
Walaupun lupa ingatan Allen dengan mudah mempraktekan cara berpedang dengan baik berbeda dengan Nathan , yg lebih baik dalam memanah . Clara lebih dalam penerapan sihir , Liana dalam tata krama dan peraturan , chelsea lebih dalam hafalan sejarah dan nama daerah tapi bukan berarti kami hanya bisa melakukan satu hal mau di paksa belajar banyak hal pasti ada satu hal yg sangat ahli di setiap orang .
alasan tidak ada pengajar selain Grace adalah karena keegoisan nya ingin mendidik kami sendiri. tapi untuk pedang dan memanah kami belajar dari ksatria atau ayah .
krak kayu yg di pakai kami sebagai tempat finis panah retak itu sudah yg ke 30 kali nya simple bagi kami memanah tempat lain seperti kepala nyonya Grace .
Kak jam nya sudah habis waktu nya acara selanjutnya " Clara mengibas rambut nya yg penuh keringat .
memutuskan jadi seorang bangsawan berarti kami juga siap memikul hal yg sama sebagai balasan kemewahan yg kami dapatkan . Sebagai keluarga kerajaan kami berperan memberi contoh dan solusi terkait masalah yg di alami masyarakat atau perang .
KALIAN MAU KEMANA " teriak Grace saat kami sudah berpakaian rapi untuk bersantai di taman. Hm apa lagi mau nya pikir ku
hari ini ada kunjungan oleh putri melisa dan celia apa kalian ingat " Grace memandang tajam pada kami berlima
karena banyak hal yg terjadi kami tidak mengingat hal itu. Tak mau memperpanjang masalah kami menurut saja
Nathan dan Liana memperhatikan bunga yg pernah mereka tanam bersama sekarang bunga itu sudah mekar dan menjadi bagian dari taman . ( coba tebak bunga apa )
dimana mereka bukannya seharusnya sudah datang " Allen sedang memikirkan topik yg harus mereka bicarakan nanti ia memiringkan kepala saat berpikir .
apa kakak ingat , Clara berkata dengan semangat membuat suasana kembali cair .
dulu saat pesta kak Allen bertengkar dengan putri Celia . Mama papa menyuruh kakak minta maaf tapi kakak keburu di culik " Clara
aku bertengkar , dengan perempuan apa yg bisa aku debatkan dengan nya " Allen sedikit menampilkan senyum tipis penuh arti
kakak , bertengkar sampai saling pukul tahu kalau kakak ingat apa kakak malu " Clara menggoda Allen dengan ekspresi nya
apa putri itu sudah tahu kakak lupa ingatan , apa dia butuh maaf " Chelsea bicara setelah selesai memakan sepotong kue yg langsung di sambet oleh Clara , kakak minta maaf saja
jangan , untuk apa biarkan saja ucap Nathan sengaja membelok dari pendapat adik nya .
tiba tiba saat mereka asik bercanda terlihat rombongan beberapa pelayan .
itu mereka syut diam " Liana memberi kode
terlihat mereka berdua memberi salam dan kembali memperkenalkan diri setelah semua nya duduk. melisa memulai pembicaraan terkait ulang tahun mereka ia ingin ikut berkontribusi di dalam nya .
hm untuk itu ada beberapa pengurus dan masalah gaun mama sudah , menyiapkan nya sejak awal masalah dekorasi juga di atasi oleh kak Riana dan untuk tamu undangan di atasi oleh paman Aiden " Liana .
yg lebih banyak berbicara tentang itu adalah Liana dan Chelsea sedangkan Nathan dan Clara fokus berdua lalu Allen tetap diam sambil berpikir tak sengaja mata nya mengarah pada Celia .
karena apa aku bertengkar dengan nya Allen menatap serius celia hingga yg di tatap angkat bicara .
ada apa , " Celia. Sontak fokus mereka beralih Liana memulai pembicaraan kembali .
__ADS_1
kalian tahu kan berita kak Allen di culik sekitar 1 tahun lebih hal itu membuat kak Allen mengalami trauma , jadi abaikan saja jika ia bersikap aneh " Liana melebihkan cerita bak naskah drama yg langsung di notice baik .
tra trauma tapi " Allen mencoba mengerti kata kata Liana .
syut , kemarin saja kakak mengamuk apa tidak ingat dan ia juga agak lupa ingatan " Liana memperjelas . topik seketika berpindah melisa merasa lebih penasaran , rupanya itu tak tik Liana agar , menghindari topik awal .
Clara dan Nathan mulai paham mereka lalu bangkit dan berdiri di dekat Allen .
lihat ini luka luka karena sihir jadi butuh proses untuk penyembuhan kakak pasti sangat kesakitan " Clara .
( akting kalian berlebihan "ucap Liana dalam hati )
Nathan menggoyang goyangkan tubuh Allen dengan kencang . Lihat saja kak Allen seperti mayat hidup lihat nih " ucap nya semangat padahal ia ( tertawa dalam hati )
kami sudah tau itu tapi kami tidak tau gejala nya separah ini , apa kau ingat aku melisa mendekat pada Allen .
yg tiba tiba di jawab ketus oleh Allen. aku tidak mengenal mu , tapi aku kenal gadis itu " Allen menunjuk Celia .
tapi bukannya kita bertemu di waktu yg sama " melisa merasa aneh
menjauh ingat batasan , nona melisa " Allen menjauh saat melisa makin dekat pada nya
( kak Allen sangat ahli , ucap Chelsea dalam hati .
siapa saja yg kau ingat tanya melisa penasaran yg langsung di balas deheman oleh Allen. aku hm mengingat dirimu tapi sebagai sosok lain ucap nya pelan .
jam minum teh selesai semua , sekarang jam membaca di perpustakaan apa nona melisa mau mengikuti jadwal kami " Liana
tentu , aku masih punya urusan lagipula aku suka membaca " Melisa .
kami segera pergi ke perpustakaan utama dan saat itu juga kami berpencar haha kami pikir sudah bisa mengerjai nya .
hah akhirnya bebas , huft " Allen duduk di dekat rak sambil mengambil satu buku dan membaca sendirian tapi tak berselang lama sebuah buku jatuh ke atas kepala nya , saat ia melihat ke rak teryata Celia yg menjatuhkan buku itu , karena ketahuan Celia hendak kabur tapi di tahan oleh Allen .
tidak mau bertanggung jawab " Allen membalas dengan menepuk kening Celia .
kau tidak pernah mau mengalah ya apa sikap mu akan begini terus sampai punya keluarga , kalau begitu kau akan jadi suami yg nakal dan keras kepala " Celia .
Allen tidak terlalu mengubris ia malah tertawa kecil .
A apa yg lucu " tanya celia penasaran
kenapa saat kau marah malah terlihat lucu , apa aku buat kau marah saja " Allen .
ah coba saja kau akan trauma menganggu ku lagi teriak Celia .
__ADS_1
Syut apa kau itu kerbau kenapa terus berteriak " Allen .
akhirnya mereka berdua saling mengalah dan membaca buku masing masing walau duduk sebelahan .
suara gelang ...
KAKAK hm sudah waktunya nona melisa pulang keluar saja " Clara .
setelah mendengar hal itu Allen dan Celia menuju pintu perpustakaan sekarang jam menunjukan pukul 5 sore setelah mereka memberi salam masing masing acara di tutup .
akhirnya kita bebas , apa lagi jadwal kita dan apa kita main petak umpet saja " Nathan .
bermain lagi , hm kita balik kamar sekarang dan kerjakan pr atau pergi menemui paman Aiden " Liana .
kami berlima melewati lorong dan bertemu beberapa pelayan dan penjaga baiknya kami tidak bertemu nyonya Grace . kami berlima kembali menyusun rencana untuk besok dan mengerjakan pr setelah makan malam tapi saat akan kembali ke kamar masing masing paman Aiden memanggil kak Allen .
gelang ...
kenapa kak Allen dipanggil " tanya Chelsea
mungkin ada beberapa urusan " liana sedang berpikir alasan nya .
seminggu lagi ulang tahun mereka tapi tak seperti biasa , apa karena mereka sudah bertambah dewasa atau karena acara nya hanya berupa pesta bukan perayaan yg seperti mereka pernah lakukan .
Apa yg paman katakan benar , dan mereka sudah menemukan mama dan papa " Allen
hm ratu sempat tidak sadar tapi sekarang ia baik baik saja dan Arshen juga mungkin 3 hari lagi mereka balik , paman tidak mau memberi tahu yg lain karena takut mereka kepikiran tapi yg penting semua baik baik saja " AIDEN .
siapa penyebab nya , kecelakaan kereta pasti memiliki penyebab " Allen peduli pada berita itu walau ingatan nya belum pulih tapi ingatan palsu yg di tanam violet perlahan hilang .
hm untuk itu tuan duke tidak menyuruh melakukan penyelidikan , lebih lanjut karena keselamatan lebih penting . kejadian itu setelah mereka pulang dari ibu kota " Aiden
paman kan sudah memberitahu itu sudahlah aku akan menanyakannya nanti saat ayah ibu sudah pulang " Allen menjawab dingin .
selamat malam paman , terima kasih sudah mau membantu dengan baik " Allen 🙂
setelah memberi salam Allen bergegas keluar saat akan masuk ke kamar miliknya di dalam kamar sudah ada keempat adik nya yg belum tidur terlihat mereka seperti mengantuk .
kakak apa yg di bicarakan paman Aiden apa ada hal yg penting ? Chelsea bertanya sambil bersandar pada Liana .
papa dan mama akan pulang dalam 3 hari ke depan , hanya itu saja " Allen .
akhirnya mereka kembali ke kamar masing masing kecuali Liana yg memutuskan tidur bersama Chelsea karena ia ingin di bacakan buku cerita .
LATIHAN SIHIR . pagi itu mereka latihan sihir bersama Riana karena nyonya Grace yg tidak masuk . Chelsea memiliki sihir yg butuh kendali jadi setiap latihan sihir ia harus di awasi jangan sampai sihir milik nya meledak ledak , selagi itu ada Nathan yg bisa menyerap energi sihir sewaktu waktu . Jika nyonya grace tahu kita belajar sihir sambil bermain main pasti ia akan mengirim pengajar sihir dari nya kalimat itu keluar dari Chelsea yg membuat Mereka tersenyum .
__ADS_1
kalau begitu akan kakak serang pengajar itu hingga ia menyesal mengajar kita , kan sudah ada papa dan kakak sebagai pengajar untuk apa orang lain " Nathan .
dari awal belajar di istana nyonya Grace sudah mengambil alih dan Chelsea menjadi orang yg paling menanti nyonya Grace pergi , cara mengajar nya yg terkesan keras dan sangat ketat . Terkadang mereka tidak punya waktu untuk pergi keluar istana sekedar melihat ke luar hal itu cukup sulit di tambah Arshen dan Valina tidak bisa berbuat banyak tapi mereka semua senang bisa bercerita pada orang tua mereka . Kecuali Allen yg selalu menutup diri , Liana yg cenderung suka menasehati dan bertahan .