Inilah Takdirku

Inilah Takdirku
Kampus Impian


__ADS_3

***


Author POV


* hari ini adalah hari pertama bagi mahasiswa baru mengikuti kegiatan proses belajar di universitas Y. semua mahasiswa tampak senang, karena mereka bisa masuk di kampus terkenal ini. tak tekecuali Alika dan Sena, mereka tampak sangat bahagia bisa masuk dikampus impian mereka.


" ya ampun al, aku bahagia banget bisa masuk dikampus fenomenal ini☺️


aku bisa belajar disini bareng bareng sama kamu, dan yang paling penting kita bisa liat cowok cowok ganteng al disini, uuhhhhhh..... bahagianyaaa kitaaa" Sena terlihat sangat bahagia karena bisa mengenyam pendidikan disini


" ( memutar bola mata jengah ) ya ampun sen, di fikiran kamu itu hanya ada cowok aja apa ? marahku kepada Sena. dan apa tadi kamu bilang? kita ? adududuuuu kamu aja kali sen ( mencubit hidung Sena ) aku nggak," menertawakan Sena


" iihhh.... apaan si al ( memegang hidung ) sakit tauk☹️


"heheheheee.... iya..iya maap ya Sena ku sayang😁 , denger ya senaku sayang kita itu disini mau kuliah mau belajar bukan mau cari cowo seperti difikiran kamu " cerewetku sambil merangkul bahu Sena


" iya kan sekalian gak apa apa al, ibaratnya sekali dayung 2 cowok ku dapat, hahahahaa" becanda Sena


" dua pulau kalii sen, hahahahaa " kamu tertawa bersama.


* saat Alika dan Sena jalan melewati koridor kampus, tiba tiba....


* bruuuukkkkk....


" Awwww.....awwww.... " rintihku


" Sori sori" katanya


kamu gak apa apa kan ? maaf ya aku tadi gak liat liat soalnya aku lagi buru buru"


" eh iya iya.. gak apa apa kok, senaa bantuin " pintaku pada Sena


" sini, manja banget si calon ibu dokter " ledek Sena


" ( tersenyum ) oh iya aku Raka, kamu ?

__ADS_1


" aku Alika, ini temen aku Sena "


" sekali lagi maaf ya, aku duluan ya " pamit Raka


" ya kak, "


" gila al, ini kampus emang debes lah, isinya cowok cowok ganteng semua, aahhhh " bahagia Sena


" (jengah) cowok lagi....cowok lagi.... " kataku sambil jalan meninggalkan Sena dibelakang☺️


"eh al tungguin dong" Sena lari mengejar ku


***


* kantin


" Ray coba Lo liat arah kanan Lo " perintah Alex


" ( menoleh ke kanan ) kenapa ?


" sembarangan Lo siapa bilang Sisil kesayangan gue, gue kan cuma bantui dia doang, lagian lo apa apaan sih kenal juga enggak sama tu maba udah mau main halalin aja" kataku agak sedikit emosi entah kenapa saat Alex bilang pengen ngehalalin dia aku jadi sedikit emosi


" lah... kenapa Lo yang jadi sewot ? cemburu Lo ? ahahahaaa Ray Ray " ketawa alex sambil menepuk nepuk bahu ku


" nggak ah siapa juga yang cemburu emang dia siapa bisa gue cemburu" kilah ku yang mulai salting dengan pertanyaan Alex


* memang sih kalau diliat liat dia cantik, eh kenapa aku jadi muji dia batin ku


" nahlooh kok jadi senyum senyum lo, ayo mikir jorok Lo ya" tuduh Alex karna melihat ku senyum senyum gak jelas


" apaan siih Lo, udah ah tadi katanya mau makan kenapa jadi ngomongi maba itu sih" kata ku mencari alasan


" ya..ya ayok kita makan tapi kita duduk satu meja sama maba itu yok ? Alex


" gak ah, aneh Lo ya segitu usahanya ?

__ADS_1


" ya usaha usaha dikit kan gak apa apa Ray, ayoklaaahh, " menarik rayyan


" kita boleh gabung gak ?" tanya Alex kepada mereka, dan mereka sangat terkejut karna yang minta gabung itu Alex dan aku


" eh... kakak, boleh sih tapi kan masih banyak disana meja yang kosong, kenapa harus gabung sama kami ?" jawabku dengan polos nya


" iya gak apa apa sih, cuma pengen gabung aja sama kalian, ohya aku Alex ini rayyan" kata Alex mengalihkan pembicaraan


" aku Sena, ini Alika " jawab Sena jutek


" duduk sini Ray, ( menunjuk kursi kosong disebelah Alika) ohya kalian udah punya pacar belom ?" tanya Alex to the point


* ( uhukk...uhukkk Alika dan rayyan tersedak )


" to the point banget sih kak, " jawab polos Sena


" heheheheee, ya kan takutnya kita gabung gini nanti ada yang salah faham " Alex memanipulasi keadaan


" Yee itu mah jawaban konyol yang sering kami denger kak, bilang aja Kaka mau Deket sama kami yakan ? kata Sena yang gak kalah to the point nya


" heheheee..." Alex malah tertawa


" yang salah faham itu bukan pacar kami kak, karena memang kami belom punya pacar tapi yang bakalan salah faham noh yang ono tuh ( menunjuk dengan dagu ) " kata Alika


* mereka semua melihat arah dagu Alika, disana terdapat Sisil yang sedang emosi melihat mereka duduk semeja dengan maba


***


Author POV


Assalamualaikum...


haloo semua,,, maaf ya kalau ceritanya kurang menarik😢😢


aku masih baru ni belajar menulis novel, aku mohon dukungannya ya dari Kaka Kaka reader, mohon tinggalkan like dan koment ya kakak sayang☺️☺️😘

__ADS_1


__ADS_2