
Zayyan berjalan menuju kamarnya. Zayyan membuka pintu kamarnya dan mendapati Alika yang sedang tertidur pulas, Zayyan menaiki tempat tidur dan merebahkan badannya disamping Alika. perlahan Zayyan merengkuh tubuh Alika kedalam pelukannya, karena pelukan itu tidur Alika jadi terusik, Alika mengerjapkan kedua matanya
kak Zayyan sudah pulang ? tanya Alika polos
emmm... jawab Zayyan singkat
apa Kaka yang membawaku kekamar ? tanya Alika pernasaran
emmm.. jawab singkat Zayyan yang berbohong
Alika malas memperpanjang pertanyaan nya yang hanya dijawab cuek dari Zayyan
oh... makasiiya ! kata Alika datar
Zayyan tak menjawab dia malah semakin erat memeluk Alika. Alika yang dipeluk merasa sangat risih
kak, bisa lepaskan gak ? aku gak bisa bernafas, titah Alika
al ? kenapa kamu gak melepaskan Rayyan juga ? aku kan sudah bilang jangan berhubungan dengan laki laki lain termasuk Rayyan ? kata Zayyan dengan nada intimidasi yang membuat Alika ketakutan
kak, a...aku sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi dengan Rayyan, tadi dikampus dia sudah mengakhiri hubungan kami, jawab Alika dengan wajah sedih
bagus, jadi mulai sekarang kamu hanya milik aku seorang dan tidak ada laki laki lain selain aku, kata Zayyan . tapi ? kenapa wajahmu sedih begitu ? apa kau tidak suka putus dengannya ? tanya Zayyan datar
Alika hanya diam saja, saat ini Alika merasa ada yang aneh dengan Zayyan. Alika merasa mencium sesuatu dari mulut Zayyan
seperti ada yang aneh dengan kak zay, mulutnya seperti bau.... ( Alika berfikir ) Alkohol. batin Alika
hah alkohol ? sejak kapan kak Zayyan minum minuman seperti itu ? batin Alika bergumam
apa yang kau pikirkan ? tanya Zayyan yang sedari tadi memperhatikan Alika melamun
( Alika tersentak ) a..apa kakak baru pulang dari minum minum ? mulut kakak bau sekali alkohol ? tanya Alika ragu
iya, kenapa ? gak suka ? tiba tiba Zayyan jadi marah
__ADS_1
Alika hanya diam saja dengan perkataan Zayyan, Alika memilih tidur dengan membelakangi Zayyan. Zayyan yang merasa di cueki langsung marah
heh... kenapa tidurnya munggungi aku? kamu marah karena aku minum minum ? sarkas Zayyan
lagi lagi Alika tidak menjawab dia hanya diam saja sambil berpura pura tidur
****
pagi harinya Alika bangun duluan, Alika melihat Zayyan yang masih tertidur pulas. Alika segera bangun dan bersiap siap pergi kekampus, hari ini Alika sengaja tidak membuat sarapan karena kejadian tadi malam, jadi Alika merasa kalau dia masak hanya akan sia sia saja.
bi... Alika pamit kekampus ya ? pamit Alika ke pembantunya
kok pagi sekali non ? dan kenapa nona muda tidak membuat kan tuan Zayyan sarapan ? nanti kalau dia marah gimana ? tanya bibi
iya Bi, saya ada kelas pagi hari ini, Alika berbohong karena dia masih marah dengan Zayyan. saya gak sempat buat sarapan jadi bibi tolong buatkan sarapan untuk Zayyan dan Rayyan ya, pinta Alika
tapi non ?
udah bi gak pa-pa, Alika pergi ya Bi ! Alika pamit dengan sedikit berlari kecil
kemana dia ? Zayyan bertanya pada dirinya sendiri
Zayyan mencari Alika disekitar kamar namun tidak didapati Alika, lalu Zayyan turun keruang makan dan dia melihat bibi yang sedang menghidangkan makanan dan ada Rayyan juga disana tapi tidak dengan Alika, kemana dia kenapa dimana-mana tidak ada ? guman Zayyan
bibi melihat Zayyan menuruni anak tangga dan melangkah menuju meja makan
tuan Zayyan sudah bangun ? bibi berbasa basi. apa tuan mau langsung sarapan ? tanya bibi
tidak bi, saya lagi mencari Alika, apa bibi melihatnya ? jawab Zayyan sambil menatap ke arah Rayyan
oh nona muda, dia sudah berangkat kekampus pagi pagi sekali tadi, nona berpesan kepada bibi untuk membuatkan sarapan tuan Zayyan dan tuan Rayyan, jelas bibi ke Zayyan
kenapa dia tidak membangun kan saya bi ? dan kenapa tidak dia saja yang membuat sarapan ? tanya Zayyan sedikit kesal
tadi nona muda buru buru tuan karena ada kelas pagi dan nona tidak buat sarapan karena takut tidak ada yang makan seperti tadi malam katanya, jawab bibi jujur
__ADS_1
Zayyan terdiam mendengar penjelasan bibinya dia merasa sedikit sakit dihatinya karena Alika yang merajuk, Apa segitu pentingnya makan tadi malam itu sampai sampai dia ngambek begitu ? grutu Zayyan yang masih terdengar bibi dan Rayyan
saya sudah selesai sarapannya bi, saya berangkat kekampus dulu ya Bi ? pamit Rayyan
Oia bi mana bekal untuk Alika tadi ? dia pasti belum sarapan, biar saya aja yang bawakan sarapannya kekampus ! kata Rayyan dengan sengaja untuk membuat Zayyan semakin marah
tidak bi, biar saya aja yang bawa bekalnya ! potong Zayyan yang membuat pembantunya bingung
cih... sejak kapan Lo peduli dengan pacar gue ? bukan nya yang selalu Lo peduliin tu si Erika kekasih tersayang Lo ? kata Rayyan dengan nada mengejek
diam kau Ray ! jangan pernah bilang Alika itu pacar Lo, karena Alika sendiri yang bilang ke gue kalau kalian sudah putus ! Bentak Zayyan
heh... itu awalnya memang gue putusi dia karena ancaman Lo, tapi setelah tadi malam gue liat Lo di bar dengan Erika, keputusan gue berubah gue akan tetap mempertahankan Alika, gue akan rebut dia kembali dari Lo ! kata Rayyan dengan emosi
brengsek kau Rayyan ! bentak Zayyan sambil berjalan menghampiri Rayyan dan akan memukul Rayyan tapi sebelum itu terjadi bibi sudah berteriak
stooooppppp..... teriak bibi
maaf tuan, ini dimeja makan gak baik bertengkar, kata bibi menengahi
Rayyan menepis tangan Zayyan yang hendak menamparnya
minggir Lo, kata Rayyan
makasih ya Bi bekalnya ? ucap Rayyan sambil mengambil bekal makan untuk Alika
Zayyan merasa sangat emosi dan dia berteriak
brengsek kau Rayyan..... awas aja Lo kalau berani merebut Alika dari gue, terika Zayyan
Assalamualaikum
hai Kaka readers tersayang ♥️♥️
makasih ya karena masih betah di novel ini
__ADS_1
jangan lupa like dan komentnya ya Kaka readers ♥️♥️♥️