![INEFFABLE [NCT Jisung]](https://asset.asean.biz.id/ineffable--nct-jisung-.webp)
Jisung
si introvert yang selalu menyendiri,Pemilik wajah dan suara yang tidak sinkron bak Yuqi.
Yeji
Siswa pintar yang selalu menjadi ketua kelas,sifatnya terkenal jutek dan pemarah.Satu-satunya saingan Jessy dibidang akademik.Sangat tertutup dan tidak pernah terlihat memiliki teman.
06.45
Jessy memasuki kelas dan melihat sosok Jisung yang sudah duduk manis dikursinya,dengan canggung Jessy melangkah semakin dekat dan duduk disamping Jisung.
Gadis itu melirik Jisung dan ya...selalu...Jisung juga menatapnya.
"Ha-hai.." Jessy tersenyum kikuk.
Dan seperti biasa,tidak ada respon dari sang lawan bicara.
Tidak lama banyak siswa mulai berdatangan,tidak terkecuali Yeji.
Gadis itu berjalan melewati kursinya sendiri saat sadar Jisung sudah hadir ditempatnya.
"HEH! Mana?" Yeji menadahkan tangannya.
"Sabar Ji...masih pagi.." Ucap Haechan.
"Diem deh,aku gak ada urusan tuh sama kamu...Sinchan"
Haechan terbelalak bahkan hampir mengumpat,terimakasih kepada Lucas yang menahannya.
"Udahlah..kalo gak mau masuk grup kelas yaudah" Yeji berlalu pergi dari hadapan Jisung.
Jessy menatap Jisung,dan lelaki itu mengangkat satu alisnya seolah bertanya ada apa.
"Kenapa gak kasih aja?" tanya Jessy
Jisung memalingkan wajahnya,"gak tertarik.."
'what the?! itu suaranya?' Jessy membatin tak percaya,suara Jisung sangat berat...berbeda jauh dengan wajahnya yang imut.
Mr.Hans memasuki kelas,"halo anak-anak" sapa mr.Hans.
"Hari ini saya akan memberikan tugas sastra"
"dannnnnn...kabar baiknya tugas ini dikerjakan dengan teman sebangku kalian"
Yuqi langsung bangkit dari duduknya,"Mr? gak bisa sesuai absen aja? atau..apalah gitu" ia menawar.
Semua tau betul Yuqi tidak mau sekelompok dengan Yeji yang pasti akan marah terus padanya.
"Sayang sekali yuqi...ini keputusan final,tugas dikumpulkan minggu depan"
"MINGGU DEPAN?!" Haechan tersentak kaget
"Kalem chan...santai.." Lucas mengipas-ngipas wajah Haechan.
Jessy berpikir
'Yampun,diminta nomer aja susah...gimana mau kerja sama?'
09.30
Kantin
Jessy memegangi kepalanya dengan satu tangan,sedangkan Yuqi bertopang dagu dengan kedua tangannya.
"Holla friendssssss,kalian kenapa sih?" tanya Haechan yang sibuk memakan kuaci bermerk Selasa.
"Aku bingung..."Jessy buka suara
"Gak sanggup.." ucap Yuqi
__ADS_1
"APASIHHH BINGUNG APA? GAK SANGGUP NGAPAIN?BAYAR UTANG?" Lucas mulai gemas
"Jisung..."
"Yeji..."
"Owhh.." kedua lelaki itu ber'oh'ria
"Chan,kita tukeran aja yuk" tawar Yuqi
"Eh? maap-maap nih..bukan gak terima,cuma...KAGAK MAO"
Yuqi menghela nafas pasrah.
"kalo aku sih gak masalah dengan siapapun,tapi..masalahnya Jisung susah diajak ngomong"
"Makanya Jes..jangan diajak ngomong,kan namanya kerja kelompok..bukan ngomong kelompok" Lucas memberi masukan
"Hahh serah deh" gadis itu bangun dari kursinya.
"Mau kemana?" tanya Yuqi
"Cari Jisung.." Jessy melenggang pergi meninggalkan kantin.
Seiring langkahnya gadis itu memutar otak.
"Manusia kaya dia..kalau gak diperpus pasti di rooftop" tebak Jessy yang berjalan kearah perpustakaan.
Dan ya,tepat sekali.Mata Jessy langsung menemukan sosok Jisung disudut perpustakaan.Menyendiri membaca sebuah buku sambil menutup satu telinganya dengan earphone.
Perlahan namun pasti Jessy mendekat,karena merasakan kehadiran orang lain ditempatnya Jisung mendongakkan kepalanya.
"Hai.." sapa Jessy seraya tersenyum seramah mungkin.
"Maaf ganggu.."
Lagi-lagi lelaki itu hanya mengangkat satu alisnya.
"Boleh minta nomermu?"
"A-apa?"
"Simpen aja nomermu,nanti aku hubungin kalo ada waktu"
Jessy menatap tak percaya.
'kenapa jadi dia yang ngatur?ah bodolah,persetan dengan semua ini'
Jessy mengambil ponsel Jisung dan memasukan nomernya disana.
"ok udah,makasih ya.." gadis itu pergi selangkah kemudian berbalik lagi.
"Owh ya.. aku bisa hari apa aja,kecuali sabtu"
"kenapa sabtu?"
"Aku latihan dance.."
"o.." Jisung kembali fokus pada bukunya,Jessy tersenyum menatap lelaki itu..entah apa alasannya,hanya ingin saja.
"Bye.."ucapnya kemudian pergi dengan perasaan lega.
"Yaampun ngomong doang aja tegang banget,apa lagi ngarang sastra?"
17.20
Rumah Jessy
Sebuah pesan masuk diponsel Jessy
Unknown
Bsk bisa?
Gadis itu baru bangun dari tidur siangnya,nyawanya belum terkumpul.Ia tidak melihat siapa yang mengirim pesan,ia pikir itu Haechan yang sering kirim pesan tidak jelas.
__ADS_1
Jessy
Bisa apasihhhh
Gak usah gak jelas
Gadis itu berjalan ke kamar mandi untuk membasuh wajah,setelahnya ia tersadar.
"Wait..tadi bukan Haechan deh kayanya..." Jessy mecoba mengingat dan berlari ke kamar kemudian.
Ia mengecek kembali pesan tadi.
"OMG ! SALAH ORANG"
Unknown
Ngerjain tugas
Jessy langsung menyimpan nomor Jisung
Jessy
YAAMPUNNNNN MAAAFFFF ...SUMPAH KIRAIN HAECHAN.
"Aaihhh capslock pake jebol lagi"
Jessy
maaf...gak bermaksud ngegas,sumpah deh.
(Read)
"Mati aku...jangan-jangan dia marah.."
"Haduhhh aku gak jago lagi dalam sastra,kalo gini nasib nilaiku gimana?"
Jessy jungkir balik diranjangnya karena panik,setelah memantapkan hati akhirnya ia mengirim pesan pada Jisung
Jessy
Kamu marah ya?
5 menit kemudian
Jisung
G
Jessy
Serius..?
10 menit kemudian
Jisung
Y
"Behh keyboardnya kurang huruf"
Jessy
Ok sampai ketemu besok disekolah
Jessy merutuki dirinya sendiri setelah memencet tombol kirim pada layar ponselnya.
"Hadehhh bodoh,ngapain bilang begitu?"
"Aishhh Jessy...Sebulan di Australia benar-benar tidak berguna" gadis itu mengetuk-ngetuk kepalanya.
Jisung
Ok
Jessy tak percaya Jisung membalas pesannya,ia pikir lelaki itu akan langsung menghapus pesan tidak berguna darinya.
__ADS_1