
"memasuki bulan pertama kehamilanku...tidak ada kebahagiaan yang menyambutku... tidak seperti wanita muda yang mengalami kehamilan pertama yang disambut dengan suka cita...
hari hari penuh kebahagiaan,,, perhatian ya kesenangan lah intinya..namun semua hal itu,jauh berbanding 180 derajat dengan diriku,,,hari- hari yang kulalui sungguh miris,,,bagaikan neraka...ya tepatnya neraka rumah tangga...
penderitaan demi penderitaan kurasakan...mulai dari kelelahan yang berlebihan serta kekurangan asupan gizi ...ya semua itu karena ulah mertua ku...padahal kak hadi selalu menyisihkan sebagian uangnya untuk aku...tapi selalu,,,selalu mertua ini yang mengambil jatah bagian ku,,,tidak ada yang dapat kulakukan selain hanya bisa diam,,,pasrah,,, pasrah tapi tak rela...
ibu mertua seperti menari nari di atas penderitaanku... aku heran kehamilan ku tidak menyurutkan niat nya untuk menyiksa ku...baik lahir maupun batin...aku merasa tertekan dan tersiksa...tapi untuk kesekian kalinya aku bahkan tidak mempunyai kemampuan untuk melawan mertua...
ibu mertua sangat pintar bersandiwara,,, bersilat lidah adalah kemampuan jitu yang dimilikinya... semua orang...baik itu kak hadi,, para tetangga bahkan tetangga di depan rumah pun tidak dapat mencium aroma keburukan perilaku beliau...
aneh bin ajaib... itulah istilah peribahasa yang tepat untuk menggambar kan tingkah laku beliau... sungguh entah sampai kapan kebusukan beliau terbongkar sehingga akan ada sedikit cahaya mentari untuk diriku...
mulai dari bangun tidur aku harus menyiapkan segala keperluan kak hadi,,, adapun di depan kak hadi aku dituntun untuk menampilkan penampilan yang menarik,,, tidak apa tidak dandan asalkan senyum selalu setia berada di bibir...
__ADS_1
ya gimana mau dandan kalo semua mua uang di babat habis'sama si mertua... hmmm,,,walaupun begitu aku selalu berusaha untuk menservis kak hadi sebaik mungkin...tidak di sini ya disini banyak jalan menuju roma,,, banyak jalan juga memikat kak hadi...
setelah kak hadi pergi...5 menit saja...ibu mertua langsung memanggil ku dan memberikan setumpuk eh segudang pekerjaan...layak nya seorang manager yang bekerja untuk artisnya...aku adalah artis yang laris manis tanjung kimpul... pekerjaan bejibun yang dia berikan untuk aku....
mungkin memang bakat ibu mertuaku di bidang pemasaran kali ya,,, setiap melobi pasti gol....dan aku yang sebagai artis nya harus profesional menanggung semua tanggung jawab yang dia berikan padaku...aku harus memberikan pelayanan prima..
yang lebih aneh bahkan dalam keadaan letih si jabang bayi tidak bisa diajak kompromi...aku selalu berharap di calon debay mengerti akan kondisi bundanya...tapi tidak...dia selalu ingin aku mengeluarkan semua simpanan tenaga yang aku simpan...dia mengeluarkan semua isi perut ku.... apalagi kehamilan ini membuat aku lebih peka terhadap wangi wangi an...
setiap mencium bau yang menyengat sedikit saja mulai lah dia mengadukan isi perut ku ...dan akhirnya semua simpanan makanan pun terpaksa harus dikeluarkan...
jadi lah aku bekerja dengan perut lapar....kerika ibu mertua tidak fokus mengawasiku,,, aku akan mencomot.makanan...aku sudah seperti pencuri yang mencuri rumah sendiri....
ya apa boleh buat semua itu harus kulakukan,,,demi menjaga kewarasan ku...
__ADS_1
aku harus tetap kuat,,,aku harus tetap semangat,,,aku harus tetap sabar,,,dan aku harus bertahan mencoba bertahan demi diriku dan sesosok yang ada di dalam perutku....
ya benar aku harus semangat demi sesosok misterius di dalam perut ku...hai sayang ku... bagaimana kabarmu di dalam sana sayangku,,, apakah kau kelaparan,,,apakah kau menginginkan sesuatu... sungguh bunda berharap kau tidak merasakan kelaparan,,, seperti yang bunda rasakan....
sayang ku,,,bunda lelah,,,lemas,,,tidak ada tenaga...perut bunda sakit...bunda kelaparan sayang tapi nenek mu belum membolehkan bunda makan sebelum pekerjaan bunda selesai...
anakku mengapa,,, mengapa nenek ini jahat sekali,,,mengapa dia membiarkan kita berdua kelaparan ya...padahal tidak banyak yang kita pinta...kamu pun tidak meminta yang macam macam...kita tau diri ya kan,,,kita tidak minta ini itu yang susah dicari,,,kita juga tidak pernah merepotkan ayah yang harus mengikuti semua kemauan kita,,,tidak,,,, iya kan sayang...
kita hanya minta sepiring nasi,,, tidak ada lauknya pun tak mengapa,,,asalkan bisa mengusir rasa lapar ini....
anak ku,,, bersabarlah sebentar lagi...kita tunggu ayah mu pulang ,,, nanti pasti dia tidak akan membiarkan kita berdua tidur dalam keadaan lapar...
anakku bunda mohon,,,kita harus kompak ya kan,,,kita harus kompak... jangan buat perut bunda tambah sakit sayang...nanti kerjaan bunda gak selesai selesai...trus keburu ayah kamu pulang...
__ADS_1
bunda takut nanti ketauan...trus gimana kita harus menghadapi nenek kamu...
tolong sayang sekali lagi bantu bunda,,,kita harus kuat... jangan,,, jangan buat bunda bertambah lemah...tapi bunda juga minta maaf...maaf kan bunda ya sayang,,, belum bisa menuruti keinginan kamu....smoga nanti kalau kamu sudah lahir bunda bisa memenuhi semua keinginan kamu sayang... insya Allah bunda janji ok...