Imajinasiku Menjadi Kenyataan

Imajinasiku Menjadi Kenyataan
Mulai Pendekatan


__ADS_3

Scene berganti pada pagi hari, alarm pun berbunyi yang membuat Andrea terbangun. Andrea langsung bergegas mandi, ganti baju dan membereskan buku - bukunya. Setelah selesai, Andrea turun ke bawah untuk sarapan. Saat sedang sarapan mama Andrea sempat bertanya sesuatu yang membuat Andrea sedikit terkejut.


"Andrea, sekarang kamu kan udah SMA jadi kamu udah punya pacar belum?" Tanya Mama Andrea dengan penasaran


Andrea yang masih agak terkejut menjawab, "Udah kok mah bentar lagi masih proses aja nih." Andrea juga melanjutkan sambil berdiri dari kursinya dan bergegas pergi, "Ya udah deh ma aku mau berangkat dulu ya. "


Begitulah sifat Andrea yang hanya bisa mengkhayal punya pacar sehingga mengaku - ngaku akan punya pacar.


Saat di luar Andrea memesan ojek online sedangkan disisi lain Andrio sedang mengeluarkan motornya untuk segera berangkat ke sekolah. Tapi sebelum ia mau jalan, ia sempat melihat Andrea yang terlihat seperti sedang menunggu sesuatu.


"Andrea, lo mau gua anterin ke sekolah ga?" Tanya Andrio dengan ramah.


"Emm, ga usah kak aku udah terlanjur pesan ojek online nih next time aja ya kak." Jawab Andrea sambil tersenyum lebar.


"Ok Deh, Gua duluan ya bye." Balas Andrio kepada Andrea yang langsung tancap gas.


"Wah, gila sih masa gitu doang gua langsung baper paling dia emang ramah kayak gitu kesemua orang. Ahh tau deh males baper - baper nanti juga ujung - ujungnya jadi cinta bertepuk sebelah tangan ga mau lagi gue jadi sadgirl." Andrea bergumul sendiri dalam hatinya.


Beberapa saat kemudian datanglah ojek online yang dipesan Andrea, ia pun langsung berangkat ke sekolahnya yaitu Sekolah Kasih Harapan Bangsa.


Singkat cerita sudah istirahat kedua di sekolah Andrea dan Andrio. Scene berganti ke sekolah Andrio, Andrio ternyata sedang stalking akun ignya Andrea. Andrio meng follow akun ig Andrea serta mulai nge dm Andrea.


"Nanti pas pulang sekolah mau diaterin gak? " tanya Andrio di chat


"Boleh kak, tapi aku ada ekskul jadi pulangnya lebih lama kak" jawab Andrea di chat


"Owalahh, ya udah emang pulang jam berapa? "

__ADS_1


"Aku pulang jam 15.30 kak"


"Ok deh nanti tunggu aja tetap aku jemput kok"


"Ok deh kak makasih ya kak" Andrea sebenarnya agak tidak menyangka Andrio yang awalnya cuek tapi jadi ramah. Tapi Andrea masih berpikir positif.


Singkat Cerita sudah pukul 15.30, Andrea yang menuju parkiran langsung melihat Andrio yang ternyata sudah sampai di parkiran. Andrea menghampiri Andrio dengan berdiri tepat di depan motor Andrio. Tapi anehnya Andrio berpakaian sangat rapi serta tercium pula wangi parfum Andrio yang sangat harum.


"Wuidihhh kak, mau kemana sih lo rapi amat dah lo. Ujar Andrea kepada Andrio. Andrea juga mengendus - ngendus ke badan Andrio, " Trus ini juga wangi banget lagi lo udah kayak mau ngedate aja lo"


"Iya dong" timpal Andrio


"Emang mau ngedate sama siapa sih lo kak? " tanya Andrea


"Yahhh, sama yang lagi ada di depan gue lah" Jawab Andrio sambil memandang wajah Andrea dengan tersenyum manis.


"Hah gue? gue mah udah punya upss" balas Andrea yang hanya pura - pura keceplosan. "Belum punya sih tapi udah proses" timpal Andrea yang melanjutkan kebohongannya.


Senyum Andrio mendadak terhenti setelah ucapan Andrea barusan. Andrio menundukkan kepalanya dan menatap helm yang dipegangnya dengan tatapan kosong. Entah apa maksud dari reaksi Andrio itu yang membuat Andrea bingung. Tapi Andrio terlihat berusaha untuk tegar kembali dan berkata, "Owh gitu, emmm kita ke mall yuk jalan - jalan buat refreshing"


"Hah? ke mall? tapi gue lagi ga ada outfit baru buat ke mall masa gue pake seragam sih?" Kata Andrea seperti protes.


"Gak apa - apa nanti gua beliin lo outfit yang bagus di mall" balas Andrio


"Serius lo kak? kita kan baru aja kemarin kenal" tanya Andrea heran.


"Iya gak apa - apa kok, ayo buruan sebelum gua berubah pikiran nih" jawab Andrio sambil memakai helmnya serta menaikan standar motornya.

__ADS_1


Andrea tanpa pikir panjang lagi langsung naik ke motor Andrio, memakai helm dan memeluk Andrio dari belakang. Entah bagaimana yang terjadi mereka tiba - tiba bisa mengobrol santai dan terlihat seperti sudah akrab dari lama. Hal itu terjadi begitu saja.


Scene berganti saat Andrio dan Andrea sudah sampai di mall, mereka langsung cari tempat makan karena sudah lapar. Setelah cukup lama berkeliling akhirnya mereka duduk di sebuah restoran Jepang. Singkat cerita mereka sudah selesai makan lalu mereka mulai mengobrol bersama.


"Eh, cowok yang lo maksud itu siapa sih? katanya lo lagi deket sama cowok? siapa sih orangnya?" tanya Andrio dengan sangat penasaran


Dan lagi - lagi Andrea pun ngarang cerita, "Owh itu emmm dia itu namanya emmmm" Andrea yang sedang bingung tiba - tiba melihat ada kakak kelasnya dari Sekolah Kasih Harapan Bangsa yang sedang berada di restoran yang sama, namanya Laskar. "Namanya itu Las Las Laskar iya itu dia namanya Laskar kakak kelas gue" jawab Andrea sambil terbata - bata.


"Owhh Laskar namanya, lain kali kenalin ya ke gue" kata Andrio . Setelah Andrio mengatakan hal itu tendengar suara laki - laki yang cukup lantang memanggil nama Laskar dari depan pintu restoran.


"Woyy, Laskar!"


"Woyy, Bro sini bro kesini" sahut Laskar


Lalu beralih kembali ke Andrio dan Andrea.


"Eh, itu Laskar yang lo tadi lo maksud kan? seragamnya aja sama kayak seragam lo" Ujar Andrio sambil melihat kebelakang ke arah Laskar berada.


Saat Andrio sedang menghadap kebelakang Andrea tampak pusing dengan situasi tersebut "Aduhhh kok jadi gini sih bisa ketahuan nih gue" kata Andrea dengan suara pelan sambil menepuk jidatnya.


"Eh, gua samperin ya orangnya gua mau kenalan sama dia" kata Andrio sambil membalikan arahnya kembali ke Andrea dan bergegas berdiri untuk menghampiri Laskar. Tapi Andrea yang takut ketahuan langsung menghentikan tindakan Andrio.


"Jangan jangan jangan ga usah disamperin lah, kita itu lagi pdkt diem - diem" Ujar Andrea


"Tapi.... " sebelum Andrio menyelesaikan perkataanya Andrea langsung menyela


"Ga usah ga usah udah yuk kita pulang, lo ga usah beliin gua outfit baru kita pulang aja yuk buruan" Sela Andrea sambil menarik tangannya Andrio.

__ADS_1


Merekapun langsung pulang. Singkat cerita Andrea pun mandi lalu rebahan di kasurnya, mengguling - gulingkan badannya kesana dan kemari berkali - kali. Dia akhirnya berhenti dan mulai overthinking lagi tapi kali ini ditambah juga dengan halu. "Kira - kira kebohongan gua masih tetap harus dilanjutin gak ya? tapi masa iya gua ajak kerja sama si kak Laskar? gua pernah ngobrol sama dia aja belum, akrab sama dia? apalagi yah nga mungkin lahh" Andrea termenung sambil memikirkannya, tapi tiba - tiba saja dia terpikirkan akan hal lain "Tapiii.... kalau dipikir - pikir sama diliat - liat lagi nih, si kak Laskar tuh kayak.... gimana yah kayak ganteng gitu trus aura bad boy nya juga kerasa banget, aduhhhh kok jadi oleng gini sih gue" Pikirnya dalam hati sambil salah tingkah, senyum - senyum sendiri serta grasak grusuk di kasur seperti orang yang sedang kesurupan atau yang biasa dibilang oleh anak muda zaman sekarang yaitu sedang 'dimabuk cinta'. Setelah selesai overthinking dan menghalu, Andrea akhirnya tertidur.


__ADS_2