
dengan teleport sihir yg memakai banyak mana sihir arshen dan Aiden bisa datang ke kerajaan white ice tepatnya di pasar tempat Aiden bertemu Riana dan anak itu dalam waktu 2 jam dan yg biasannya di tempuh dalam 1 bulan .
mereka meregangkan diri saat sampai di wilayah yg di inginkan dengan jas hitam menutupi rambut mereka berdua . Apa sudah berhasil di lacak sekarang tanya aiden pada Arshen yg memeriksa sekitar. Lampu lampu yg berbentuk labu terlihat jalanan sepi dan beberapa orang menaiki kereta. pepohonan di wilayah white ice rindang dan berdaun tipis serta berwarna hijau pucat .tak lama setelah berdiam diri Arshen memberi kode bahwa posisi allen sudah di ketahui .
bersiap sekarang ucap nya tenang hingga mereka kembali mengunakan sihir perpindahan .
mereka sampai di deretan rumah warga white ice.masih ada warga yg duduk santai tak mau menjadi bahan curiga Arshen dan aiden menuju sebuah rumah . Apa benar ini ucap aiden memastikan dan hanya di tatap tajam Arshen , kau pikir aku mengajak mu kemana ucap nya sedikit di tekan .
tok tok tok tok tok tok kenapa lama sekali ucap nya tak sabaran.sedangkan yg punya rumah mendengar suara aiden hingga lama berpikir tuk tak membuka
kelamaan kenapa.tidak pakai ini saja ucap Arshen mengunakan sihir membuka pintu dengan mudah.mereka langsung bertatapan dengan Riana .
apa yg kalian butuhkan apa ada urusan mendesak tuan duke ucap Riana hanya fokus melihat Arshen .
kami tidak ada urusan dengan mu ucap nya dingin ia perlahan masuk ke dalam .
tak lama Leon datang karena mendengar keributan, tapi ia malah kaget
saat arshen mendekati Allen . Allen yg sudah dimanipulasi ingatannya melihat arshen sebagai sosok yg jahat hingga Allen pingsan . Mereka kembali berteport dengan membawa Allen dan Riana kedatangan mereka membuat Valina dan anak anak ya sangat senang sekaligus semangat . Riana di interogasi oleh arshen dan Aiden sendiri demi Allen Riana terpaksa harus tinggal disini sementara . Di sisi lain Allen berada di kanar bersama Valina .
__ADS_1
mama kenapa luka Kak Allen tidak hilang semua ucap Liana pelan melihat ibu nya .
ini luka yg di sebabkan oleh sihir tingkat tinggi jadi butuh waktu balas Valina .
um sedikit suara keluar dari Allen membuat mereka semakin mendekat .
Mereka semua tersenyum menunggu Allen sadar sepenuh nya saat Valina memberikan gelas berisi air minum Allen menepis tangan Valina hingga gelas nya jatuh dan pecah .
prang suara itu mengagetkan mereka bersamaan .
mereka saling pandang dan kembali melihat Allen .
Allen : menjauh jangan mendekati aku , terutama kau ( berteriak ) .
Allen apa ada yg sakit tanya Valina tiba tiba
Allen : jangan menyentuh ku ucap nya dingin ) sambil menepis kuat tangan Valina * apa apaan ini kak kau kenapa , memukul mama ucap Nathan keras .
sihir *
__ADS_1
Valina suara arshen datang dari arah pintu ia masuk dan melihat keadaan.
aku hanya ingin memeriksa nya ucap nya sambil tetap fokus tak lama ia mengkerut
dia beneran Allen sepertinya ingatan, nya juga tidak terganggu ucap nya kebingungan .
mama papa sebaik nya kita tinggalkan, kak Allen sementara mungkin ia merasa syok ucap Liana terlebih dahulu pergi .
yg di balas Nathan iya untuk sementara saja kita bisa menjelaskan nya baik baik .
ruang keluarga Duke ..
apa kak Allen marah karena menganggap kita tidak mencari nya ucap Liana sambil meletakan cangkir teh yg di balas oleh Clara kak Allen membenci kita seakan akan kita sering menyiksa nya saja tapi tetap saja perilaku itu kekanakan kanakan
Nathan : kak Allen gak mungkin marah karena hal kecil kak Allen juga tidak mungkin memukul mama pasti ada yg memengaruhi kak Allen tatapan nya seakan membenci kita dari lama
Nathan : gak gak kak Allen gak mungkin kekanak kanakan kalian tahu sendiri kak Allen itu bagaimana dia itu selalu bersikap dewasa teliti dan jarang kelihatan marah besar apalagi berteriak .
sabar kak ucap Liana melihat Nathan bicara sampai tidak ada kata jeda .
__ADS_1
terima kasih udah baca komen aja kekurangan nya kalau sempat author revisi