Inilah Takdirku

Inilah Takdirku
kampus 2


__ADS_3

* Alika masih berjalan menyusuri koridor dengan air mata masih membasahi pipinya, tanpa sadar Alika berpapasan dengan Raka


" alika " sapa Raka


" ( Alika tersentak ) eh.. eh... kak raka, " jawab Alika Dan dengan cepat memalingkan wajahnya


" Heiii... kenapa dengan kamu al ? kenapa kamu menangis ? tanya Raka lembut sambil mengusap air mata Alika


dengan cepat Alika menyingkirkan tangan Raka dengan sopan " maaf kak, aku gak papa tadi cuma kena debu aja" jawab berbohong Alika. " jangan bohong Alika" kata Raka


" gak kak ini beneran, maaf kak Alika duluan ya ada kelas soalnya" Alika pun cepat cepat berjalan meninggalkan Raka


" tunggu Alika" cegah Raka


" nanti setelah pulang kuliah kamu ada acara gak ?" tanya Raka


" ( berfikir ) ada kak , maaf saya buru buru takut telat" kabur Alika


" eh al, tunggu dul..." belum sempat Raka menyelesaikan kalimatnya Alika sudah ngancrit kabur. " kenapa sih Alika aneh gitu. "


* dikelas rayyan


" eh bro, kenapa muka Lo di tekuk begitu ? lagu pms ya ? bercanda Alex sambil menepuk pundak rayyan


" apaan sih Lex, gak lucu " jawab ketus rayyan


" wah kenapa ni ketua kita ? gak dapat jatah dari Sisil ya ? ledek Alex lagi

__ADS_1


" bisa diam gak sih Lo Lex ? lagi malas ngomong gue, lagi badmood."


" wah...wahh tumben tumbenan ni ketua badmood, ah dari pada Lo badmood mending kita kekantin lapar gue " ajak Alex sambil memegang perutnya


" eemmm " jawab malas rayyan


* saat mereka tiba dikantin rayyan melihat sosok perempuan yang sangat ia cintai, pandangan mereka bertemu dengan cepat rayyan mengalihkan pandangannya


" eh Ray kita duduk disana yuk ( menunjuk meja Alika )


" gak ah, Lo aja kalau mau duduk disana gua mah ogah " kata rayyan


" ayoklah " bujuk Alex


" gak Lex, gue duduk disana aja ( menunjuk meja Sisil )


" ah Lo mah, gitu sama kawan gue kan mau usaha Ray " kata Alex di buat sedrama mungkin


* Sisil yang melihat rayyan berjalan ke arahnya merasa sangat gembira dan langsung menghampiri rayyan sambil bergelayutan di lengan rayyan


" haii beb, udah lama ya kita gak makan satu meja lagi ?" ucap manja Sisil ke rayyan


" sil, gue mau makan bukan mau seperti ini" kata rayyan sambil melepas tangan Sisil


" bebby, kamu kok gitu ? ucap Sisil pura pura merajuk


" udah ah, kita tu mau makan, minggir Lo " potong Alex

__ADS_1


" ( sedari tadi Alika melirik rayyan ) tadi bilang cinta sama aku tapi sekarang udh dapat yang baru lagi, secepat itu kah hatimu berpaling Ray ? batin Alika


" ( Sena yang aneh melihat sikap temennya itu langsung bertanya ) kamu kenapa sih al ? dari tadi bengong aja ? Oia kamu tadi kenapa sih habis turun dari atap kampus kok seperti habis menangis ?


" ( Alika tersentak ) ha.. eh.. gak, gak aku gak papa kok sen", Alika menjawab dengan gelagapan


" jangan bohong al, aku tau kamu, kita udh bersahabat cukup lama loh al, ? tatapan Sena penuh dengan kecurigaan


" ( menarik nafas pelan ) sekarang aku lagi badmood untuk menceritakan nya sen, tapi aku janji setelah ini aku akan menceritakan semuanya kekamu " kata Alika dengan lembut


" iya al aku siap kok menunggu sampai kamu benar benar siap menceritakannya "


" ( melamun ) aku gak tau sen, aku harus senang atau sedih😢 disatu sisi aku mencintai rayyan dan disisi lain aku harus menikah dengan kakanya karena sebuah ancaman", batin Alika sedih


" kok jadi melamun ? heiii ( mengibas ngibaskan tangannya didepan wajah Alika ) nanti kesambet hantu kantin iniloh " bercanda Sena😁


" hehehehee.... ada ada aja kamu ah sen, mana ada hantu kantin " senyum Alika


" ada, tu ( menunjuk penjaga kantin yang dandanan nya menor ) "


" xixixi... itu mah bukan hantu kantin tapi badut Ancol " kata Alika tertawa


" hahahahaaa " mereka tertawa bersama


Assalamualaikum


hai Kaka Kaka reader 😉

__ADS_1


terimakasih ya sudah mau mampir dinovel aku ini


jangan lupa like dan komentnya ya Kaka reader☺️


__ADS_2