Imajinasiku Menjadi Kenyataan

Imajinasiku Menjadi Kenyataan
Skenario Palsu Dimulai


__ADS_3

Scene berganti pada keesokan harinya, Andrea dan Andrio sudah tiba di sekolah Kasih Harapan Bangsa. Ketika Andrea ingin turun dari motor Andrio, tiba - tiba saja Laskar datang. "Hai Sayang" Kata Laskar.


Andrea yang sebelumnya sudah siap dengan skenario palsunya, langsung membalas sambil tersenyum "Hai juga kak"


Andrio yang terlihat biasa saja dengan kejadian itu berkata dengan suara yang kecil, "Belum jadian tapi udah panggil sayang yahhhh"


"Ngomong apa lo barusan?" tanya Laskar yang melihat Andrio seperti berbisik sendiri.


"Hah, Owh nga kok, nga ngomong apa - apa" sahut Andrio sambil tersenyum seperti meledek.


Laskar merangkul Andrea dan berkata, "Kita emang udah biasa kayak gini, jadi lo gak usah heran"


"Owh gitu, gue cabut duluan ya" Kata Andrio sambil menstarter motornya lalu pergi.


Setelah Andrio sudah pergi Andrea bertanya, "Kayaknya dia biasa aja deh kak, jadi sebenarnya dia itu suka sama aku atau nga sih?"


Laskar melepas rangkulannya pada Andrea dan berkata, "Mana gue tau! udah yuk masuk aja"


Sandra sempat melihat Laskar merangkul Andrea dari kejauhan. Sandra mengepal tangannya serta wajahnya memerah karena merasa emosi melihat Laskar dan Andrea yang terlihat sangat akrab.


Ketika Andrea di kelas , ada sebuah pengumuman penting dari Ketua OSIS dan wakil ketua OSIS yaitu tentang Kasih Harapan Bangsa School Anniversary 41th. Ketua OSIS yaitu Laskar beserta wakilnya yakni Sandra menjelaskan tentang event tersebut di kelas Andrea. "Jadi dalam rangka merayakan Anniversary ke 41th sekolah kita tercinta ini, kami dari OSIS akan mengadakan sebuah event yang sangat meriah" Kata Laskar


"Event yang akan dilaksanakan bisa bermacam - macam, contohnya bisa berupa sebuah pertunjukkan musik, stand up comedy, dance, nyanyi dan lain - lain. Pokoknya kalian bisa menunjukkan bakat kalian di panggung nanti." Lanjut Sandra


"Ya betul banget tuh.... kalian bisa mulai mempublikasikan bakat terpendam kalian, bagi yang bisa nyanyi kalian bisa duet ataupun solo, yang bisa main piano, biola dan lain - lain silahkan bergabung dalam event kita ini. Oh ya... satu lagi nih nantinya akan ada pemilihan the best couple yang sudah ditentukan pesertanya." tambah Laskar


"Iya...kalian bisa memilih couple favorit dengan cara memilih King dan queen favorit kalian melalui voting yang linknya akan segera dibagikan. Eventnya akan berlangsung lusa, jadi kalian harus mempersiapkan penampilan kalian dengan sebaik mungkin karena.... pertunjukan kalian akan divideokan secara live streaming di akun media sosial sekolah." timpal Sandra


"Udah ya segitu aja informasi dari kami dan bagi kalian yang ingin tahu siapa aja peserta yang terpilih untuk menjadi peserta the best couple bisa lihat di mading sekolah saat jam istirahat." Kata Laskar


Setelah beberapa jam kemudian jam istirahat pun tiba. Andrea beserta teman - teman sekelasnya langsung bergegas keluar dari kelas untuk melihat mading sekolah. Saat Andrea melihat ada namanya di daftar peserta queen untuk acara the best couple, ia cukup terkejut. Ketika dia hendak balik ke kelasnya, Laskar menghentikannya.


"Hai Andrea, kamu udah liat nama kamu di mading kan?" tanya Laskar


"Iya kak udah kok" jawab Andrea


"Owh ok deh, aku tuh sebenarnya mau ajak kamu kolaborasi. Kamu kan ikut ekstrakurikuler biola jadi kamu jago main biola dan aku bisa main piano. So..... i think our collaboration will be great. Oh ya... nanti untuk lagunya biar aku yang pikirin" balas Laskar

__ADS_1


"Yeah i also think so , aku setuju kak" kata Andrea


"Ok byeee" sahut Laskar


Beberapa menit kemudian jam istirahat pun usai. Wali kelas Andrea membagikan lembar formulir untuk event sekolah " Anak - anak, bagi kalian yang ingin ikut serta dalam menunjukkan bakat kalian diatas panggung, silahkan untuk mengisi formulir ini. Dan setelah kalian semua sudah selesai mengisi formulirnya, bisa dikumpulkan ke meja ms di depan." Kata Wali kelas Andrea. Setelah seluriu siswa termasuk Andrea sudah mengumpulkan formulir ke meja guru, wali kelas Andrea berkata "Andrea, tolong kamu bawa kertas - kertas formulir pendaftaran ini ke ruangan OSIS sekarang juga"


"Hah? Saya Ms? emmm ok Ms" Balas Andrea


Andrea segera mengambil kertas - kertas formulir pendaftaran dan bergegas menuju ruangan OSIS. Andrea lalu mengetuk pintu ruangan OSIS. Tapi sayangnya hanya ada Sandra satu - satunya orang yang berada di ruangan OSIS.


"Permisi kak, aku mau kasih kertas - kertas formulir pendaftaran ini kak" Kata Andrea


"Owh, tolong taruh kertas - kertasnya disitu aja ya" balas Sandra


Andrea pun menuruti perkataan Sandra lalu bergegas keluar, tapi sebelum Andrea ingin membuka pintu tiba - tiba saja Sandra menghentikannya.


"Stop!" ujar Sandra sambil berdiri dan menghampiri


Andrea dengan perasaan yang masih dag dig dug karena belum siap tetapi tetap memberanikan diri untuk berbalik menghadap ke Sandra. Sandra mendekatinya terus menerus sampai Andrea terpojok ke tembok. Andrea sangat ketakutan sehingga tidak berani menatap wajah Sandra, jadi ia hanya menundukkan kepalanya saja.


Sandra menatap Andrea dengan tatapan seperti mengintimidasi serta mendekatkan wajah nya ke Andrea dan bertanya, "Lo mau duet bareng Laskar ya?"


"Ok good luck ya" balas Sandra sambil menepuk pundak Andrea


Andrea yang sudah terlanjur merasa terintimidasi pun langsung berlari keluar dari ruangan tersebut sedangkan Sandra menertawakan Andrea yang terlihat sangat ketakutan tadi serta berkata "Dih, ternyata dia takut sama gue? Hahahahhaha"


Scene beralih ke Andrea yang berlari kemudian berhenti sejenak untuk mengatur nafas. "Aduhhh ketahuan deh gue, kalau gue sebenernya ga seberani itu sama dia kayak waktu di gudang. Bisa digangguin terus nih gue, gara - gara gue ga siap sih tadi."


Singkat cerita jam pulang sekolah pun tiba, seperti biasa Andrea pulang bersama Andrio.


"Andrea, hari ini hari spesial loh" kata Andrio kepada Andrea


"Hah? hari spesial apa maksudnya?" tanya Andrea dengan heran


"Udah lo naik aja buruan yuk kita jalan" jawab Andrio


Mereka pun tiba di sebelah rumahnya Andrea yaitu rumahnya seorang nenek yang tinggal sendiri. Andrea nampak bingung dan bertanya - tanya kenapa kak Andrio ajak aku ke sini? Tapi saat Andrea dan Andrio masuk kedalam, ternyata sudah banyak orang yang hadir di sana. Ada pasangan kakek dan nenek yang tinggal di rumah sebelah kirinya Andrea, mama Andrea dan juga mamanya Andrio.

__ADS_1


"Ayukk sayang sini, ucapin selamat ulang tahun ke nenek Ainun" Kata mama Andrea


"Owh ternyata nenek Ainun ulang tahun hari ini, selamat ulang tahun ya nek" Ujar Andrea


"Iya makasih ya nak Andrea"balas nenek Ainun


"Owh iya Andrea, kamu tolong ambil biola kamu dong, tolong bawain lagu yang spesial untuk nenek Ainun" kata mama Andrea


Sepasang kakek dan nenek yaitu kakek Haikal dan nenek Rina yang mendengar perkataan mama Andrea terkejut dan memuji Andrea "Wahhh, kamu ternyata bisa main biola ya Andrea?" tanya nenek Rina dengan penuh kekaguman "Hebat ya Andrea" kata kakek Haikal


"Iya dong....calon menantunya siapa dulu dong tuh" kata mama Andrio. Mama Andrea dan mama Andrio saling bertatapan satu sama lain sambil tersenyum. Andrea yang malu - malu keluar untuk mengambil biola di rumahnya dan setelah itu memainkan biola di rumah nenek Ainun dengan melodi dan irama yang sangat indah. Nenek Ainun yang mendengarkan permainan biola Andrea pun menjadi menangis terharu.


Andrio lalu mengajak Andrea ke sebuah ruangan di rumahnya nenek Ainun. "Liat deh, ini itu dulunya ruangannya Almarhum suaminya nenek Ainun"


"Owhh, ternyata Almarhum suaminya nenek Ainun itu pemain biola?" tanya Andrea dengan takjub "Terus itu biola yang ada di kotak kaca itu keren banget keliatan antik dan kayak biola legendaris gitu." lanjut Andrea yang matanya berbinar - binar karena melihat biola legendaris milik Almarhum suaminya nenek Ainun.


"Iya bener beliau itu seorang musisi dia bahkan sering buat konser sendiri untuk main biola ataupun main piano. Liat aja tuh penghargaan - penghargaannya Almarhum" balas Andrio


Setelah beberapa lama kemudian, nenek Ainun pun menghampiri mereka. Nenek Ainun berkata "Andrea, nenek terharu dengar kamu main biola tadi. Nenek jadi teringat kembali kenangan nenek bersama Almarhum suami nenek. Dia sering mainin biola untuk nenek dengan melodi yang sangat indah dan hampir persis dengan melodi yang kamu mainkan tadi". Nenek Ainun mengajak Andrea untuk mendekat ke kotak kaca tempat biola legendaris itu berada. Nenek Ainun membuka kotak kaca tersebut serta mengambil biola legendaris itu lalu memberikannya kepada Andrea dan berkata, "Ini tolong ambil biola ini, biola ini pasti sangat cocok kalau dimiliki sama kamu. Biola itu juga pasti senang karena memiliki pemilik baru lagi setelah sudah beberapa tahun ini ditinggalkan oleh pemilik aslinya dan hanya ditaruh di kotak kaca."


Andrea yang merasa sungkan untuk menerima pemberian dari nenek Ainun menolaknya dengan halus "Nga usah nek, itu kan untuk kenang - kenangan nenek dari Almarhum suami nenek"


"Nga apa - apa nak Andrea, Almarhum suami nenek juga pasti senang jika biola kesayangannya ini diberikan kepada orang yang tepat seperti kamu" kata nenek Ainun yang berusaha untuk meyakinkan Andrea.


"Iya ambil aja Andrea, gak baik tau nolak pemberian orang apalagi menolak pemberian dari orang yang usianya jauh di atas kita" kata Andrio yang juga berusaha untuk meyakinkan Andrea


"Emmm, ok deh ini biolanya aku ambil ya nek. Terima Kasih banyak ya nek" balas Andrea sambil menerima pemberian dari nenek Ainun yang sangat berharga itu dengan hati - hati


"Tolong dijaga baik - baik biolanya ya, nak Andrea" ujar nenek Ainun


"Siap nek, aku akan berusaha untuk jaga baik - baik biola ini" sahut Andrea. Andrea juga tak lupa untuk memeluk nenek Ainun sebagai tanda Terima kasih yang mendalam


Singkat cerita acara ulang tahun nenek Ainun pun telah usai. Andrea berbaring di kamarnya dan membuka hpnya, ternyata ada chat dari Laskar


"Hai Andrea besok kita mulai latihan ya untuk pertunjukan kita nanti." ujar Laskar di chat


"Ok kak, di ruang musik sekolah kan?" balas Andrea di chat

__ADS_1


"Iya betul di ruang musik, owh ya kita pake lagu 'Hey Jude' ya" kata Laskar di chat


"Ok deh kak aku ikutin apa kata kak Laskar aja" kata Andrea sekaligus menutup percakapan mereka di chat. Setelah itu Andrea segera tidur.


__ADS_2