INEFFABLE [NCT Jisung]

INEFFABLE [NCT Jisung]
{10}


__ADS_3

Hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu semua anggota club dance.


Jessy menarik nafas dalam saat melihat juri dihadapannya,ia takut...takut usahanya kurang besar.


Jisung yang berdiri disampingnya dapat merasakan aura ke khawatiran gadis itu,lantas ia menggenggam tangan Jessy yang gemetar.


"Kamu bisa,aku tau.." bisik Jisung yang membuat Jessy lebih tenang.


"3....2....1....." juri berhitung mundur sebelum musik menyala.


Mereka menari dengan sempurna,sesekali mata Jessy bertemu dengan mata Jisung...dan lelaki itu selalu tersenyum seraya mengangguk pada gadisnya seolah memberikan keyakinan padanya.Mereka menyelesaikan penampilan mereka dengan luar biasa,semua juri berdecak kagum.Kini hanya tinggal menunggu keputusan saja.


"Keren guys..kalian semua keren.." puji Taeyong selaku pemimpin club dance yang diberi nama street of gold ini.


"Je..kamu tetap yang terbaik" Taeyong tersenyum pada Jessy,itu adalah kata-kata yang selalu dan tidak pernah terlupakan oleh Taeyong untuk dikatakan pada Jessy.


"Makasih kak.."


Taeyong tersenyum kemudian menjauh.


"Jisung..aku mau ngomong.."


"Hmm?"


Jessy menunduk sambil memainkan jarinya


"Kamu tau? Aku jadian sama kamu cuma biar..biar kamu gabung club dance dan bisa bantu aku pertahanin club ini.."


"Tau.."


Jessy mengangkat kepalanya


"Kamu benci aku?"


"Kenapa benci?"


"Aku cuma manfaatin kamu..aku tau aku salah..kalo kamu marah aku terima.." Jessy kembali menunduk


Jisung menarik dagu gadis dihadapannya hingga mata mereka bertemu.


"Aku gak marah,yang penting kamu jadi pacarku"


"Jisung..aku-aku rasa ini salah.."


"Perasaan seharusnya bukan menjadi suatu hal yang bercanda" sambung Jessy


"Tapi perasaanku gak pernah bercanda ke kamu.."

__ADS_1


Jessy menatap Jisung dalam


"Jisung..aku gak suka kamu,aku suka kamu sebagai teman.Kita udahan aja.."


"Aku gak mau.."


Jessy mengernyit heran


"Kenapa?"


"Ya gak mau.."


"Guysss waktunya pengumuman,ayo kumpul" teriak Taeyong


"Nanti kita ngomong lagi.." tutur Jessy yang ikut naik keatas panggung bersama yang lain.


Juri sudah berdiri diantara para peserta seraya berbicara,


"Kalian semua luar biasa,tapi hanya ada satu pemenang.Selamat kepada..Street of gold!!"


Semua saling menatap tak percaya,bahkan yuqi menangis terharu.


"Silahkan kepada pemimpin club untuk mengucapkan sepatah dua patah kata"


Taeyong mengucapkan banyak terimakasih kepada semua orang,ia juga mengatakan bahwa ia tidak menyangka bisa menang.


"Thanks..tanpa kamu mungkin kita gak bisa mencapai ini.."


"Makasih ke Jessy aja,dia yang bawa aku ke sini"


Taeyong tersenyum


"Kalian berdua emang terbaik"


Lelaki itu menepuk bahu Jisung,"titip Jessy.."


Jisung menghampiri Jessy yang duduk seorang diri,tujuan gadis itu tercapai namun entah mengapa sekarang ia nampak biasa saja...tidak bahagia.


"Jessy.." suara berat yang terasa sangat familiar menyapa indra pendengaran Jessy.


Jisung ikut duduk disamping Jessy tanpa sepatah katapun,mereka hanya saling diam sebelum akhirnya Jisung buka suara?


"Aku..gak percaya diri dengan kemampuan danceku,tapi..waktu liat kamu aku jadi yakin semua hal itu akan baik-baik aja.Bahkan sejak awal aku masuk sekolah ini..aku ngerasa gak yakin bisa bertahan disini.Tapi.."


"Saat ngeliat kamu,aku jadi yakin buat bertahan disekolah ini.Aku percaya sama kamu Jes bahkan saat kamu bohong sekalipun.." Jisung terkekeh


"Aneh emang.." sambungnya

__ADS_1


"Jisung...maaf..." mata Jessy mulai berkaca-kaca.


Jisung menggeleng kemudian memeluk gadis disampingnya.


"Aku nyaman sama kamu..tapi..aku gak suka sama kamu sung.." ucap Jessy dalam pelukan Jisung


"Gapapa,nyaman aja dulu..suka akunya nanti aja.."


Flashback off...


Kata-kata itu teringat jelas dikepala Jessy,lambat laun rasa nyaman itu tidak menjadi suka...tapi cinta.


Awalnya memang ia hanya merasa nyaman dengan segala kehangatan yang Jisung tawarkan padanya,tapi..waktu mengubah segalanya.


"Jisung..." Jessy mendongakkan kepalanya menatap lelaki yang sudah menjadi kekasihnya selama setahun ini.


"I love you.." ucap Jessy seraya tersenyum,dan seperti biasa...Jisung hanya berdehem,satu kalipun belum pernah Jisung mengatakan I love you pada Jessy.


"Jisung..jawab dong.." rengek Jessy yang masih bersandar didada Jisung.


"Apa?"


"Love you too gitu..kan keliatannya jadi kaya aku cinta bertepuk sebelah tangan sama kamu"


"Enggak kok.."


"Yaudah bales.."


"Gak mau.."


"Ishh..Jisung.." Jessy pindah dari posisinya,Jisung menarik gadis itu kedalam pelukannya lagi.


"Emang keliatannya aku gak sayang sama kamu?"


"Akukan cuma mau denger kamu bilang.."


"Nanti aja.."


"Kapan?"


"Kapan-kapan"


"Jisungggg.."


Sang pemilik nama hanya tertawa geli menatap menatap kekasihnya.


 

__ADS_1


 


__ADS_2