Hujan Berwarna Merah Darah

Hujan Berwarna Merah Darah
bab 6


__ADS_3

Kegelisahan seorang ibu melihat anaknya yang bersikap melampaui batas,bahkan


bisa menewaskan nyawa seseorang


Di rumah sakit kedua orang tua nilon pamit pulang, nilon memutuskan menemani


orang tua Santi di rumah sakit karna tak ada jadwal sekolah. esok paginya ibu


Santi membelikan makanan sarapan pagi, Santi masih belum bangun dari komanya,


kedua orangtuanya cemas terutama ibunya meski ingin mencoba menyembunyikan


sedihnya tapi nilon bisa melihat dari matanya.


pagi hari orangtua eki dapat informasi dari grup kelas, ibu Santi memberikan


alamat rumah sakit di grup kelasnya. banyak orangtua murid yang mendoakan agar


Santi lekas pulih. eki tak berani datang menuju rumah sakit meskipun sudah di


bujuk oleh ibunya. ibu Eki pergi menuju rumah sakit untuk meminta maaf dan ingin


mengetahui kondisi santi.


setelah sarapan ibu Santi ingin melapor ke pihak kepolisian dengan bukti gambar


plat nomor pelaku, selesai sarapan tak lama ibu eki menghampiri kedua orangtua


Santi,mengaku anaknya yang sudah menabrak santi.di luar ruangan ibu Santi berteriak memarahi sampai ada yang Negor suara


kerasnya menggangu pasien lain. selesai melampiaskan kemarahannya ayah Santi


menenangkan istrinya,orangtua eki meminta maaf dengan setulus tulusnya sampai


ingin bertanggung jawab membayar biaya rumah sakit. menurut ibu Santi dengan


uang tidak bisa selesai begitu saja, ibu Eki memohon agar anaknya tidak dilapor


ke polisi,mencium kaki sambil memohon maaf.


sebenarnya ibu Santi tak tega melihatnya menangis bahkan sampai mencium kakinya,


ayah Santi mencoba menenangkan situasi di rumah sakit.ayah Santi mengusir


orangtua eki karna tak ingin suasana di rumah sakit semakin rumit


"Ibu tolong bisa keluar dari sini, biaya rumah sakit sudah kami bayar,semoga


kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi anak ibu"ucap ayah Santi dengan nada


lumayan tinggi


"Sekali lagi saya minta maaf Bu, pak. tapi jangan laporkan anak saya ke


polisi,saya akan menegur keras anak saya"ibu Eki memohon


Ibu Santi masih tak terima keputusan suaminya untuk menyelesaikan secara


kekeluargaan. nilon masih duduk sambil memegangi sampah bekas sarapan, selesai


membuang sampah nilon pamit pulang ke rumah untuk mandi karna bajunya udah bau


apek kehujanan tadi malam.di rumah ibunya menanyakan kabar Santi


"Kak,keadaan Santi gimana? tanyanya


"Belum ada perkembangan Bu,semoga ada keajaiban bisa bangun dari


komanya"jawabnya


"Bu,nilon beres beres dulu"nilon berjalan menuju kamarnya


Sampai kamar nilon menyimpan carier sambil mengeluarkan isi dari cariernya.


selesai membereskan,nilon membawa handuk berjalan menuju toilet untuk mandi.


dua hari kemudian nilon dapat informasi Santi telah bangun dari komanya ibu


Santi yang memberi tahu. setelah dapat informasi keadaan Santi, nilon ambil kunci motor milik ayahnya dan langsung menuju rumah sakit.


Sampai rumah sakit nilon masuk ke ruang Santi di rawat senyum dan bahagia nilon


bisa melihat santi. kedua orang tua Santi ingin membawa Santi ke luar negri atau


Singapore untuk di rawat di sana karna peralatan medis di rumah sakit ini terbatas, nilon kaget mendengar informasi itu tapi di sisi lain ini bagus demi kesembuhan santi.

__ADS_1


di ruangan nilon tak banyak mengobrol karna Santi baru saja pulih dari koma.


terasa sudah tenang melihat kondisi Santi nilon pamit pulang. sampai di rumah


ibu nilon senang mendengar kabar dari anaknya Santi sudah perlahan membaik.


Rasa bersalah ini selalu menggangguku aku tak bisa terus hidup di penuhi rasa


bersalah


Tak terasa libur akhir tahun selesai waktunya beraktivitas kembali pergi ke


sekolah. kali ini, di sekolah tak ada lagi Santi, tak ada lagi wajah cantik dan


penuh ceria. kini Santi berada di Singapore, kondisi Santi semakin membaik di


sana, sebelum pergi ke Singapore Eki sudah meminta maaf ke keluarga santi. di


sekolah banyak perubahan dari sikap Eki setelah kejadian di stasiun. angga,


Bernard, nilon, dan Yuli sedang duduk di kantin sambil makan, ketika asik makan


Eki menghampiri nilon dan temannya yang lain. eki duduk ia menyesal, menangis


meminta maaf atas kejadian di stasiun. eki menceritakan kejadian di stasiun


sebenarnya Eki ingin menabrak nilon tapi tak di sangka Santi lari dan mendorong


nilon untuk menyelamatkan dari pengendara mobil yang gila.


nilon dan teman lainnya sudah memaafkan eki. sejak pertemuan di kantin hubungan


nilon dan Eki semakin membaik. sepulang sekolah Eki selalu mampir ke rumah nilon


hanya untuk mengobrol di rumahnya.


nilon berencana setelah kelulusan ia ingin mendaki ke gunung cikuray. nilon


ingin memotret keindahan gunung Cikuray lalu mengirimkan fotonya ke santi. hari


kelulusan semua murid yang akan lulus berkumpul di lapangan untuk merayakan


kelulusan. setelah lulus nilon ingin melanjutkan sekolah di universitas UPI,


bisnis kuliner milik keluarganya. Sebelum masuk kuliah nilon bersiap untuk


mendaki ke gunung cikuray. nilon tak sendiri pergi mendaki ia di temani Eki,


ternyata Eki ingin juga ikut mendaki bersama nilon. sampai di stasiun kami


menaiki kereta tujuan stasiun Leles, setelah sampai di stasiun Leles kami naik


ojek yang menawari kami ke basecamp gunung cikuray.


pukul empat pagi sampai di basecamp, Eki langsung tertidur sementara nilon


mengobrol dengan pendaki lain sambil merokok.rencananya pukul enam pagi kami


mulai mendaki. kami sarapan pagi terlebih dulu sebelum naik mendaki, setelah


sarapan kami berdua berdoa agar selamat di perjalanan. kami mulai berjalan pukul


delapan pagi tak terasa kami sampai di pos satu, kami beristirahat sebentar. ini


pengalaman pertama mendaki buat Eki, di trek Pendakian Eki banyak meminta


istirahat. setelah melewat tanah kering, dan perkebunan warga kami sampai di pos


tiga. kami berada di ketinggian dua ribu mdpl. butuh delapan ratus dua puluh


satu mdpl untuk sampai puncak.


kami beristirahat sejenak di pos tiga, nilon duduk di bebatuan sambil merokok


sementara Eki sedang mengambil gambar keindahan gunung Cikuray dari pos 3.


setelah beristirahat kami melanjutkan perjalanan, trek sedikit basah di tambah


kabut yang mulai menyelimuti kami. tak terasa waktu sudah malam kabut yang tebal


mengganggu penglihatan kami. untungnya nilon membawa headlamp, Eki tidak membawa


headlamp karna ini pendakian pertamanya Eki tak tau harus bawa headlamp.


kami berjalan melewati lebatnya hutan, menaiki batu memegang ranting yang kuat

__ADS_1


untuk menjadi pegangan. sampai di pose camp, ada pendaki asal Jakarta kami di


tawari kopi. nilon mencari tempat yang aman untuk ngecamp. eki terlihat sambil mengobrol dan meminum kopi. selesai membuat tenda,nilon duduk bersama pendaki asal Jakarta dan eki.


pendaki asal Jakarta baru pertama kali mendaki gunung Cikuray ia bercerita


sebelum ke Cikuray ia mendaki gunung sumbing dan menceritakan pengalaman di


gunung sumbing. nilon beri tahu pendaki asal Jakarta menyimpan makanannya di


tali ke atas pohon karna biasanya menjelang pagi ada babi liar yang suka mencari


makanan dan mengacak acak tenda seperti pengalaman nilon mendaki gunung Cikuray


tahun lalu.


selesai mengobrol nilon pergi duluan ke tenda karna esok pagi ia harus bangun


untuk summit.


"Ki, Eki. bangun!,keburu ketinggalan sunrise"ucap nilon sambil menggoyangkan


tubuh Eki


"iya, Nil,ayo ayo"jawab ajakan nilon


selesai beres-beres tenda kami menghampiri tenda pendaki asal Jakarta itu.


katanya duluan summit karna ia semalam begadang. tak lama dari tenda pendaki


asal Jakarta kami lanjut summit ke puncak.


setelah sampai puncak nilon menyiapkan makanan untuk kami berdua. di puncak Eki


terkagum-kagum dengan keindahan gunung Cikuray.ia makan sembari melihat samudra


awan yang sangat menawan.


selesai makan kami mengabadikan momen dengan memotret. nilon minta tolong


memotret ke pendaki lain.nilon dan Eki tersenyum melihat kamera.


setelah menikmati keindahan gunung Cikuray kami lanjut turun ke bawah untuk


merapihkan kembali tenda dan membersihkan sisa sampah yang ada di sekitar tenda.


kami turun tak lama berbeda sekali dengan kami naik itu lama sekali. setelah di


base camp pendakian, kami pamit pulang ke penjaga basecamp. di basecamp kami


naik ojek untuk sampai ke stasiun. nilon memesan tiket,kami menunggu kereta yang


hanya sepuluh menit lagi datang. nilon merokok di warung depan stasiun tak lama


kereta yang kami tunggu datang.di kereta Eki tidur pulas.


"eki tidurnya khusu sekali,mungkin kelelahan"saut batin nilon


Sampai di tujuan, Eki menawari nilon mengantarkan sampai rumah. eki menaiki


sepeda motornya ia tak ingin memakai mobil karna ia masih membayangkan kejadian


tragedi di stasiun.


nilon mengiyakan ajakan eki. sampai rumah nilon Eki pamit pulang ke orangtu


nilon. nilon masuk rumah ia merebahkan tubuhnya di kasur sambil melihat hasil


potretan di gunung Cikuray. ada pesan masuk dari ponselnya ternyata itu Santi


Santi:Nil, apa kabar?isi pesan Santi


nilon:harusnya aku yang nanya apa kabar kamu san,nilon kabarnya baik.


Santi:baik Nil,besok aku di perbolehkan pulang dari rumah sakit.


nilon: Alhamdulillah,udh boleh pulang,aku kangen wajah ceria kamu san.


nilon mengrim gambar ketika mendaki ke Cikuray bersama eki. santi melihat gambar


yang di kirim nilon ikut senang karna hubungan Eki dan nilon sudah membaik.


terlihat di foto itu nilon merangkul pundak Eki sambil tersenyum melihat ke arah


kamera begitupun dengan Eki.

__ADS_1


__ADS_2