Ibu Lima Anak Yg Hebat

Ibu Lima Anak Yg Hebat
profil


__ADS_3

Allen ...



Liana



Nathan



Clara



Chelsea



ini gambar nya udah dewasa ya ...


(rambut hitam milik clara dan Allen mirip siapa dan rambut biru milik Chelsea mirip siapa Valina matannya warna emas marguez juga kalo gitu kenapa bisa warna warni gini apa Valina berhubungan dengan pria lain " pikir Valina )


apa yg kau pikirkan sambil melihat kami " tanya Nathan penasaran rambut putih milik nya tetap rapi . Yg malah di jawab Liana Nathan jaga bicara mu , Liana berkata santai


aku hanya melihat wujud kalian " jawab nya Valina singkat tak mau tampak aneh tak lama ia kembali berkata hal yg tak biasa hingga membuat heran .


kenapa kalian tidak ada yg mirip dengan ku tidak adil padahal aku yg mengandung kalian dan panggil aku mama aku kan mama kalian " kata Valina tersenyum miring .


apa boleh " pertanyaan polos menyapa telinga milik Valina dan yg bertanya adalah Clara kecil. ups " Clara merasa salah bicara


bukannya kau tidak suka di panggil dengan sebutan itu ada apa " Allen merasa heran


aku yg melahirkan kalian hah setidaknya hargai aku saat 15 tahun harus melahirkan 4 anak sekaligus di tambah mengingat ayah kalian itu " Valina tersenyum jahat .


( sepertinya aku mengucapkan dialog valina di novel " Valina sedikit dejavu mengingat nya


kami tidak minta di lahirkan " Nathan tampak sedih karena perkataan Valina tiba tiba .


jadi kalian mau di gugur kan " Valina bercanda ia santai tertawa tanpa pikir panjang . Hahahah lucu sekali ejek Nathan kalau kau kerepotan mengurus kami jangan melahirkan

__ADS_1


dasar mulut mu itu siapa yg mengajari kalian dan cepat sekali pelafalan kata kalian sangat lancar seperti sudah dewasa " Valina merasa heran bukannya meraka baru 3 tahun yang di balas singkat oleh Allen kembali. bukanya kamu yg menginginkan ini agar kami tidak mempermalukan mu .


kami tidak mau memiliki hubungan dengan marguez dia akan menikah lagi dan kami akan punya ibu tiri " Allen menjawab semua isi pikiran Anita yg mengantikan Valina tiba tiba .haha bukannya aku sama saja seperti ibu tiri aku suka menyiksa " Valina tertawa pelan menatap atas .


tapi setidaknya kau yg berjuang melahirkan kami .dan sepertinya kau hanya berusaha mendidik kami dengan keras agar kami bisa melindungi diri sendiri " Allen banyak menjawab tanpa ekspresi .


( Valina tahu bagaimana rasanya tumbuh sebagai anak terbuang keluarga roxea yg hanya di siksa dan akhirnya nikah politik ) pikir nya dan ia mengangguk menangapi Allen .


benarkah bukannya kau serakah dan ingin banyak kekuasaan " Nathan mendelik , apa kalian tahu ibu kalian ini dari keluarga roxea " Valina membalas kata dengan cepat . lalu , jawab Nathan tak kalah cepat .


dasar anak kecil " Valina merasa gemas hingga mencubit gemas pipi Nathan .


karena berasal dari anak pelayan aku tidak memiliki kedudukan ratu roxea punya 2 anak mereka paling berkuasa di situ . aku terbiasa banyak belajar demi mengejar kedudukan agar tidak mudah di tindas dan yg paling pantas menjadi pasangan marguez adalah ibu " Valina merasa bangga sendiri .


lalu ibu pikir kehidupan ibu akan berubah Clara bertanya dengan mudah dan di jawab senyum dan kata iya tapi saat pernikahan marguez sering bersikap kasar ya mungkin karena dia satu itu berumur 18 tahun dan masih muda " Valina menjelaskan


karena kedudukan keluarga marguez banyak bahaya saat hamil kalian jadi kurasa itu alasan kalian agak berbeda pada anak umum nya . Yg membuat Valina kembali diberi pertanyaan oleh Clara , apa marguez suka pada wanita lain secantik apa dia apa dia lebih imut dari ibu .


mungkin kalian belum bertemu dengan nya dia berasal dari darah bangsawan murni dia putri duke " Valina memberi penjelasan , jadi apa kalian benci ibu hm tanya nya berdehem .


ti tidak tuh " Nathan menjawab dengan gugup ia merasa reflek berkata demikian hingga kereta berhenti di sebuah tempat .


baik turun satu persatu dari kereta " Valina mengendong chelsea yg sedang tidur sambil memberi arahan .


ini dimana " tanya Liana sambil mengusap mata yg di penuhi sedikit debu kereta . Yg di jawab kembali oleh mama nya alias anita


kediaman yg aku beli dari usaha Anita tahu benar alur novel ini .kalian tidak akan bisa mengangkat barang barang biarkan saja ,Valina memasuki mansion yg sudah cukup bagus .


aku harus mendekatkan diri pada anak anak valina agar mereka tidak melakukan pemberontakan dan membunuh ku " Valina berkata dalam hati setelah memasuki mansion bersama .


aku bisa membuat usaha atau menjadi pembunuh bayaran tapi terlalu berbahaya sekarang karena aku tidak sendiri pikir nya dalam hati sambil bersandar pada dinding .


mereka tidak sempat mengecek mansion satu persatu dan berakhir membersihkan satu kamar saja . Yg terhenti karena suara bayi yg menangis Valina , mengendong bayi dengan hati hati ia belum berpengalaman .


sepertinya dia haus " Clara melihat ke arah mama nya yg bingung . baik aku akan menyusui nya Valina berkata dengan tidak nyakin .


( aku gak pernah nyusuin bayi nikah aja belum ini gimana aduh ) " Valina masuk ke kamar dan berusaha , wajah nya memerah karena malu sekaligus geli . Di luar kamar kembar 4 sibuk sendiri .


iya tapi kita nanti tidur bersama gitu " Allen sedikit ragu mengenai tidur sekamar hum iya kita tidur sama mama juga jawab Liana santai


kalau dipikir pikir wanita itu cukup baik dia menyusui kita semua pas bayi udah kita kembar empat saat itu " Nathan tak memberi alasan pasti berkata demikian .

__ADS_1


kenapa dia tidak meminta ibu asuh saja untuk kita, yah walau begitu dia hampir membakar kita semua hidup hidup " Allen tidak mau kalah argumen yg langsung di hentikan suara pintu kamar yg terbuka .


ada apa kalian habis ngibah " Valina menatap curiga karena tiba tiba mereka semua diam , Hm udah masuk kamar lalu tidur jangan berisik ya .


siapa yg beri nama kalian " Valina berusaha mencairkan suasana yg di jawab dengan nada ceria oleh Liana. kata ibu , ibu semua yg beri nama ke kita karena marguez itu tidak peduli akan kelahiran kita " Liana menjawab


hmm ibu apa kita bukan anak marguez karena kami tidak mewarisi mata emas milik nya " Clara bertanya serius . Hah apa pelayan sering memandang rendah kalian " Valina berusaha balik tanya mengalihkan fokus saja


tidak karena dia takut ibu mengamuk " Allen sedikit tersenyum yg di balas anggukan oleh yg lain . berhenti berpura pura lupa ingatan taktik apa lagi yg kau mainkan " Nathan hanya berbicara dalam hati .


(di lihat dari novel marguez tidak suka pada valina jadi tidak mungkin dia mau berhubungan apalagi sampai lima anak gini ) " Valina berpikir keras hingga ia tersadar karena .


kruk " bunyi perut Nathan memecah fokus Valina ,hoho kurasa kalian lapar ini sudah waktunya makan malam " Valina gemas sendiri dan langsung berlari ke arah dapur kurasa ia semakin bar bar . Nathan merasa malu sekaligus kaget dengan perubahan ibu nya yg tak peduli etika bangsawan .


sesampai nya di dapur Valina mengecek apa ada saja ia tenang karena sadar terhubung dengan apartemen milik nya hingga bisa mengambil bahan di sana tanpa ketahuan karena ia sudah memastikan anak anak Valina tetap di meja makan .


mengambil sayur sayuran , daging , susu , air , tepung , bumbu * memasak selesai langsung bawa ke ruang makan .bubur daging sup sayur kue tepung , bola bola kentang , susu wortel .


enak " Clara memuji dengan tulus kurasa iya jawab Liana ,aku belum pernah lihat ini " Liana bertanya heran pada hal asing yg ia makan .


itu kue tepung dan bola kentang , Valina merasa bangga menunjukan hal baru pada tokoh novel . berhenti makan seperti bangsawan kita tidak berada di istana marguez lagi " Valina mau mereka makan dengan santai sambil menawarkan siapa yg mau mama suapi dengan nada semangat


Clara mengajukan diri pertama kali yg langsung di notice Valina .


jangan berantakan Liana " Allen memberi teguran dengan tetap fokus makan yg membuat Valina menatap ke arah Allen kenapa siapa , yg akan marah makan saja sewajarnya seperti anak kecil " jawab Valina sembari menyuapi Clara .


Allen " Valina memanggil nama Allen karena yg di panggil tak peduli , Valina mengusap pipi Allen karena ada sebutir masi yg menempel .


kakak juga berantakan " Liana tertawa kecil ia mengejek kakak yg memarahi nya makan . Valina langsung memangku Allen tanpa perlawanan. lihat bagaimana memegang sendok jangan kaku begitu " Valina mengajarkan Allen cara sewajar nya makan


sok perhatian " Nathan tetap berusaha tak peduli sambil berkata kata dalam hati . Yg langsung di sadari Valina , Nathan juga mau " tawar Valina .


selesai makan , haah kalian masuk saja dan tidur duluan biar aku yg mengurus semua nya dan jangan membantah lagi its oke kata Valina mengakhiri jam makan .


selesai membersihkan semua nya , Valina memasuki kamar yg terlihat mereka sudah berbaring rapi bagai buku perpustakaan .


( Allen masih kaku Nathan masih susah di dekati Liana mulai percaya dan Clara mudah di taklukan " Valina ) meneliti sambil duduk di pinggir kasur , Hei belum tidur sisir dulu rambut kalian siapa yg mau duluan setelah itu hm lalala , Valina bernyanyi sambil menyisir rambut Clara .


kalian juga mau di sisir " Valina bertanya tapi tak di jawab lain nya hingga Clara selesai hingga Clara memilih asal ,kak Allen juga ma oke Valina merasa senang ia menarik paksa Allen sekalian mengerjai nya .


hhaha " Liana tertawa melihat rambut Allen yg di kuncir dua oleh Valina tawa mereka renyah tapi tak membuat perubahan bagi Allen . baik sekarang Nathan , Valina tersenyum bersiap siap memaksa Nathan . Selesai jawab nya hahaha tawa kembali terdengar sekaligus dari Allen .

__ADS_1


sudah jangan cemberut ya sekarang tidur , Valina menyimpan sisir dan menghampiri keranjang tidur milik Chelsea hingga tak sadar menyanyikan lagu hal itu wajar karena ia aslinya memang bisa bernyanyi .


mama bisa nyanyi tanya Clara memastikan sambil melihat ke arah Valina . Iya kenapa apa kalian mau lagu lain tanya nya santai . Setelah selesai ia berbaring di kasur tepat di tengah tengah tiba tiba pikirannya malah ke arah ( aku bukan ibu asli kalian aku hanya bertransmigrasi ke tubuh valina jadi aku tidak tahu beban yg selama ini valina pikul .


__ADS_2