnya tapi nilon berjalan cepat belok ke gang depan rumah santi.


sampai di rumah, nilon langsung masuk kamar ia tiduran di kasurnya sambil memainkan ponsel,ia melihat daftar pesan masuk ke ponselnya ternyata ada pesan masuk dari Santi


Santi:nil,tadi di teras rumah Santi liat nilon kenapa gak kerumah malah balik lagi


Nilon:hehe,iya san tadi ke rumah mau nanya kenapa tadi gak masuk sekolah


Santi:iya Nil ceritanya panjang makannya tadi kamu liat Eki di rumah ya


Santi:ntar aku ceritain Nil,aku ceritain di rumahmu ya Nil


Nilon:iya,kapan san?


Santi:sekarang Santi ke rumah kamu Nil


Nilon penasaran ada apa dengan cerita Santi. tak lama nilon tiduran di kasurnya,terdengar suara di bawah, ternyata yang datang saudaranya nilon, ia membawa carier yang akan di pinjam oleh nilon. nilon turun ke bawah dan mengobrol dengan


saudaranya, ternyata tak lama saudara nilon mampir ke rumahnya ia sibuk dengan


kerjaan di kantornya,jadi ia mampir untuk memberi carier ke nilon.nilon melihat carier nya dan membawanya ke kamar buat siap packing nantinya. nilon menunggu Santi datang ke rumahnya ia duduk di teras rumah tak lama Santi


datang menghampiri nilon.


"Ehh,san duduk dulu nih"nilon menawari Santi duduk


"Iya Nil,makasih"kata Santi sambil duduk


"Ada cerita apa san?,ehh mau minum gak?"tanya nilon


"Bentar nilon bawain air dulu"


Tak nunggu jawaban Santi nilon langsung berjalan ke dapur,di kulkas masih ada


jus jeruk nilon membawakan jusnya dan langsung menghampiri Santi


"Ada jus jeruk gak apa apa san?tanya nilon

__ADS_1


"Gak apa apa Nil,santai air putih juga gak apa apa"kata Santi


"Ada cerita apa san"tanya nilon


Tiba tiba Santi terlihat sedih matanya tak bisa menyembunyikan kesedihannya


walaupun Santi memang orangnya ceria


"Kenapa san, nilon tau kamu lagi sedih jangan menutupi kesedihan, keliatan kok


dari matanya"nilon semakin penasaran


"Iya Nil kemarin Eki ke rumah maksa buat ikut jalan bareng,kata dia mau ajak


makan bareng temannya"Santi menjelaskan


"Terus kenapa san"tanya nilon


"Iya Nil, sebenernya kemarin tu gak mau kemana mana pinginnya istirahat di rumah


tapi Eki maksa terus mau gak mau harus ikut karna ngancem Nil"


"Ngancem apa san"tanya nilon sambil penasaran


"Iya katanya Eki sama temennya mau mukulin kamu nill,jadi aku terpaksa


ikut"jawab santi


Ternyata Santi bercerita waktu saat makan ia tak sengaja menjatuhkan ponsel Eki,


Eki langsung marah ke Santi di hadapan teman-temannya Eki,yang membuat Santi


malu dan akhirnya ia meninggalkan tempat itu.


alasan tadi Eki ke rumah Santi ialah ingin minta maaf ke Santi atas kejadian


kemarin telah memarahinya di tempat umum. nilon terlihat kesal mendengar


ceritanya santi,ia ingin menghajar wajah Eki.


"bukannya kemarin bilang san,tau gitu nilon hajar si ekinya"nilon dengan nada suara sedang emosi


"Udh Nil,gak apa apa"ucap Santi menenangkan nilon


"Kamu jangan cerita cerita ke Angga atau ke Bernard Nil,aku gak mau kamu


berantem sama Eki"pinta Santi


"Iya san"


"Janji ya?"tanya Santi


"Iya,iyaa san"jawab nilon


Selesai mengobrol Santi pamit pulang ke ibunya nilon, nilon mengantarkan Santi sampai halte bus.selesai mengantar ia langsung balik pulang ke rumahnya.nilon masih kesal dengan kejadian yang dialami Santi,ia ingin memukul Eki tapi


ia sudah janji untuk tidak ada pertengkaran.

__ADS_1


__ADS_2