
Kegelisahan seorang ibu melihat anaknya yang bersikap melampaui batas,bahkan
bisa menewaskan nyawa seseorang
Di rumah sakit kedua orang tua nilon pamit pulang, nilon memutuskan menemani
orang tua Santi di rumah sakit karna tak ada jadwal sekolah. esok paginya ibu
Santi membelikan makanan sarapan pagi, Santi masih belum bangun dari komanya,
kedua orangtuanya cemas terutama ibunya meski ingin mencoba menyembunyikan
sedihnya tapi nilon bisa melihat dari matanya.
pagi hari orangtua eki dapat informasi dari grup kelas, ibu Santi memberikan
alamat rumah sakit di grup kelasnya. banyak orangtua murid yang mendoakan agar
Santi lekas pulih. eki tak berani datang menuju rumah sakit meskipun sudah di
bujuk oleh ibunya. ibu Eki pergi menuju rumah sakit untuk meminta maaf dan ingin
mengetahui kondisi santi.
setelah sarapan ibu Santi ingin melapor ke pihak kepolisian dengan bukti gambar
plat nomor pelaku, selesai sarapan tak lama ibu eki menghampiri kedua orangtua
Santi,mengaku anaknya yang sudah menabrak santi.di luar ruangan ibu Santi berteriak memarahi sampai ada yang Negor suara
kerasnya menggangu pasien lain. selesai melampiaskan kemarahannya ayah Santi
menenangkan istrinya,orangtua eki meminta maaf dengan setulus tulusnya sampai
ingin bertanggung jawab membayar biaya rumah sakit. menurut ibu Santi dengan
uang tidak bisa selesai begitu saja, ibu Eki memohon agar anaknya tidak dilapor
ke polisi,mencium kaki sambil memohon maaf.
sebenarnya ibu Santi tak tega melihatnya menangis bahkan sampai mencium kakinya,
ayah Santi mencoba menenangkan situasi di rumah sakit.ayah Santi mengusir
orangtua eki karna tak ingin suasana di rumah sakit semakin rumit
"Ibu tolong bisa keluar dari sini, biaya rumah sakit sudah kami bayar,semoga
kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi anak ibu"ucap ayah Santi dengan nada
lumayan tinggi
"Sekali lagi saya minta maaf Bu, pak. tapi jangan laporkan anak saya ke
polisi,saya akan menegur keras anak saya"ibu Eki memohon
Ibu Santi masih tak terima keputusan suaminya untuk menyelesaikan secara
kekeluargaan. nilon masih duduk sambil memegangi sampah bekas sarapan, selesai
membuang sampah nilon pamit pulang ke rumah untuk mandi karna bajunya udah bau
apek kehujanan tadi malam.di rumah ibunya menanyakan kabar Santi
"Kak,keadaan Santi gimana? tanyanya
"Belum ada perkembangan Bu,semoga ada keajaiban bisa bangun dari
komanya"jawabnya
"Bu,nilon beres beres dulu"nilon berjalan menuju kamarnya
Sampai kamar nilon menyimpan carier sambil mengeluarkan isi dari cariernya.
selesai membereskan,nilon membawa handuk berjalan menuju toilet untuk mandi.
dua hari kemudian nilon dapat informasi Santi telah bangun dari komanya ibu
Santi yang memberi tahu. setelah dapat informasi keadaan Santi, nilon ambil kunci motor milik ayahnya dan langsung menuju rumah sakit.
Sampai rumah sakit nilon masuk ke ruang Santi di rawat senyum dan bahagia nilon
bisa melihat santi. kedua orang tua Santi ingin membawa Santi ke luar negri atau
Singapore untuk di rawat di sana karna peralatan medis di rumah sakit ini terbatas, nilon kaget mendengar informasi itu tapi di sisi lain ini bagus demi kesembuhan santi.
__ADS_1
di ruangan nilon tak banyak mengobrol karna Santi baru saja pulih dari koma.
terasa sudah tenang melihat kondisi Santi nilon pamit pulang. sampai di rumah
ibu nilon senang mendengar kabar dari anaknya Santi sudah perlahan membaik.
Rasa bersalah ini selalu menggangguku aku tak bisa terus hidup di penuhi rasa
bersalah
Tak terasa libur akhir tahun selesai waktunya beraktivitas kembali pergi ke
sekolah. kali ini, di sekolah tak ada lagi Santi, tak ada lagi wajah cantik dan
penuh ceria. kini Santi berada di Singapore, kondisi Santi semakin membaik di
sana, sebelum pergi ke Singapore Eki sudah meminta maaf ke keluarga santi. di
sekolah banyak perubahan dari sikap Eki setelah kejadian di stasiun. angga,
Bernard, nilon, dan Yuli sedang duduk di kantin sambil makan, ketika asik makan
Eki menghampiri nilon dan temannya yang lain. eki duduk ia menyesal, menangis
meminta maaf atas kejadian di stasiun. eki menceritakan kejadian di stasiun
sebenarnya Eki ingin menabrak nilon tapi tak di sangka Santi lari dan mendorong
nilon untuk menyelamatkan dari pengendara mobil yang gila.
nilon dan teman lainnya sudah memaafkan eki. sejak pertemuan di kantin hubungan
nilon dan Eki semakin membaik. sepulang sekolah Eki selalu mampir ke rumah nilon
hanya untuk mengobrol di rumahnya.
nilon berencana setelah kelulusan ia ingin mendaki ke gunung cikuray. nilon
ingin memotret keindahan gunung Cikuray lalu mengirimkan fotonya ke santi. hari
kelulusan semua murid yang akan lulus berkumpul di lapangan untuk merayakan
kelulusan. setelah lulus nilon ingin melanjutkan sekolah di universitas UPI,
bisnis kuliner milik keluarganya. Sebelum masuk kuliah nilon bersiap untuk
mendaki ke gunung cikuray. nilon tak sendiri pergi mendaki ia di temani Eki,
ternyata Eki ingin juga ikut mendaki bersama nilon. sampai di stasiun kami
menaiki kereta tujuan stasiun Leles, setelah sampai di stasiun Leles kami naik
ojek yang menawari kami ke basecamp gunung cikuray.
pukul empat pagi sampai di basecamp, Eki langsung tertidur sementara nilon
mengobrol dengan pendaki lain sambil merokok.rencananya pukul enam pagi kami
mulai mendaki. kami sarapan pagi terlebih dulu sebelum naik mendaki, setelah
sarapan kami berdua berdoa agar selamat di perjalanan. kami mulai berjalan pukul
delapan pagi tak terasa kami sampai di pos satu, kami beristirahat sebentar. ini
pengalaman pertama mendaki buat Eki, di trek Pendakian Eki banyak meminta
istirahat. setelah melewat tanah kering, dan perkebunan warga kami sampai di pos
tiga. kami berada di ketinggian dua ribu mdpl. butuh delapan ratus dua puluh
satu mdpl untuk sampai puncak.
kami beristirahat sejenak di pos tiga, nilon duduk di bebatuan sambil merokok
sementara Eki sedang mengambil gambar keindahan gunung Cikuray dari pos 3.
setelah beristirahat kami melanjutkan perjalanan, trek sedikit basah di tambah
kabut yang mulai menyelimuti kami. tak terasa waktu sudah malam kabut yang tebal
mengganggu penglihatan kami. untungnya nilon membawa headlamp, Eki tidak membawa
headlamp karna ini pendakian pertamanya Eki tak tau harus bawa headlamp.
kami berjalan melewati lebatnya hutan, menaiki batu memegang ranting yang kuat
__ADS_1
untuk menjadi pegangan. sampai di pose camp, ada pendaki asal Jakarta kami di
tawari kopi. nilon mencari tempat yang aman untuk ngecamp. eki terlihat sambil mengobrol dan meminum kopi. selesai membuat tenda,nilon duduk bersama pendaki asal Jakarta dan eki.
pendaki asal Jakarta baru pertama kali mendaki gunung Cikuray ia bercerita
sebelum ke Cikuray ia mendaki gunung sumbing dan menceritakan pengalaman di
gunung sumbing. nilon beri tahu pendaki asal Jakarta menyimpan makanannya di
tali ke atas pohon karna biasanya menjelang pagi ada babi liar yang suka mencari
makanan dan mengacak acak tenda seperti pengalaman nilon mendaki gunung Cikuray
tahun lalu.
selesai mengobrol nilon pergi duluan ke tenda karna esok pagi ia harus bangun
untuk summit.
"Ki, Eki. bangun!,keburu ketinggalan sunrise"ucap nilon sambil menggoyangkan
tubuh Eki
"iya, Nil,ayo ayo"jawab ajakan nilon
selesai beres-beres tenda kami menghampiri tenda pendaki asal Jakarta itu.
katanya duluan summit karna ia semalam begadang. tak lama dari tenda pendaki
asal Jakarta kami lanjut summit ke puncak.
setelah sampai puncak nilon menyiapkan makanan untuk kami berdua. di puncak Eki
terkagum-kagum dengan keindahan gunung Cikuray.ia makan sembari melihat samudra
awan yang sangat menawan.
selesai makan kami mengabadikan momen dengan memotret. nilon minta tolong
memotret ke pendaki lain.nilon dan Eki tersenyum melihat kamera.
setelah menikmati keindahan gunung Cikuray kami lanjut turun ke bawah untuk
merapihkan kembali tenda dan membersihkan sisa sampah yang ada di sekitar tenda.
kami turun tak lama berbeda sekali dengan kami naik itu lama sekali. setelah di
base camp pendakian, kami pamit pulang ke penjaga basecamp. di basecamp kami
naik ojek untuk sampai ke stasiun. nilon memesan tiket,kami menunggu kereta yang
hanya sepuluh menit lagi datang. nilon merokok di warung depan stasiun tak lama
kereta yang kami tunggu datang.di kereta Eki tidur pulas.
"eki tidurnya khusu sekali,mungkin kelelahan"saut batin nilon
Sampai di tujuan, Eki menawari nilon mengantarkan sampai rumah. eki menaiki
sepeda motornya ia tak ingin memakai mobil karna ia masih membayangkan kejadian
tragedi di stasiun.
nilon mengiyakan ajakan eki. sampai rumah nilon Eki pamit pulang ke orangtu
nilon. nilon masuk rumah ia merebahkan tubuhnya di kasur sambil melihat hasil
potretan di gunung Cikuray. ada pesan masuk dari ponselnya ternyata itu Santi
Santi:Nil, apa kabar?isi pesan Santi
nilon:harusnya aku yang nanya apa kabar kamu san,nilon kabarnya baik.
Santi:baik Nil,besok aku di perbolehkan pulang dari rumah sakit.
nilon: Alhamdulillah,udh boleh pulang,aku kangen wajah ceria kamu san.
nilon mengrim gambar ketika mendaki ke Cikuray bersama eki. santi melihat gambar
yang di kirim nilon ikut senang karna hubungan Eki dan nilon sudah membaik.
terlihat di foto itu nilon merangkul pundak Eki sambil tersenyum melihat ke arah
kamera begitupun dengan Eki.
__ADS_1