
Angga bergegas lari untuk mencari keberadaan mereka berdua, yang dirasanya masih belum cukup jauh. Angga pun mencarinya hingga sejauh 300 meter dari arah tenda. Namun dirinya tak dapat menemukan apapun sepanjang pencarian yang dilakukannya. Hingga pada akhirnya Angga memutuskan untuk kembali ke tendanya.
"Untuk saat ini akan kubiarkan kau lolos, namun disaat nanti kita bertemu kembali! Hal itu akan menjadi hari terakhir bagi dirimu." Meski telah berulang kali gagal untuk menghabisi nyawa Yandi, Namun Angga masih tetap bersikeras ingin menghajar Yandi bahkan membunuhnya.
Lalu secara tiba-tiba ketika angga hendak kembali ke tenda miliknya sendiri, dirinya secara tidak langsung melihat sekelebat bayangan hitam melewati dirinya dari arah yang berlawanan. Tetapi anehnya kini angga merasa sangat ketakutan hingga tak dapat mengucapkan sepatah katapun dari mulutnya, tidak seperti sebelumnya yang merasa tertantang akan eksistensi dari hutan okigahara dan mencoba melawan setiap roh yang ada disana.
Tak lama kemudian setelah sosok bayangan hitam itu melewatinya, Angga mencoba menoleh kebelakang dengan harapan sosok hitam yang dilihatnya tadi itu telah pergi. Namun ternyata dugaannya tersebut salah, sosok hitam yang menyerupai wanita muda berambut panjang dengan tali tampar yang mengikat dilehernya. Wanita tersebut terus saja memandang kearah tempat angga berdiri dengan sorotan mata yang begitu tajam. Membuat angga merinding keyakinan melihatnya, hingga Angga tidak tersadar bahwa dirinya baru saja telah kencing didalam celananya.
Angga baru sadar setelah dirinya merasa ada aroma yang tidak enak disekitar area tubuhnya, setelah diperiksa ternyata bau tersebut berasal dari celananya yang basah karena air kencing.
Sosok hitam itu tampak berjalan mendekati angga sembari mengangguk- anggukkan kepalanya ke dalam serta kebelakang yang terikat oleh tali tampar.
Angga yang melihat hal itu langsung menjerit histeris dengan kaki serta tangannya yang terus menerus tidak berhenti untuk bergetar. Angga kemudian lagi-lagi mengompol di celananya hingga ia tidak dapat lagi berbuat sesuatu karena saking ketakutan nya melihat sosok hantu yang kali ini menurutnya merupakan sosok yang paling terseram daripada sosok hantu yang pernah dirinya temui sebelumnya.
Tetapi dirinya tak memiliki energi lagi untuk bisa kabur dari tempat tersebut, seluruh tubuhnya saat ini terasa begitu lemas dan sulit untuk dapat digerakkan yang disebabkan oleh rasa cemas serta ketakutan yang dialaminya setelah mengetahui sosok hantu wanita tersebut berbalik menghampirinya.
__ADS_1
Beberapa saat setelah hantu wanita berkalung tali tampat itu sudah semakin dekat dengannya yang jaraknya kurang lebih 1 meter.
"Ahhhh...!" Teriak angga denan perasaan cemas serta ketakutan, lalu seketika ia pingsan.
***
Disisi lain Yandi serta Felix yang sedang lari sejauh mungkin dari kejaran angga mendapati tiba-tiba dikagetkan dengan kemunculan krisna, Yandi cukup kaget dikarenakan krisna yang secara tiba-tiba muncul dari balik pohon yang letaknya persis didepan arah Yandi berdiri.
Yandi melihat krisna berjalan ke arahnya dengan raut wajah dengan tatapan kosong, seolah telah terjadi sesuatu terhadapnya. Yandi pun mencoba menanyainya.
"Hai krisna! Tampaknya saat ini kondisimu kurang baik, apa kau sedang sakit?" Tanya Yandi menanyai tentang keadaan krisna sembari tersenyum kecil.
Kemudian Yandi membisikkan sesuatu kepada Felix yang menyuruhnya untuk mundur secara perlahan agar dapat bersembunyi dibelakangnya sembari berteriak kearah Krisna untuk segera menjatuhkan pisaunya ke tanah.
Namun hal tersebut ditolak oleh krisna dengan berkata "Bisa-bisanya penyihir licik sepertimu menyuruhku membuang salah satu benda kesukaan."
__ADS_1
Krisna terus menerus menyebut Yandi sebagai titisan penyihir jahat yang ingin mencelakai mereka semua sejak dirinya beserta kelompoknya tiba di hutan okigahara. Krisna bahkan menyebutkan bahwa Yandi lah yang menyebabkan hilangnya kedua temannya yakni Agung dan nano yang salah satunya Agung ditemukannya telah mati di sebuah pohon tua yang letaknya berdekatan dengan tebing yang sangat curam, krisna berkata jika dirinya sangat bersalah karena telah membiarkan teman-temanya berada dalam bahkan hingga mati dan dirinya tidak dapat berbuat sesuatu untuk menyelamatkan mereka semua.
Lalu Krisna juga mengatakan bila tujuannya sekarang hanya satu yakni membunuh orang yang menyebabkan semua hal ini terjadi dan mengapa akan dendam teman-temannya yang telah mati "Aku bersumpah akan membunuhmu dengan tanganku sendiri, untuk membalaskan kematian agung."
Mengetahui mengenai kabar kematian agung dari krisna, membuat Yandi merasa sangatlah terkejut sekaligus bersedih. Yandi mengatakan tidak menyangka dan beranggapan bahwa dirinya tidak mengetahui apapun tentang perihal kematian Agung.
Bahkan Yandi mengatakan kepada krisna jika dirinya baru mengetahui kabar kematiannya setelah mendengar perkataan darinya barusan. Namun hal itu sama sekali tidak mengubah arah pikiran dari krisna yang tetap akan membunuh Yandi dengan pisau yang berada ditangan kanannya.
Yandi yang sadar jika krisna sedari tadi terus saja berusaha mencoba untuk mendekatinya dengan tatapan yang mengarah kepadanya dengan sangat tajam.
Lalu Yandi mulai khawatir dengan kondisi mental yang mulai tidak stabil dari krisna yang bisa kapan saja melukai dirinya serta juga felix, Ia kemudian menyuruh felix untuk terus mundur kebelakang dengan tanpa adanya suara sedikitpun dari langkah kakinya. Sedangkan Yandi berusaha untuk menghilangkan fokus krisna agar tidak dapat memperhatikan pergerakan dari felix dengan cara mengajaknya terus berbicara dengan dirinya.
Lalu jika jarak mereka aman dari jangkauan krisna, barulah mereka dapat kabur meninggalkannya. Menurut yandi hal itulah yang terbesit saat ini dipikirkannya yakni dapat lari dari hadangan krisna.
Setelah nampaknya berhasil mengelabui pandangan krisna dengan kata-kata yang dirinya ucapkan, Yandi lalu membungkukkan lengannya untuk mengambil pasir yang berada dibawah kakinya dan melemparkannya ke mata dari krisna. Hal itu membuat pandangan krisna menjadi kabur serta memberi kesempatan bagi Yandi untuk pergi dari tempat itu. Yandi pun bergegas membawa felix bersamanya pergi meninggalkan krisna.
__ADS_1
***
Setelah beberapa jam pingsang, angga pun kembali sadar dan mendapati dirinya telah tergeletak di sebuah pohon tua yang amat besar. Seketika hal itu mengingatkan dirinya akan sesuatu yang sangat menyeramkan yang baru saja menimpanya. Dia merasa sangat ketakutan sampai-sampai bulu matanya bergetar tak karuan, Pada saat itu juga agung memutuskan untuk segera meninggalkan pohon tersebut serta mencari tempat yang lebih aman agar tak dapat bertemu lagi dengan sosok wanita berbaju putih serta terdapat sebuah tali yang mengikat dilehernya.