
Dengan cepat Azka langsung duduk di samping istri dan memegang tangan nya...
" tidak sayang. Aku akan menemanimu makan. Makan lah" ucap Azka.
kini Tasya pun kembali memakan makanan nya dengan tenang..dan Azka dengan senang menemani istri nya. Yah walaupun pekerjaan nya masih menumpuk begitu banyak tapi demi istri nya dia akan rela berkorban..
Kurang lebih sejam. Akhir nya Tasya pun selesai makan. Yang awal nya tasya marah saat Azka memesan banyak makanan kini makanan itu habis tak tersisa..
" sayang kau pulang lah bersama sopir. maaf karena membuat mu menunggu lama pekerjaan ku masih banyak yang harus di selesaikan jadi aku tidak bisa pulang bersama mu" ujar Azka. Saat melihat jam tangan nya sudah menunjukkan pukul 5 sore..
Entah kenapa hati Tasya begitu berat meninggalkan suami nya sendiri. Tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa , lagi pula Tasya juga sudah mulai gerah memakai pakaian sekolah nya .
" baiklah" ucap Tasya dengan wajah yang sedikit cemberut..
" sayang kenapa wajah mu seperti itu, apa kau tidak ingin berpisah dengan suami tampan mu ini yah" goda Azka
__ADS_1
" eh tidak kok. Aku ini hanya lelah saja. lagi pula kan aku sudah sedari tadi ingin pulang tapi kau terus saja memaksa ku untuk tetap di sini" jawab Tasya ..
" ohh begitu. Baiklah kalau begitu aku tidak akan pulang malam ini,"..
" eh kenapa begitu "
" karena kau juga kan tidak peduli dengan ku. Jadi jika aku tidak ada di rumah kau akan lebih tenang "
" baiklah tidak usah pulang ke rumah. Tapi jika terjadi sesuatu padaku dan anak mu jangan pernah menyesal " ucap Tasya dan berlalu dari hadapan Azka..
setelah Tasya menjauh Azka pun tertawa melihat tingkah istri nya itu. Dia dapat melihat jika istri nya itu sudah mulai membuka hati nya kembali pada Azka..
Setelah sampai di loby Tasya masih saja dengan wajah cemburu nya dan itu membuat Azka semakin gemas dengan tingkah laku istri nya itu .
" sayang jangan seperti itu. Jangan sampai besok kau sudah tidak bisa lagi melihat wajah tampan ku ini" ucap Azka lagi kembali menggoda istri nya. Dan itu membuat Tasya semakin jengkel..
__ADS_1
" pak ayo jalan. Aku sudah begitu gerah ingin mandi" ucap Tasya..
" baik nyonya. Tuan saya berangkat dulu" ucap sopir itu yang bernama pak Harto..
" pak Harto bawa mobil dengan pelan jangan membuat istri ku lecet. Jika lecet sedikit pun aku tidak akan memaafkan mu" ancam Azka.
Pak Harto pun mengangguk dan melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang. .
sedang kan Tasya yang sudah duduk cantik di atas mobil itu kembali mengingat perhatian manis suami nya itu.
" tuan. Apa benar kau sudah mencintai ku apa kau hanya berpura-pura" batin Tasya..
Entah lah apa yang di rasakan Tasya saat ini. Tapi biarlah waktu yang menjawab nya. Dia yakin rencana Tuhan akan indah pada waktu nya..
Sekitar 30 menit akhir nya mobil yang di naiki Tasya pun sampai di halaman mansion. Tasya pun langsung turun dan menuju ke arah kamar nya. Badan nya sudah begitu lengket karena keringat..
__ADS_1
...****************...
...----------------...