
Scene berganti pada pagi hari, alarm Andrea berbunyi yang membuat Andrea segera bangun lalu mandi, ganti baju serta membereskan buku - bukunya dan segera turun untuk sarapan. Singkat cerita Andrea keluar rumah dan melihat Andrio yang sudah berada di depan rumahnya.
"Andrea, ayo kita berangkat!" kata Andrio Mereka pun segera berangkat ke Sekolah Kasih Harapan Bangsa tapi di tengah perjalanan saat macet, "Kalo si Laskar liat kita boncengan kayak gini kira - kira dia cemburu gak?" tanya Andrio
"Nga lah, kan gua sama dia belum jadian masa dia cemburu" jawab Andrea
"Owh belum jadian baguslah kalau gitu" balas Andrio sambil memegang tangan Andrea yang sedang memeluk dirinya dari belakang. Andrea seperti terbawa perasaan dan semakin nyaman memeluk Andrio dari belakang. Akhirnya sampailah mereka di Sekolah Kasih Harapan Bangsa.
Scene berganti saat Istirahat kedua di sekolah Kasih Harapan Bangsa. Andrea sedang duduk di kantin sambil memandangi Laskar yang sedang duduk di meja seberangnya. Setelah memandangi Laskar cukup lama, Laskar tiba - tiba juga memandang balik wajah Andrea. Andrea yang melihat hal itu langsung pura - pura sibuk melihat handphonenya. Andrea yang merasa ketahuan telah mencuri - curi pandang pada Laskar pun langsung pergi dari kantin.
Saat Andrea sedang melewati lorong dan hendak menaiki tangga, ada yang menarik tangannya dari belakang. Cowo berbadan atletis, tinggi dan wajahnya terlihat seperti badboy yaitu Laskar.
"Kak kak Laskar?" Kata Andrea dengan gugup
"Iya ini gue Laskar, lo ngapain ngeliatin gue terus pas di kantin? naksir lo sama gue?" Balas Laskar dengan nada seperti mengoceh.
"Nga kok kak nga" ujar Andrea
Laskar lanjut mengoceh "Halah bohong lo asal lo tau ya anak baru, gue itu ngerasa ga nyaman kalo diliatin diem - diem kayak gitu., berasa di stalking tau"
"Emmmm sorry ya kak" kata Andrea yang langsung naik ke tangga untuk kabur.
Saat Andrea menaiki tangga, ia sempat berpapasan dengan kakak kelas tukang labrak yang suka sama Laskar. Kakak tukang labrak itu bernama Sandra, ia menatap Andrea dengan tatapan aneh ketika sedang berpapasan dengan Andrea di tangga.
Singkat cerita jam pulang sekolah Andrea pun berbunyi, Andrea menunggu di dekat pintu keluar sekolah seperti sedang menunggu seseorang. Setelah beberapa lama, munculah Laskar yang ingin menuju ke pintu keluar sekolah. Tapi Andrea yang melihat Laskar langsung menghentikannya.
"Eh kak stop dulu stop sebentar" kata Andrea
"Ada apaan lagi sih?" sahut Laskar
__ADS_1
"Nama aku Andrea kak, aku tuh sebenernya........ " sebelum Andrea bisa menyelesaikan perkataanya, Laskar langsung menyela
"Apa? lo sebenernya suka sama gue? iya kan? udah tau gue, lo fans baru gue ya?" Sela Laskar dengan penuh percaya diri sembari menyilangkan kedua tangannya.
"Bukan kak bukan, aku tuh mau ajak kakak kerjasama" sahut Andrea
"Hah kerjasama apaan maksud lo?" tanya Laskar dengan heran
"Jadi gini kak, aku tuh sebelumnya pernah ngaku - ngaku lagi deket sama kakak. Aku gak sengaja bohong sama kak Andrio kalau kita itu lagi pdkt, jadi aku mau minta tolong ke kak Laskar untuk bantuin aku ngelanjutin kepura-puraan aku kak" jawab Andrea dengan hati - hati
"Emangnya ngapain lo mau pura - pura?" tanya Laskar lagi dengan heran
"Jadi aku tuh sebenernya suka sama kak Andrio, tapi aku takut cinta aku ini bertepuk sebelah tangan. Jadi aku tuh mau cari tau, kak Andrio sebenarnya juga suka sama aku atau nga" jawab Andrea dengan hati - hati lagi.
"Hah? lo mau jadiin gue bahan percobaan?" sahut Laskar dengan protes
"Ya udah lah, nanti gua pikir - pikir lagi. Lagipula gue juga gak suka sama Andrio, dia itu saingan terberat gue. Hampir semua cewek - cewek di sekolah ini dan di sekolahnya, pada ngefans sama dia. Popularitas gue jadi turun karena ada dia, pokoknya nanti gue kabarin ya ke lo" sela Laskar
"Ok kak thanks ya kak, byeee" balas Andrea sekaligus pamit
Ketika Andrea keluar, Andrio juga datang dan Andrea pun naik ke motor Andrio. Disisi lain Sandra yang kebetulan lewat di parkiran, melihat Andrea yang sedang naik ke motornya Andrio serta melihat Laskar yang juga sedang melihat Andrea dan Andrio dari jendela. Sandra menatap Andrea dan Laskar dengan rasa curiga.
Singkat cerita Andrea sudah sampai di rumah dan berbaring di kasurnya untuk menonton drakor. Ketika sedang asik nonton drakor tiba - tiba ada notif dari IG, yaitu dari akunnya kak Laskar. Ternyata Laskar meng follow ig Andrea dan nge dm Andrea.
"Andrea, besok gue tunggu lo di dekat gudang sekolah" kata Laskar di chat
"Ok kak" balas Andrea sekaligus mengakhiri percakapan mereka di chat.
"Gila sih, gue difollow sama kak Laskar. Satu sekolahan bisa heboh nih nanti, yang lebih parahnya lagi fans beratnya kak Laskar kalau tau ini bisa ngehujat gue nih. Pokoknya gue harus siap - siap nih" ucap Andrea dalam hatinya.
__ADS_1
Scene berganti keesokan harinya,saat Andrea sampai ke sekolah setelah diantar oleh Andrio. Andrea langsung berlari pergi ke dekat gudang sekokah untuk menemui Laskar. Ketika sudah sampai di dekat gudang sekolah, ternyata sudah ada Laskar yang sampai duluan.
"Hai kak, jadi gimana keputusannya?" tanya Andrea sambil mengatur nafas karena lelah habis berlari.
"Ok, gue mau bantuin lo buat pura - pura pdkt di depan Andrio. Tapi... setelah gue pikir - pikir lagi kayaknya supaya lebih terlihat realistis, kita harus kelihatan deket juga di sekolah atau di luar sekolah pokoknya ga cuma di depan Andrio aja. Gimana setuju gak lo?" tanya Laskar sambil mengajak Andrea untuk berjabat tangan
Andrea menghela nafas lalu berkata "Ok kak, gue setuju sama ide lo" sembari membalas ajakan Laskar untuk berjabat tangan
Masih dalam keadaan berjabat tangan, Laskar berkata "Ok, anggep aja kalo kita itu sebagai Partner In Crime" "Ok? Yaudah gue mau ke kelas dulu byee" lanjut Laskar
Ketika Laskar sudah pergi, Andrea pun juga hendak pergi tapi langkahnya tertahan karena ada Sandra dan dua orang anggota gengnya yang menghadang serta mendorong Andrea masuk ke gudang. Dua orang anggota gengnya Sandra berada di luar sedangkan dirinya berada di dalam gudang bersama Andrea.
"Woyy maksud lo apa dorong gue ke gudang? " tanya Andrea dengan tegas
"Ga usah banyak bacot lo! pura - pura ga tau lagi lo. Lo itu udah deketin gebetan gue si Laskar" jawab Sandra dengan suara keras "Lo ngapain sih ngeliatin si Laskar terus waktu di kantin terus lo juga ngapain tuh tadi ketemu sama Laskar berduaan di dekat gudang? Lo ngerayu - rayu dia kan sampai - sampai dia ngefollow ig lo?" tanya Sandra dengan emosi.
Andrea yang sudah tau dari awal jika hal ini akan terjadi pun melawan balik Sandra seperti adegan drakor yang sering dia tonton sebelumnya. Andrea mendorong balik Sandra dan berkata "Eh lo yang banyak bacot! bukan urusan lo, gue mau naksir sama kak Laskar atau engga dan suka - suka kak Laskar kalo dia mau nge follow ig gue" jawab Andrea dengan tegas
Sandra yang tidak terima dengan perlakuan Andrea, langsung menjambak rambut Andrea dan begitupun sebaliknya Andrea juga menjambak balik rambutnya Sandra. Mereka pun saling jambak - jambakan sambil adu mulut. Dua orang anggota gengnya Sandra yang mendengar ada keributan di dalam langsung bergegas masuk dan menghentikan keributan tersebut mereka memisahkan Sandra dan Andrea "Woyy, udah woy stop"
"Stop woy Sandra, Andrea"
Setelah Sandra dan Andrea sudah berhasil dipisahkan, Andrea langsung bergegas pergi. "Woyy dasar lo!! adek kelas gak ada akhlak, gak sopan lo sama kakak kelas" teriak Sandra kepada Andrea
Singkat Cerita Andrea sudah sampai di rumah, yang seperti biasa diantarkan oleh Andrio. Andrea berbaring di kasurnya, lalu mengingat kembali kejadian waktu di gudang sekolah "Ihhhh sebel banget deh gue sama si kakak kelas yang namanya Sandra itu, awas aja nanti gue bejek-bejek anaknya" kata Andrea yang masih kesal. Tapi rasa kesalnya itu terhenti ketika ia dapat pesan dari kak Laskar
"Dear my partner..... besok kita mulai skenario palsu kita, lo siap - siap ya" kata Laskar di chat
"Ok kak, gue udah siap kok" balas Andrea di chat." Hahahaha rasain lo Sandra,gue juga bakal bikin lo cemburu. Lo tunggu aja nanti" kata Andrea sambil tersenyum licik.
__ADS_1