
* Alika tiba dirumahnya, Alika mendapati Zayyan sedang mengobrol dengan ayahnya
" Assalamualaikum... Alika pulang " ucap Alika
" wa'alaikum salam " jawab ayah alika, "nah itu Alika sudah pulang nak" kata ayah Alika kepada Zayyan
" loh, kakak kok disini bukannya tadi.... " omongan Alika terhenti karena dapat tatapan tajam dari ayahnya
" Alika kok kamu gitu ngomong sama calon suami ?" kata ayah Alika " ya udah nak Zayyan, ayah masuk dulu ya ? kalian ngobrol aja " ayah Alika pergi menuju kamar meninggalkan mereka berdua di ruang tamu
" kemana aja kamu ? kenapa baru pulang ? siapa yang antar kamu tadi ? tanya Zayyan seperti kereta api yang tidak ada putus putusnya
" ( Alika ternganga ) satu satu kali kak nanya nya, " jawab Alika malas " aku gak dari mana mana, aku baru pulang karena jalanan macet, terus aku pulang diantar sama Rayyan adik kamu. " jelas Alika
" kenapa kamu bisa sama Rayyan ? ada hubungan apa kalian ? selidik Zayyan
" tadi tu aku lagi nunggu taksi di depan kafe, terus gak sengaja ketemu Rayyan ya udah deh dia nawari aku tumpangan, karena aku liat cuaca juga mulai mendung dan akan turun hujan ya udah aku ikut aja naik mobil rayyan" jujur Alika
" Alika aku gak suka ya kamu dekat sama cowok lain "
" kak, Rayyan itu adik kamulo, bukan orang lain. lagian kamu aneh masa aku dekat sama calon adik ipar aku gak boleh " Alika pura pura ngambek
" ya tetap aja aku gak suka ya , kamu Taukan kalau rayyan itu playboy nanti kalau kamu dirayu nya gimana ?
" udah jadian pun kami," batin Alika sambil tersenyum
__ADS_1
" kenapa kamu senyum senyum " tanya Zayyan
" hah.. nggak kenapa Napa kok , kak kamu aneh ya pernikahan kita kan cuma sebatas kesepakatan tapi kenapa kamu bertingkah seakan akan pernikahan kita beneran ? dan kamu melarang aku dekat dengan laki laki lain nah sementara kamu bisa pacaran dengan perempuan lain itu gak adil dong kak buat aku " protes Alika
" dia bukan pacar aku " jawab sekenanya Zayyan
" ya terus kalau bukan pacar apa ? istri ? mana main cium se enaknya saja, kayak gak liat apa ada orang lain disitu " Alika merasa jijik membayangkan Zayyan yang dicium dengan Erika waktu di kafe tadi
" kamu cemburu ?"
" cihh cemburu... gak layau" jawab Alika eneg
" aku kesini mau menjelaskan tentang Erika kekamu, " kata Zayyan yang mulai serius dengan kata katanya " jadi Erika itu bukan pacarku lagi, tepatnya dia itu MANTAN aku" Zayyan sengaja menekan kata mantan agar Alika mengerti, " jujur dulu aku sangat menyayangi nya sampai apapun yang dibilang orang tentang dia aku gak percaya sampai akhirnya aku menyaksikan pengkhianatan nya dia pergi meninggalkan aku dengan pria lain" tampak semburat kesedihan di wajah Zayyan. " aku benar-benar gak menyangka dia tega melakukan itu padaku dan sekarang dia kembali, dia berusaha menjelaskan kenapa dia bisa tega meninggalkan aku dulu " jelas Zayyan lagi
" terus hubungannya sama aku apa " potong Alika
" ya biasa aja dong ngomongnya kak ga usah pakai otot gitu, aku kan cuma nanyak " jawab Alika mulai terbawa emosi juga " ya udah lanjut omongan Kaka tadi "
" jujur sampai detik ini aku masih mencintainya walau mulutku berkata membencinya tapi tidak dengan hatiku "
" ( seeerr.. jantung Alika berdesir ) ya... ya udah kenapa Kaka gak nikahi dia saja "
" ayah ku gak setuju kalau aku menikahinya, karena Dimata ayahku dia perempuan gila harta, jika aku sampai menikahinya ayah bilang lebih baik ayah mati dari pada harus menyaksikan Erika masuk di keluarga Putra Tama " kata Zayyan
" oh maka dari itu Kaka pacaran diam diam dibelakang ayah Kaka ? dan Kaka mengkambing hitam kan aku ? wahh hebat sekali kamu kak, kalau begini kamu yang untung dong sementara aku dilarang berhubungan dengan laki laki laki lain." kesel Alika
__ADS_1
" tapi kita kan udah sepakat Alika, kamu dapat beasiswa kamu, saya menyelamatkan ayah saya, kan gitu syarat awal kita "
" iya memang kak, tapi kan di syarat itu gak ada bilang kalau kaka boleh pacaran lagi ? Alika emosi sambil menggebrak meja
" kok jadi kamu yang emosi sih al ?
" ya jelas aku emosi dong kak, Kaka bisa melakukan apapun yang Kaka suka sementara aku harus dibatasi oleh aturan kaka, ini gak adil buat aku "
* saat Alika meluapkan emosinya tiba tiba ayah Alika datang memarahi Alika
" Alika cukup... apa apaan kamu ini kenapa kamu membentak calon suamimu " amuk ayah Alika " maafkan Alika ya nak zay " ayah Alika meminta maaf ke Zayyan
" iya pak gak pa-pa ini hanya kesalah pahaman saja " jawab Zayyan lembut
" ya sudah Alika selesaikan kesalah pahaman kalian dengan kepala dingin, jangan emosi seperti tadi dan minta maaf lah kepada calon suamimu " kata ayah Alika sambil berjalan meninggalkan Alika dan Zayyan
" ( menatap Zayyan dengan mata ber api api ) lebih baik Kaka pulang saja aku udah males berdebat sama Kaka, " usir Alika
" oke, aku pulang kita bahas masalah ini besok " Zayyan keluar meninggalkan Alika diruang tamu
" dasar laki laki semua mau enaknya saja, dia boleh pacaran dengan wanita lain sementara aku harus menuruti apa katanya," grutu Alika "huh untung saja ada rayyan si pujaan hati" gumam Alika sambil tersenyum mengingat Rayyan menciumnya tadi
* bersambung...
assalamualaikum
__ADS_1
haii Kaka readers terima kasih sudah mampir dinovel aku ini, maaf kalau cerita nya kurang menarik
tapiii jangan lupa ya untuk meninggalkan like dan komentnya ♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️