![INEFFABLE [NCT Jisung]](https://asset.asean.biz.id/ineffable--nct-jisung-.webp)
06.30
Disekolah
"Pagi.." sapa Jessy pada Jisung yang seperti biasa mematung ditempatnya.
"Pagi.." Jawab Jisung
'sepertinya aku lupa korek kuping deh,gak salah dia jawab aku?'
"Hello kesayangan Haechan...jumpa lagi dengan fullsun" ucap Haechan yang baru datang pada Jessy dengan senyum mengembang.
"Apasih..kamu sehat?"
"Sehat dong..kan kita harus memulai hari dengan senyuman,ya gak Jisung....? senyum dong" pinta Haechan.
"Aku pernah coba memulai hari pake senyuman,tapi jam sembilan aku udah laper..jadi mending awali hari dengan sarapan" sambar Lucas yang baru datang.
"Ah rusuh nih Luke...aku nyaris temenan ama Jisung..."
Keduanya ribut dan duduk ditempat mereka masing-masing.
"Temenmu?"
"Hah? eh iya maksudnya..."
"O.."Jisung ber'oh'ria
"Pulang sekolah dimana?" tanya Jessy
"terserah"
'sebel deh...'
"Rumahku mau?" tawar Jessy
Jisung mengangguk,"aku pulang dulu"
"ok..nanti aku kasih alamatnya dichat"
09.45
Kantin
"Ternyata dia gak buruk juga" tutur Jessy
"Kenapa emangnya?" Yuqi penasaran
"Ya dia gak sekaku itu...maksudku dia bisa bersosialisasi dengan baik"
"H? apanya? tadi aja aku dikacangin" keluh Haechan
"Tapi dia nanya ke aku,kamu temenku atau bukan"
"Iya?!" Haechan antusias
"Kok kamu seneng banget" heran Lucas
"Iya dong...misi seorang Haechan adalah menjadikan sekelas sebagai teman"
"Yeji juga?" Jessy memastikan
"Owh tolonglah..itu pengecualian.."
"Parah,menurutku dia baik tau...mungkin emang caranya beda aja" tutur Jessy
__ADS_1
"Jessy..semua orang juga baik kalau kamu yang bilang " ucap Yuqi gemas
Disisi lain disekolah,Yeji sedang duduk dibawah pohon sambil membaca buku.
"Kok kupingku panas ya.."
16.30
Jessy sudah menata dengan baik camilan,minuman dan juga alat tulis,satu hal yang kurang adalah Jisung.
Bel rumah berbunyi Jessy langsung membuka pintu,nampaklah sosok bertubuh jangkung dengan wajah datarnya.
"Hai,aku nungguin loh daritadi..ayo masuk" ajak Jessy sambil tersenyum.
Mereka duduk bersama diruang tamu,dan sudah jelas bukan apa yang terjadi?
Hening.
"Mmm...kita mulainya kapan?" Jessy membuka topik
"Bukannya daritadi? aku kira kamu diem karena nyari inspirasi" jawab Jisung
Jessy hanya tersenyum bodoh,Jisung mengambil selembar kertas lalu menulis sesuatu disana.
Lagi-lagi bel berbunyi,Jessy heran siapa yang datang jam segini..lagi pula hujan baru saja turun.
"Sebentar.." Jessy berjalan menuju pintu.
Dan ya...siapa lagi yang akan datang jam segini kalau bukan..
"Hai.." Haechan tersenyum lebar dengan keadaan basah kuyup
"Kamu ngapain?" heran Jessy
"Biasa..numpang wifi..."
"HELLO...HAECHAN IS HEREEEE" teriak Haechan saat memasuki rumah.
"Eyyy berisik tau gak.." Omel Jessy yang hanya dibalas senyum lebar oleh lelaki itu.
"Siapa Jes..?Haechan ya..?" tanya seorang wanita paruh baya yang turun dari lantai dua.
"'Hallo madam..." sapa Haechan yang membuat mama Jessy geleng kepala.
"Ambilin handuk sama baju papamu gih Jes.." titah sang mama
Jessy hanya menurut,tapi ia tidak lupa ada Jisung.
"Sebentar ya...Haechan emang rusuh" ujar gadis itu pada Jisung.
"Eh..? ada Jisung..." Haechan mulai sok akrab
"Siapa nih? kok tante baru liat"
Jisung tersenyum kikuk
"Saya Jisung.."
"Anak baru tan...chairmatenya Jessy" Jelas Haechan
"Owh...semoga betah ya disekolah baru,chan..temenin,jangan digalakin" canda mama Jessy
"Siap madam.."
Mama Jessy terkekeh lalu kembali naik ke lantai dua,setelahnya Jessy kembali dengan handuk ditangannya.Ia melampirkan handuk itu dikepala Haechan dan mengosoknya pelan,lelaki itu hanya tersenyum konyol seperti biasa.
__ADS_1
"Kamu kalo gini jadi beneran mirip Ace tau gak.." Tutur Jessy seraya menyampirkan handuk dibahu temannya itu,Ace adalah hewan peliharaan Jessy..seekor pudel yang sangat aktif bergerak.Kata Lucas,Ace itu mirip Haechan.
"Ganti baju sana,aku udah taruh baju dikamar mandi buat kamu"
"Ok..makasih babe..."
Jisung yang melihat itu kemudian merobek kertas yang sedari tadi ia tulis,entahlah..moodnya hilang.
"Maaf ya lama,dia emang gak jelas..suka banget numpang" Jessy kembali duduk
"Pacarmu ya?"
"Hah?" Jessy tertawa,mungkin orang-orang jarang ada yang tahu.
"Dia itu masih saudara denganku"
Jisung tersenyum tipis,bahkan tak terlihat.
Kedua remaja itu kembali bekerja,tak lama Haechan kembali.
"Aku ke kamarmu ya? soalnya aku gak mau ganggu.."
"Halah,sejak kapan kamu pernah izin dirumah ini" ketus Jessy
"HAHAHAHA" tawa Haechan menggelegar seisi rumah.
Jisung geleng kepala menatap kepergian Haechan,cukup lama mereka bekerja hujan tak kunjung reda.Akhirnya Jessy berinisiatif mengajak Jisung mengobrol.
"Oh ya,mau aku masukin grup kelas?"
"Enggak.."
"Kok enggak,kalo ada info gimana?"
"Kamu kasih tau aku"
"Mmm...ok"
"Aku pulang ya.." Jisung bangun dari tempatnya
"Eh?masih ujan loh.."
"Gapapa,aku bawa mobil"
"Aku ambilin payung ya? ujannya deres,kalo kamu jalan ke mobil juga pasti basah.Sebentar" Jessy mengambil payung dengan sigap.
Gadis itu membuka payung dan menatap Jisung.
"Apa?" tanya Jisung.
"Kamu ya yang pegang payungnya,abis kamu tinggi banget sih"
Jisung tersenyum,pertama kalinya Jessy melihat seorang Jisung tersenyum.Ditambah lagi,senyuman itu untuknya.
Jisung mengambil payung ditangan gadis itu,keduanya melangkah beriringan menuju mobil Jisung yang sebenarnya tidak jauh dari pintu rumah.
"Makasih.." ucap Jisung seraya memberikan payung Jessy
Mereka diam cukup lama saling menatap satu sama lain,Jessy akhirnya buka suara.
"Bisa cepetan gak? tanganku pegel.."
Jisung lagi-lagi tertawa menyadari bahwa gadis dihadapannya harus mengangkat tangan tinggi-tinggi agar payungnya tidak mengenai kepala Jisung.
"Maaf,dah.."
__ADS_1
Gadis berambut panjang itu menatap mobil hitam yang kian menjauh dari pandangannya,baginya hari ini benar-benar aneh...ia melihat Jisung yang berbeda hari ini.