Ibu Yang Ditinggalkan

Ibu Yang Ditinggalkan
sepeninggal ibu romlah


__ADS_3

"Mas,,,mas gimana ini nabila mau susu mas...sedang kan uang yang mas kasih kemaren hanya cukup .embeli emas sekilo dak 1 bungkus mie instan"...maafin mas ya dek,,,mas binggung mau mencari pekerjaan apa lagi...otak mas sudah buntu...aku pun hanya diam saja,,, terlalu banyak fikiran membuat ku pusing...mau ke rumah orang tua ku... rasanya malu,,,karena selalu merepotkan orang tua ku... akhirnya aku hanya bisa berlari ke dapur memasak mie instan untuk santap kami hari ini...mie pun selesai ku buat kami bertiga pun menikmati mie yang hanya satu bungkus itu tak lupa aku menambahkan air sedikit lebih banyak karena bagiku suami adalah no satu,anak nomor dua dan aku setelah mereka...walau pun hanya mie instan yang kami santap makan kami pun terasa nikmat karena tidak ada lagi sosok ibu mertua kejam ku...

__ADS_1


diiringi suara jangkrik nabila berlomba memberi suara...rengekan dan tangisan nabila yang selalu meminta susu pun tak bisa ku bungkam lagi...tidak ada satupun barang di rumah ini yang mampu mengalihkan nabila...karena smua barang milik mertua ku di bawa pergi termasuk tv tabung kecil berukuran 14 inci...dulu ketika mas Hadi tidak punya uang untuk membeli susu nabila selalu kuberi teh sambil menonton tv...tapi sekarang tv dan teh pun aku tidak punya...

__ADS_1


hari semakin sore sudah masuk waktu shalat ashar...mas hadi dan nabila belum juga pulang...akupun mengambil air wudhu dan memilih mengejakan sholat ashar...ya Allah tolong ampunkanlah dosa ku,,dosa kedua orang tua ku,dosa suami ku... berilah kelancaran Rizki bagi kami...amin... selesai mengerjakan sholat akhirnya suara ayah dan anak itu pun pulang...."dek ini susu nya tolong cepat dibuatkan untuk nabila...yey bila num susu,,bila num susu...ntah haru atau sedih akupun bergegas membuatkan sebotol susu untuk putri kecilku...dengan lahap nabila menyedot susu sambil berbaring tak terasa nabila pun tertidur..."Dek bagaimana kalo kita jual saja rumah ini...tadi mas kerumah mbak desi mas ceritakan apa yang terjadi antara ibu dan kita...kata mbak desi ibu ikut mbak Fitri mengontrak dan yang lebih mengejutkan ibu yang membayar kontrakan bukan mbak Fitri...jadi mbak desi menyarankan rumah ini di jual saja...kita pindah saja kerumah orang tua mu...buat rumah kecil di sana...aku memang pernah menyampaikan kepada mas hadi kalau aku mempunyai jatah tanah dari orang tua ku... Alhamdulillah aku pun menyetujui usalan mbak desi... dulu sebenarnya aku keberatan ikut tinggal dengan mertua ku...tapi aku tidak kuasa menolak permintaan mas hadi...karena ibu mertua ku cekcok dengan mbak fitri dan yang kutau ibu mertua ku baik hati... ternyata itu cuma kedok ibu mertua ku saja... karena mas hadi bisa dibilang yg tidak pernah absen memberi ibu uang bulanan.

__ADS_1


__ADS_2