
* Alika masih berjalan menyusuri koridor dengan air mata masih membasahi pipinya, tanpa sadar Alika berpapasan dengan Raka
" alika " sapa Raka
" ( Alika tersentak ) eh.. eh... kak raka, " jawab Alika Dan dengan cepat memalingkan wajahnya
" Heiii... kenapa dengan kamu al ? kenapa kamu menangis ? tanya Raka lembut sambil mengusap air mata Alika
dengan cepat Alika menyingkirkan tangan Raka dengan sopan " maaf kak, aku gak papa tadi cuma kena debu aja" jawab berbohong Alika. " jangan bohong Alika" kata Raka
" gak kak ini beneran, maaf kak Alika duluan ya ada kelas soalnya" Alika pun cepat cepat berjalan meninggalkan Raka
" tunggu Alika" cegah Raka
" nanti setelah pulang kuliah kamu ada acara gak ?" tanya Raka
" ( berfikir ) ada kak , maaf saya buru buru takut telat" kabur Alika
" eh al, tunggu dul..." belum sempat Raka menyelesaikan kalimatnya Alika sudah ngancrit kabur. " kenapa sih Alika aneh gitu. "
* dikelas rayyan
" eh bro, kenapa muka Lo di tekuk begitu ? lagu pms ya ? bercanda Alex sambil menepuk pundak rayyan
" apaan sih Lex, gak lucu " jawab ketus rayyan
" wah kenapa ni ketua kita ? gak dapat jatah dari Sisil ya ? ledek Alex lagi
__ADS_1
" bisa diam gak sih Lo Lex ? lagi malas ngomong gue, lagi badmood."
" wah...wahh tumben tumbenan ni ketua badmood, ah dari pada Lo badmood mending kita kekantin lapar gue " ajak Alex sambil memegang perutnya
" eemmm " jawab malas rayyan
* saat mereka tiba dikantin rayyan melihat sosok perempuan yang sangat ia cintai, pandangan mereka bertemu dengan cepat rayyan mengalihkan pandangannya
" eh Ray kita duduk disana yuk ( menunjuk meja Alika )
" gak ah, Lo aja kalau mau duduk disana gua mah ogah " kata rayyan
" ayoklah " bujuk Alex
" gak Lex, gue duduk disana aja ( menunjuk meja Sisil )
" ah Lo mah, gitu sama kawan gue kan mau usaha Ray " kata Alex di buat sedrama mungkin
* Sisil yang melihat rayyan berjalan ke arahnya merasa sangat gembira dan langsung menghampiri rayyan sambil bergelayutan di lengan rayyan
" haii beb, udah lama ya kita gak makan satu meja lagi ?" ucap manja Sisil ke rayyan
" sil, gue mau makan bukan mau seperti ini" kata rayyan sambil melepas tangan Sisil
" bebby, kamu kok gitu ? ucap Sisil pura pura merajuk
" udah ah, kita tu mau makan, minggir Lo " potong Alex
__ADS_1
" ( sedari tadi Alika melirik rayyan ) tadi bilang cinta sama aku tapi sekarang udh dapat yang baru lagi, secepat itu kah hatimu berpaling Ray ? batin Alika
" ( Sena yang aneh melihat sikap temennya itu langsung bertanya ) kamu kenapa sih al ? dari tadi bengong aja ? Oia kamu tadi kenapa sih habis turun dari atap kampus kok seperti habis menangis ?
" ( Alika tersentak ) ha.. eh.. gak, gak aku gak papa kok sen", Alika menjawab dengan gelagapan
" jangan bohong al, aku tau kamu, kita udh bersahabat cukup lama loh al, ? tatapan Sena penuh dengan kecurigaan
" ( menarik nafas pelan ) sekarang aku lagi badmood untuk menceritakan nya sen, tapi aku janji setelah ini aku akan menceritakan semuanya kekamu " kata Alika dengan lembut
" iya al aku siap kok menunggu sampai kamu benar benar siap menceritakannya "
" ( melamun ) aku gak tau sen, aku harus senang atau sedih😢 disatu sisi aku mencintai rayyan dan disisi lain aku harus menikah dengan kakanya karena sebuah ancaman", batin Alika sedih
" kok jadi melamun ? heiii ( mengibas ngibaskan tangannya didepan wajah Alika ) nanti kesambet hantu kantin iniloh " bercanda Sena😁
" hehehehee.... ada ada aja kamu ah sen, mana ada hantu kantin " senyum Alika
" ada, tu ( menunjuk penjaga kantin yang dandanan nya menor ) "
" xixixi... itu mah bukan hantu kantin tapi badut Ancol " kata Alika tertawa
" hahahahaaa " mereka tertawa bersama
Assalamualaikum
hai Kaka Kaka reader 😉
__ADS_1
terimakasih ya sudah mau mampir dinovel aku ini
jangan lupa like dan komentnya ya Kaka reader☺️