
Tuan duke niat gak sih mau ambil tuh pewaris aah setidaknya bujuk gak peka banget pasti anak nya gak mau lah ikut dia " Riana juru tulis Arshen yg sebal sendiri menanggapi penuturan Aiden mengenai hal itu .
Jangan ikut campur urusan orang lain jawab seorang pria dengan rambut biru tanpa melihat ke arah Riana ia Aiden .
Ya kamu pasti lah belain kamu kan asisten nya balas Riana dengan nada polos
Udah aku sibuk bisa balik ke rumah sendiri kan , setelah berkata begitu Aiden berlalu memasuki ruang kerja tanpa melihat Riana .
Riana yg di tinggal hanya diam seribu bahasa Perlahan sosok berambut biru itu masuk ke ruangan .
Padahal aku udah berusaha ngejar Aiden selama 3 tahun tapi kayaknya dia gak peduli sama sekali " Riana tersenyum pahit berjalan di lorong istana duke .
Ruangan duke ..
Ini baca dulu kertas nya " Aiden sangat sibuk mengurus banyak hal tapi Arshen sendiri sibuk dengan pikiran nya .
Kamu urus aja aku bakal sibuk " Arshen tidak menghiraukan Aiden .
Masih ngambil anak itu apa susah nya sih tinggal kasih uang atau pakai cara lain gak harus lama " Aiden menjawab datar lama lama ia kesal dengan teman masa kecil nya yg sekarang menjabat jadi duke .
Kayaknya wanita itu seru juga udah lama gak sesulit ini kan untuk dapatin sesuatu , Arsen tersenyum tipis yg terlihat asing bagi Aiden tapi tetap di balas datar oleh Aiden ,berurusan dengan wanita adalah hal yg paling membosankan dan rumit .
Lalu bagaimana dengan putri count itu " Arshen menatap Aiden serius ia sedikit menggoda asisten sekaligus teman nya .
Riana , dia cuman rekan kan " Aiden tertawa pelan mengatasi Arshen yg kepo .
di sisi lain rumah count .
Riana baru pulang " teriak ibu nya yg baru turun dari tangga ia mira nyonya count yg sudah agak tua tapi tetap memakai riasan tebal ala ala bangsawan muda .
hm , Riana berdehem karena lelah baru pulang menghadapi mama nya saat akan naik ke tangga untuk ke kamar ia kembali di hadang .
Kamu masih berkutat mau kerja keras kamu liat keadaan kita na sebaiknya kamu turutin aja kata mama nikah sama alex jangan egois kamu dikasih cara mudah milih yg susah " mira mengeraskan suara nya . Riana terlihat malas menangapi hal ini
__ADS_1
kenapa Riana udah urus semua kok biaya pengobatan ayah dan seluruh nya ma itu dengan usaha riana kenapa harus nikah demi harta ma jawab nya .
Ini juga demi kebaikan kamu ra kalo kamu nikah sama tuan Alex kamu bakal jadi nyonya earl dia pangkatnya 7 kali di atas kita ra " mira meyakinkan putri pertama nya tapi tetap di anggap remeh Riana . kalau begitu adik kamu aja yg mama kasih kamu masih gak mau dan tetap ngejar Aiden teriak nya .
Kamu masih nyakin mau deketin aiden katanya dia udah tunangan lho sama putri marguez mereka saling suka udah kamu pasti kalah ra kata kata itu membuat Riana tak berkutik .
Aku turutin kata mama aja aku udah banyak ngeberontak " Riana tiba tiba pasrah ia berlari menaiki tangga rumah ia tidak mau melibatkan adik nya .
tuan earl berusia 20 tahun lebih tua dari Riana ia juga sudah mempunyai 5 istri dan istana earl terletak di selatan yg memiliki cuaca dingin penuh salju . Butuh waktu lama kesana , pagi itu juga Riana memulai perjalanan dengan menaiki kereta tanpa memberi kabar pada banyak orang .
pindah scene *****
RION ALLEN Nathan , KALIAN MAU KEMANA teriak Valina ia mendekat ke arah mereka dan menatap intens .
Hehe mama kami mau jalan " jawab Nathan polos yg langsung di benarkan Rion .
Kalian seharusnya les kan hari ini kenapa cuman Liana dan Clara yg pergi " Valina menatap kedua putra nya yg langsung berbalik menatap Rion , Dan Rion seharusnya kau menjaga anak anak kan hm senyum Valina terlihat tulus .
kami ada urusan mendadak papa yg ajak jawab Nathan malah berkata sebenar nya yg membuat Valina tenang .
Rion kamu jadi anak kecil lagi , jangan biasaiin turutin mereka kalo kalian mau belajar pedang nya seharusnya izin sama mama . bukannya bolos kalian harus disiplin kami kerja keras buat kalian bisa , les ini Kalian gak peduli sama mama lagi mama pergi aja " Valina mengeluarkan skill .
Maaf ma kami janji gak gini lagi " Nathan dan Allen menjawab bersamaan .
Udah mari kita jemput adik kalian " Valina bersiap keluar rumah bersama sama .
di dalam perjalanan mereka menarik perhatian sebagai keluarga .
Kayaknya kita udah di restuin tuh val kapan kamu mau kita nikah " Rion menggoda Veli yg di jawab oleh Valina . Sampai aku jadi cewe yg lemah " Valina menjawab datar .
lemah di kasur mau " Rion tertawa renyah tanpa malu melontarkan kalimat itu .
APA ? Valina setengah teriak karena kaget
__ADS_1
mereka pulang dari sekolah selesai menjemput Liana dan Clara .
Ni mama permen biar gak marah mulu " Clara tahu mood mama nya yg berubah .
Kalian beli dimana " Tanya Valina penasaran siang itu suasana jalan desa flora agak sepi mereka menjadi lebih aman .
Di kasih paman paman ma " Clara menjawab jujur lalu mulutnya di bungkam tangan Liana ,Cla kita udah bicaraiin ini tadi yaaah .
Ingat nasihat mama kalau jangan ambil barang dari orang yg gak di kenal lagian kenapa di terima " Valina merapikan rambut nya yg sedikit berantakan .
Hiya tapi ini aman kok ma kami gak makan sebelum kak Allen yg makan duluan biar tahu ini beracun apa enggak " Clara menjawab polos .
Jadi kalian ngorbanin kakak ni , Allen menatap adik kecil nya yg di balas tawa oleh lainya . Kakak kan kuat anti racun dan anti banting " Clara tertawa renyah melihat ekspresi kakak nya .
kakak kalian ini bukan hp nokia ya , lagian paman mana yg beri kalian permen " Valina memeriksa permen yg ingin mereka makan Dia paman yg bertamu semalam " jawab Liana santai sambil mengaruk kepala nya yg tak gatal .
Paman yg semalam bertengkar sama mama kalian " Rion memastikan ulang .
iya dia ramah " jawab Clara dan Liana bersamaan mereka sepertinya lupa dialong mereka semalam.
Jangan tertipu anak anak " Valina tersenyum miring menyimpan permen pemberian Arshen .
Val hubungan darah gak akan bisa bohong biar kamu benci sama ayah mereka sekalipun mereka akan terus terikat " Rion berbisik pelan tapi di balas datar oleh Valina. udah aku bilang pria itu bukan ayah mereka Valina berkata tegas ia tetap menahan diri karena sedang mengendong Chelsea yg kurang paham .
Papa rion jangan khawatir kami tetap sayang papa rion kok kami gak peduli dengan hubungan darah yg kami butuhkan itu sosok papa yg selalu ada " Clara tahu permasalahan yg timbul karena ulah nya .
Tapi kami seakan merasa lelah sendiri kami tidak bisa lepas dari sosok itu .
prew eps ...
Kalian bisa pilih sekarang , aku gak bakal misahin kalian dari mama kalian " Arshen kembali ke rumah Valina dengan tetap sendirian .( pindah scene )
riana udah gak masuk 2 minggu tanpa kabar juga " Aiden bertanya tegas di rumah count mencari keberadaan Riana tapi di balas peryataan pahit oleh nyonya count .
__ADS_1
Dia udah berhenti dia mau menikah kenapa " mira tersenyum puas melihat pemandangan sesuai harapan nya .
EPS SELANJUT NYA BACA .