![INEFFABLE [NCT Jisung]](https://asset.asean.biz.id/ineffable--nct-jisung-.webp)
Pagi ini tidak ada guru,tidak ada Haechan dan tidak ada Yeji.
Jadilah kelas ini seperti tak bernyawa.
"Yaelah si Haechan pake diare...jadi sepikan kelas" keluh Lucas
"Yeji kemana?" Tanya Jessy pada Yuqi
"Paling nyari guru piket biar kita ada kerjaan"
"Nahh panjang umur.." tambah Yuqi saat Yeji memasuki kelas
"NIH YA GUE CUMA NGOMONG SEKALI GAK PAKE DIULANG" tegas Yeji,seisi kelas sontak terdiam
"Besok jam pelajaran olahraga,yang cowok main basket buat persiapan classmeet..siapa yang mau ikut classmeet basket?"
Krik..krik..krik..krik..
"Kamu bisa basket?" Tanya Jessy pada Jisung
"Bisa...tapi.."
Lucas angkat tangan
"Aku,Haechan sama Jisung ikut.."
Jisung langsung menatap Lucas heran,yang ditatap hanya tersenyum tampan.
"Kalo aku kalah?" Jisung bertanya pada Jessy.
Gadis itu tersenyum menenangkan
"Gapapa..yang penting udah usaha"
Jisung tersenyum menatap senyuman Jessy.
"Siapa lagi?"Yeji mencatat nama-nama siswa yang akan ikut classmeet kemudian kembali meninggalkan kelas.
Istirahat
09.40
Jisung berjalan sambil sibuk dengan dasinya yang terlepas,bukannya tidak bisa menyimpul dasi...lelaki itu hanya sengaja.
"Jessy.."
__ADS_1
"Ya?"
"Tolong.." pinta Jisung seraya menunjukan dasinya yang terlepas.
"Emang kamu gak bisa masangnya?"
Jisung menggeleng.
"Nanti ya,dikantin aku bantuin.."
Kantin
Jessy duduk menghadap Jisung kemudian memasangkan dasi lelaki itu,sementara Yuqi dan Lucas sedang memesan makanan seperti biasa.
"Kamu serius gak bisa masang dasi?" Tanya Jessy yang masih sibuk dengan dasi Jisung.
Lelaki itu tersenyum
"Bisa"
Jessy mengernyit
"Kok minta pasangin?" Herannya yang sudah rapih memasang dasi Jisung
"Mau aja.."
"Ululuuu co cuit.." Yuqi menatap keduanya gemas,seperti biasa Jisung hanya diam dan Jessy memerah karena malu.
🎊🎊🎊
Sepulang sekolah
"Duluan guys.." ucap Lucas seraya pergi merangkul Yuqi.
"Ayo pulang" ajak Jessy pada Jisung yang masih setia duduk ditempatnya.
Lelaki itu mengulurkan satu tangannya,jessy berpikir sejenak..namun ia langsung paham,orang disampingnya ini ingin ia menggenggam tangannya.
Jessypun meraih tangan Jisung,keduanya beriringan berjalan menuju parkiran.
Dimobil Jisung
"Jes..kerjain Ipa bareng.."
"Ok..kapan?"
__ADS_1
"Sekarang?"
"Dimana? Rumahku?"
"Terserah"
Jawaban itu sangat Jessy benci,karena satu kata itu membuat seseorang seperti tidak punya pilihan.
"Yaudah,mau langsung?"
"Boleh.."
Sesampainya dirumah Jessy tidak ada siapapun.
"Mamamu kemana?"
"Paling jenguk Haechan..diakan ngeselin...diare doang minta dijenguk.Pake minta bawain pangsit lagi.." keluh Jessy seraya meletakan tasnya di sofa
"Aku ambil minum dulu.."
Gadis itu melenggang pergi menuju dapur dan kembali dengan minuman dingin ditangannya.
"Ayo kerjain.."
Jisung membulak-balik bukunya frustasi
"Gimana sih..gak ngerti"
"Mana? Sini aku bantuin" Jessy mendekatkan posisinya dengan Jisung kemudian menjelaskan jawabannya sampai rinci.
Tapi bukannya mendengarkan Jisung malah terus menatap Jessy,lalu tangannya terulur menyelipkan rambut gadis itu ketelinga.
Jessy terkesiap namun langsung bersikap biasa saja.
"Ngerti gak?" Tanyanya seraya menatap sang penanya
Jisung hanya iya iya saja.
Jessy sudah berusaha senormal mungkin layaknya dua orang teman yang sedang belajar bersama,tapi Jisung selalu sanggup membuatnya merasa ini tidak biasa.
Coba tebak apa yang lelaki itu lakukan saat akan pulang?
"Jessy.."
Belum sempat sang pemilik nama menjawab,sebuah kecupan sudah mendarat mulus dipipi kirinya.
__ADS_1
"Makasih" ucap Jisung seolah tanpa dosa kemudian masuk kedalam mobilnya.
Jessy hanya membeku,terpaku menatap kepergian kekasihnya.