Imajinasiku Menjadi Kenyataan

Imajinasiku Menjadi Kenyataan
Skenario Palsu Part 2 (Double Date)


__ADS_3

Keesokan paginya, mobil baru Andrea sudah sampai di depan rumah. Andrea pergi ke sekolah menggunakan mobilnya. Ketika Andrea berada di parkiran mobil sekolahnya,ia bertemu dengan Laskar.


“Wuidih, udah punya mobil lo sekarang?” tanya Laskar


“Iya kak, baru sampai hari ini mobilnya” jawab Andrea


“Oh iya…. skenario palsu kita masih tetap mau dilanjutin kan?” tanya Laskar lagi


“Emmm, kayaknya aku berubah pik…….” Sebelum Andrea menyelesaikan perkataanya, Laskar menyela


“Gue ada ide nih, jadi kita ajak Andrio untuk double date. Supaya kita juga bisa tau sebenarnya si Andrio itu punya gebetan atau engga”


“Emmm, tapi kak…….” Sebelum Andrea menyelesaikan perkataanya, Laskar langsung menyela lagi


“Ah, udah lah gak usah kebanyakan mikir” sambil menarik tangan Andrea


Ternyata Sandra menguping percakapan mereka tadi dan ia seperti merencanakan sesuatu. Singkat cerita, jam pulang sekolah pun tiba. Laskar menghampiri Andrea yang hendak masuk ke mobilnya.


“Andrea, tadi gue udah kasih tau ke Andrio tentang rencana kita. Dia bilang katanya masih mau pikir – pikir dulu” kata Laskar


“Oh, gitu ok deh. Tapi kapan sih double datenya?” tanya Andrea


“Hari ini, nanti sore. Nanti gue jemput lo ya di rumah” jawab Laskar


“Ok deh” balas Andrea


Ketika sudah sore, Laskar datang dengan mobilnya untuk menjemput Andrea. Andrea masuk kedalam mobil Laskar.


“Tadi, si Laskar udah kabarin gue katanya dia setuju.Dia juga udah sampai duluan ternyata.” Kata Laskar


“Hah?jadi si Kak Andrio udah punya gebetan? Terus ngapain dia ngajak gue ke tempat romantis kemarin? Apa dia php ke gue? Supaya gue berharap sama dia? Kira – kira siapa ya cewe yang dia ajak untuk ikut double date?” Andrea bertanya – tanya dalam hatinya


“Lo kenapa? Kok diem aja? Lo gak usah khawatir, oh ya… nanti kita panggilnya pake aku dan kamu ya di depan Andrio sama gebetannya” kata Laskar


Andrea hanya mengangguk saja. Setelah mereka sampai ke lokasi, scenario palsu pun dimulai. Saat Laskar dan Andrea turun dari mobil, mereka mulai bergandenagn tangan supaya terlihat mesra di depan Andrio dan gebetannya nanti. Andrea sangat amat penasaran dengan pasangannya Andrio di double date tersebut dan alangkah terkejutnya ia ketika tau jika cewek yang menjadi pasangannya Andrio untuk double date adalah Sandra.


“Hai Andrea, hai Laskar” sapa Sandra


“Oh….. ternyata lo yang jadi pasangan ngedatenya Andrio” kata Laskar. “Kalian udah berapa lama pdktnya? Kok gue gak tau sama sekali sih?” tanya Laskar


“Kita udah lumayan lama sih deketnya, sebenarnya kita udah dekat dari dulu bahkan dari kecil” jawab Sandra


Andrea makin terkejut denagn perkataan Sandra tersebut, “Pantesan aja waktu itu kak Andrio langsung kaget waktu gue nyebut nama Sandra, ternyata mereka emang udah kenal sejak awal.”


“Oh ya…. Gue itu sebenarnya panggil Andrio itu io. Itu nama panggilan buat Andrio dari mamanya waktu kecil” kata Sandra


Andrea hanya terdiam membisu mendenagrkan semua perkataanya Sandra. Tak hanya Andrea, Andrio juga hanya diam saja. Jadi hanya Laskar dan Sandra yang bersuara. Karena sudah tidak tahan lagi dengan situasi tersebut, Andrea pamit pergi ke toilet. Saat Andrea di toilet, Sandra juga masuk ke toilet. Andrea punya banyak pertanyaan tentang hubungannya Sandra dan Andrio, jadi dia memberanikan diri untuk bertanya kepada Sandra.


“Sebelumnya, lo sama kak Andrio udah pernah pacaran? Atau selama ini cuma sahabatan aja sama kak Andrio?” tanya Andrea dengan penasaran

__ADS_1


“Kalau cuma sahabatan, buat apa dia minta gue untuk jadi pasangan ngedatenya dia?” jawab Sandra


“Tapi bukannya lo Sukanya sama kak Laskar ya?” tanya Andrea lagi


“Itu kan dulu, tapi kalau sekarang….. gue berharapnya bisa CLBK lagi sama io” jawab Sandra dan pergi keluar dari toilet


“Hah? CLBK? Maksudnya? Jangan – jangan mereka dulu pernah saling suka? Atau jangan – jangan kak Sandra itu cinta pertamanya kak Andrio?” kata Andrea sambil mengacak – acak rambutnya karena stress


Andrea kembali ke tempat duduknya dan membisiki Laskar “Kak, setelah selesai makan kita langsung pulang aja ya”


Setelah mereka semua sudah selesai makan, Laskar berkata “Guys, gue sama Andrea mau langsung pulang aja ya”


“Kok udah langsung pulang aja sih? Gimana kalau kita ke mall dulu?” balas Sandra


Andrea mengisyaratkan ke Laskar dengan menggelengkan kepalanya tetapi Sandra terus memaksa. Sampai akhirnya Laskar setuju dan mereka pun pergi ke mall. Ketika di mall, mereka menaiki eskalator tetapi Sandra dan Andrio terlihat bergandengan tangan dengan sangat erat sehingga membuat Andrea yang sedang bersama Laskar di belakang mereka berdua merasa cemburu.


“Mereka apa -apaan sih mesra – mesraan di depan gue, bikin bete aja deh” ucap Andrea dalam hati


Mereka duduk di tempat duduk yang berada di lantai paling atas mall.


“Kita main games yuk guys” kata Sandra


“Games apa?” tanya Laskar


“Jadi gue itu bawa kartu dan gue minta Laskar bersaing dengan Andrio. Games ini Cuma untuk seru seruan jaja sih sebenarnya” jawab Sandra


“Oke, gue setuju” jawab Andrio


Andrio dan Laskar mulai bertanding dalam permainan kartu, di ronde pertama Andrio lebih unggul dari Lasakar. Di ronde kedua Laskar yang lebih unggul dari Andrio. Dan di ronde terakhir yaitu ronde ketiga dimenangkan oleh Andrio. Andrio terlihat tersenyumpuas setelah menang melawan Laskar.


“Oke…. Jadi sekarang gue minta kita tukeran pasangan” kata Andrio


Mereka bertiga sangat terkejut dengan permintaanya Andrio.


“Gak bisa gitu dong!” sahut Laskar


“Loh kenapa gak bisa? Kata lo yang menang boleh minta satu permintaan ke yang kalah” balas Andrio


Laskar dan Andrio terus berdebat sampai akhirnya Andrea berkata


“Ok fine, gak apa – apa lah kak Laskar. Lagipula cuma hari ini aja kita tukeran pasangannya.”


“Ok, tapi nanti aja setelah pulang. Andrea di anterin pulang sama Andrio dan gue dianterin pulang sama Laskar” kata Sandra


Mereka semuapun akhirnya setuju, meskipun Laskar merasa berat hati untuk menyetujuinya.


“Oke…. Sekarang giliran gue sama Andrea yang bersaing” kata Sandra


Sandra ternyata mengajak Andrea untuk battle dance, Andreapun terkejut dengan ajakan Sandra tersebut. Karena Andrea terakhir kali ngedance sejak umur 10 tahun.

__ADS_1


“Ayo Andrea, nanti yang kalah harus menuruti satu permintaan dari yang menang” kata Sandra


“Emmm, ok” sahut Andrea dengan gugup


“Oke…. Kalau gitu lo mulai duluan, Laskar dan Andrio yang akan menentukan pemenangnya”


Andrea hanya menjawab denagn mengangguk dan dalam hatinya ia berkata “Aduhhh, gimana nih gue kan udah lama gak nge dance jadi pasti gue bakal kaku banget nih pas ngedance”


Tapi saat musik diputar, ternyata Andrea mengenali musik tersebut karena itu adalah music pertama yang ia gunakan waktu pertama kali belajar danceketika umur 7 tahun. Di luar dugaan, Andrea ngedance dengan sangat baik dan tidak kaku sama sekali karena sudah mengenali irama lagu tersebut sehingga bisa membuatnya bisa ngedance dengan sangat baik. Laskar, Andrio dan Sandra cukup terkejut melihat Andrea yang ngedance dengan cukup baik. Karena Sandra sudah lebih berpengalaman dari Andrea jadi, ketika giliran Sandra untuk ngedance, Sandra ngedance dengan sangat baik bahkan lebih bagus dari Andrea.


“Jadi karena gue yang menang dan lo yang kalah, gue mau minta satu permintaan sama lo” ujar Sandra


“Lo mau minta apa?” tanya Andrea


“Gue mau minta lo masuk ke geng gue, geng perfect queen” jawab Sandra


“Hah? Masuk geng lo? Engga, engga gue gak mau masuk geng lo. Nanti gue dibilang tukang labrak” jawab Andrea


“Pokoknya lo harus mau, gue masukin lo ke geng gue karena lo itu jago dance tadi. Gak sembarang orang boleh join di geng gue.” Sahut Sandra


“Oke deh tapi seminggu aja boleh ga?” tanya Andrea lagi


“Gak, gak boleh!” jawab Sandra dengan tegas.


Ketika mereka ingin pulang, sesuai kesepakatan sebelumnnya Andrea akan pulang bersama Andrio sedangakan Laskar akan pulang bersama Sandra. Saat sedang berada di lampu merah, Andrio memuji dancenya Andrea waktu lagi battle dance denagn Sandra “Andrea, tadi itu lo keren banget ngedancenya, gue gak nyangka selain bisa main biola ternyata lo juga bisa nge dance”


“Iya makasih, gebetan lo masih jauh lebih hebat dari gue ngedancenya” balas Andrea dengan dingin


“Sandra itu sebenarnya…..” sebelum Andrio dapat menyelesaikan perkataanya, tiba – tiba lampu merah berubah menjadi lampu hijau yang membuat Andrio harus segera jalan.


Ketika sudah sampai di rumah Andrea, Andrea turun dari motor Andrio dan berkata denagn dingin “Thank you ya udah nganterin gue” lalu langsung masuk ke dalam rumahnnya.


Scene berganti ketika Andrio sedang berada di kamarnya. Ditinjukkanlah adegan flashback saat Sandra datang ke rumahnya Andrio saat pulang sekolah.


“Hai tante, Hai io. Apa kabar? sorry ya aku baru sempat mampir sekarang.” Kata Sandra


“Hai Sandra, kabar tante baik kok. Sebentar ya tante ambilin minum dulu buat kamu di dapur. Andrio kamu tolong temanin sepupu kamu dulu sebentar ya.” Sahut mama Andrio


Setelah mama Andrio sudah pergi ke dapur Sandra berkata


“Andrio,lo diajak sama Laskar untuk double date kan? Lo ikut aja ya tapi bareng gue.”


“Engga ah gue gak mau.” Balas Andrio yang menolak ajakan Sandra


“Ayolah, nanti pokoknya kita harus kelihatan mesra di depan mereka seolah – olah kita itu lagi pdkt. Jadi lo jangan bilang ke siapa – siapa kalau kita itu sepupuan.” Sahut Sandra yang berusaha untuk membujuk Andrio


Scene beralih kembali ke Andrio yang berada di kamarnya “Gara – gara si Sandra tuh, si Andrea jadi dingin gitu ke gue sekarang”


Kemudian scence beralih lagi ke Andrea yang sedang berada di kamarnya. “Aduhh, kok jadi makin rumit gini sih. Terus si kak Sandra kok jadi pindah Haluan sih ke kak Andrio? Kak Andrio juga gak pernah bilah ke gue kalau selama ini di aitu kenal sama Sandra. Ditambah lagi gue sekarang masuk ke gengnya kak Sandra, geng perfect queen yang dikenal sebangai geng tukang labrak. Aduh makin pusing deh gue”

__ADS_1


__ADS_2