Ibu Yang Ditinggalkan

Ibu Yang Ditinggalkan
Disuruh nikah...


__ADS_3

tak terasa sudah hampir satu tahun Aura dan Hadi berpacaran... karena keadaan mereka yang merantau membuat mereka menjalin hubungan dengan bebas...tidak adanya sosok yang bisa mengingatkan mereka, membuat mereka bebas bertemu,,,tidak ada batas dan penghalang hanya waktu kerja saja yang membuat mereka berpisah...kadang Hari ngapelin Aura tapi sering juga Aura yang ngapelin hadi... stiap hari bertemu tapi walaupun begitu bukannya bosan malah membuat mereka semakin bucin... julukan pasutri pun sudah menempel menjadi inisial mereka, julukan yang sudah populer dikalangan teman teman kerja mereka berdua...ya walaupun belum menikah tapi kalo tiap hari ketemu cuma tidur aja yang terpisah...ya gitulah...


setiap hari ketemu,,, setiap gajian uangnya habis... hari-hari bertemu membuat mereka Boros,,, pengeluaran pun tak terkontrol lagi...apa yang mereka mau langsung diwujudkan dari mau makan ini itu,,, nonton,jalan ke pantai...setiap hari senang-senang setiap hari jalan... dunia memang milik mereka,,,berdua membuat mereka benar benar menikmati hidup...mau ini,itu uang nya pun ada ya cus lah....

__ADS_1


"hadi,,,Aura...bang farid berjalan mendekati Hadi dan Aura yang sedang duduk di teras rumah hadi... perasaan tidak ada yang menarik dari malam ini tapi mereka tetap saja betah... walaupun sudah dari sore tadi mereka bertemu karena Aura libur hari ni jadi Aura ke rumah Hadi...Aura pun ikut membantu mengurus pekerjaan rumah hadi...


"boleh abang bicara sama kalian berdua"...ucap bang farid yang masih menggenggam sebungkus rokok yang sengaja belum dinyalakan mungkin gak enak dengan asap kalo sambil ngobrol atau mungkin sengaja menahan diri di hadapan Aura..."iya bang "..jawab Aura dan Hadi yang saling pandang...

__ADS_1


Aura dan Hadi pun hanya saling pandang belum ada yang membuka suara sedikitpun,,,raut wajah mereka pun kebingungan ditambah wajah Aura yang memucat...sambil melintir lintir ujung bajunya Aura hanya diam...Ya bisa dibilang Hati Aura berkecamuk kakak'perempuan aura sedang merantau,,wali tidak punya apalagi uang...karena selama ini baik aura hadi blum ada yang berfikiran ke arah situ...usia yang masih muda dan tentunya fikiran yang belum matang...hari hari hanya senang senang...


tidak jauh berbeda dengan Aura... Hadi pun berfikiran hampir nyaris sama... walaupun selama ini Hadi rutin mengirimkan sedikit hasil dari penghasilan nya untuk sang bunda di kampung tapi uang tersebut terbilang kecil... Hadi bingung... berkali-kali tangan nya menggaruk garuk kepala Yang tidak gatal...

__ADS_1


"gimana usul Abang kok pada diem pada bengong aja.. terlihat bang farid pun sedikit kesal karena baik Aura dan Hadi tidak ada yang merespon pembicaraan bang farid... sampai akhirnya Hadi pun membuka suara..."Hadi bersedia menikahi Aura bang,,,hanya kalo sekarang uang ku belum terkumpul...Aura hanya menoleh tapi percaya dengan apa yang barusan dikatakan Hadi... kebanyakan kagum jadi nya Aura,,auto tambah bucin...trus gimana dengan kamu Aura...bang farid pun beralih ke Aura..."baiklah bang aku bersedia...oke deal ya besok kalian abang pesankan tiket..."ucap tegas bang farid... mungkin bang farid gak mau sampai Hadi dan Aura kebablasan menciptakan sebuah kehidupan baru sebelum waktunya he he... walaupun pun tak punya itu urusan keluarga mereka fikir bang farid...


__ADS_2