
Alika POV
* aku masih gak percaya kalau aku sudah resmi berstatus sebagai istri zayyan Putra Tama. orang yang memiliki sifat egois, aku harus merelakan kebahagiaanku kepada orang yang sama sekali tidak kucintai. mungkin ini sudah menjadi takdirku dari yang maha kuasa. tapi 1 yang ku ingat bahwa pernikahan ini tidak akan berlangsung lama karena setelah aku lulus kuliah aku akan segera meminta pisah dengan Zayyan. end
Zayyan POV
* akhirnya Alika menjadi milikku juga, aku tidak akan membiar kan siapa pun berani mendekati yang sudah menjadi milikku. karena sampai kapanpun aku tidak akan menceraikan Alika. aku akan membuat hidup nya seperti di neraka karena dia telah berani bermain dibelakang ku dengan adik kandungku sendiri. end
* setelah seharian melangsungkan resepsi pernikahan, kini Alika benar benar merasa lelah. Alika memasuki kamarnya
" huuh.. lelah sekali hari ini aku" kata Alika sambil merebahkan tubuhnya di atas kasur " lebih baik aku mandi saja biar badanku fresh" Alika bangun dan berjalan menuju kamar mandi yang ada dikamar nya
" waahh segar sekali, habis ini rasanya aku ingin tidur " kata Alika sambil melangkah kan kakinya menuju tempat tidur. saat Alika akan memejamkan matanya Zayyan masuk kekamar Alika tanpa permisi
" ka...kakak, ngapain dikamarku ? Tanya Alika dengan keterkejutan nya
" ( Zayyan mengerutkan keningnya) ini kan kamar mu ? aku ini suami mu ? ya wajarlah aku dikamar ini !
" gak... aku gak mau satu kamar dengan kakak " bantah Alika
" jadi aku harus beda kamar denganmu " kata Zayyan tersenyum sinis sambil menaikan tubuhnya ke atas ranjang Alika
" kak... ini gak lucu ! sekarang juga Kaka keluar dari kamarku " usir Alika yang sedikit ketakutan
__ADS_1
" Baik aku akan keluar dan berjumpa dengan kedua orang tua mu, jika mereka bertanya aku akan bilang, ayah, ibu aku diusir oleh istriku " kata Zayyan dengan sedih yang dibuat buat dan langsung ditertawakan oleh Zayyan sendiri
" ( sejenak Alika berfikir ) iya juga sih, kalau dia jumpa ayah dan ibu bisa gawat," batin Alika
* (huuffhhh) Zayyan meniup muka Alika " kenapa jadi bengong ? ya udah aku keluar ya " Zayyan berpura pura
" tu...tunggu kak, Kaka boleh tidur disini tapi jangan melewati batas ini " aturan Alika sambil meletakan beberapa bantal sebagai pembatasnya
" oke , tapi aku gak jamin ya ini akan bertahan seperti ini, ya kamu tau sediri kan kalau orang tidur gimana ? Zayyan berkata sambil menaik naikan kedua alisnya
" ( Alika terdiam ) sudah lah tidur sana Kaka, jangan mengusik ku " Alika mengakhiri perdebatan pasutri baru itu
* langit menampakan sinarnya, tidak terasa waktu begitu cepat. pasangan pengantin baru itu masih belum bangun, mereka tidak sadar bahwa tidak ada lagi penghalang diantara mereka, bantal bantal yang disusun Alika sebagai pembatas kini sudah tergeletak di lantai, kini mereka saling berpelukan dalam tidurnya😉
" kalau di lihat-lihat Zayyan tampan sekali ya, wajahnya sama persis dengan Rayyan " Alika mengerjapkan matanya sambil menggeleng gelengkan kepalanya pelan," ah apaan sih kamu Al" Alika masih membatin
" sudah puas memandangi wajah tampan ku ?" tanya Zayyan tiba tiba
" (Alika terkejut) ka...Kaka...si..siapa yang memandangiku" Alika terbata bata
" lihatlah, bahkan kau betah tidur dipelukanku" kata Zayyan sambil mengarahkan pandangannya ketangan Alika yang sedang memeluknya erat
" ( mata Alika mengikuti arah pandang mata Zayyan) cihh... siapa juga yang memelukmu ? kaka lihat ? Kaka yang melewati batas yang ku susun "
__ADS_1
* Zayyan hanya tersenyum devil saat Alika melepaskan pelukannya
" ya sudah aku mau mandi, aku mau kekampus " Alika pergi kekamar mandi, langkah Alika terhenti saat Zayyan berkata
" kau sedang dalam masa cuti, hari ini kita akan pergi pindah kerumah papa , jadi siapkan semua barang yang mau kau bawa" kata Zayyan yang membuat wajah Alika berseri seri
" wahh.. benarkah ? " tanya Alika dengan wajah bahagia
" kenapa kau kelihatan begitu bahagia "
" ah... tidak, aku hanya bahagia akan bertemu dengan papa mertua " bohong Alika, padahal dia sangat bahagia karena akan tinggal bersama Rayyan
" ya ampun aku bahagia sekali, ternyata benar yang dikatakan Rayyan kita akan tinggal serumah, yeeeeee " batin Alika sambil senyum senyum girang dan langsung melangkah kakinya ke kamar mandi
" aneh, kenapa dengannya ? kenapa dia melihat sangat bahagia tinggal dirumah ku ", batin Zayyan sesaat Zayyan teringat dengan hubungan alika dan Rayyan. Zayyan mengepalkan tangannya " brengsek jadi karena dia akan satu rumah juga dengan Rayyan makanya dia begitu gembira " grutu Zayyan dengan menahan emosi
Assalamualaikum
haii kakak readers
terimakasih ya sudah mampir dinovel aku ini
maaf ya Kaka reader kalau ceritanya kurang menarik☹️ ini novel pertama aku jadi mohon di maklumi ya😉
__ADS_1
jangan lupa untuk tinggalkan like dan komentnya ya Kaka readers ♥️ ♥️♥️♥️